Beberapa patah kata

12.2K 575 5

Sejenak aku memandang pantulan diriku dicermin. Toxedo hitam membalut tubuh atletisku dengan sempurna.

Hari ini aku akan menikah.

Ya, aku menikah. Meskipun begitu aku tidak merasakan apapun. Kebahagiaan? Tidak. Cemas? Tidak. Semuanya terasa hampa bagiku. Berkali-kali diriku menghela nafas. Berusaha menyadarkan diriku bahwa hari ini bukanlah khayalan maupun mimpi belaka.

Tanganku terulur mengambil sebuah figura. Terdapat dua anak laki-laki yang tidak mirip sama sekali dengan dua sosok pria dan wanita. Meskipun hanya sebuah foto, namun sangat terlihat kebahagiaan yang tersirat dibalik senyum itu.

Mereka adalah Aku, Saudara kembarku Rizal serta Ayah Bundaku. Mereka adalah kebahagiaanku. Kebahagiaan yang sempurna.

Sampai hari itu datang..
Semuanya menjadi berbeda..

____

Mungkin hari ini adalah hari terbaik sepanjang hidupku. Senyumku tidak pernah selebar ini dan aku tidak berniat untuk menghilangkannya. Aku bahagia.

Gaun putih yang indah melekat sempurna ditubuhku yang memang sexy. Gaun ini sangat elegant dengan punggung terbuka, memamerkan punggung mulusku secara langsung.

Hari ini aku menikah.

Meskipun aku tidak tau dia juga bahagia, tapi aku sangat bahagia bisa menikah dengannya. Dan aku bersumpah tidak akan melepaskannya dan membuat dia bertekuk lutut dihadapanku.

Kita lihat saja, kisah ini akan berakhir bahagia? Atau sebaliknya?

.
.
.
.
.

TBC :-*

MYOUIDO, Yulli.
👠

Find The Difference Baca cerita ini secara GRATIS!