Complicated→2 : Gara-Gara Chiko

220K 13.7K 817
                                              

Trust me, i cant even see you blame yourself. I'm sorry. I know i'm such a fuckboy.

💭💭💭

Motor sport hitam milik Nath memasuki pekarangan rumah mewahnya yang terlihat sepi. Nath memarkirkan motornya di sebelah motor Kalvin. Itu artinya, Kalvin ada di rumah.

Nath menenteng tasnya dengan satu tangan lalu memasuki rumah melewati pintu belakang. Tangannya terulur untuk membuka pintu kulkas besar di dapur dan mengambil minuman kaleng.

"Udah pulang?" suara Kalvin mengagetkan Nath yang sedang asik meneguk minumannya.

Nath melirik Kalvin sekilas tanpa menjawab, lalu kembali meneguk minumannya sampai habis.

"Karen mana?" tanya Kalvin.

Nath menggedikan bahunya tidak peduli lalu ia mulai menaiki tangga menuju kamarnya di lantai dua.

"Bukannya pulang bareng, kek, Nath. Karen itu adek lo juga." kata Kalvin.

"Bodo." balas Nath cuek lalu masuk ke kamarnya.

Di kamar, Nath melepaskan kemeja seragamnya dan hanya menyisakan kaos putih polos yang ia pakai. Nath memijat pelipisnya yang terasa penat.

Dia emang adek gue, tapi entah kenapa gue gabisa nerima dia. Gue benci liat dia nangis tapi gue gasuka liat dia bahagia, batin Nath.

Ia memejamkan matanya lalu mengacak-acak rambut tebalnya. Ia kembali memijat pelipisnya saat kenangan-kenangan masa kecilnya dengan Karen terulang.

"Kak inikan punya Kalen!" Karen berusaha melindungi coklatnya yang ingin di rebut Nath.

"Gue mau yang ini!" balas Nath dan dengan sekali hentakan, ia berhasil merebut coklat milik Karen.

Karen menangis sejadi-jadinya melihat Nath yang dengan santai memakan coklat milik Karen tanpa rasa berdosa sedikitpun.

"PAPA! KAK NATH AMBIL COKLAT KALEN!!" jerit Karen menjambak rambut Nath dengan kesal.

Nath yang merasa terganggu dengan kasar mendorong Karen sampai ia tersungkur di lantai dan hidungnya mengeluarkan darah. Deng-

Stop stop. Gue gak harus merasa bersalah sama dia karena itu, batin Nath lagi saat otaknya menghilangkan kenangan masa lalu itu secara paksa.

Nath kembali mengacak-acak rambutnya frustasi. Selanjutnya, ia merasakan handphonenya bergetar. Nath merogoh sakunya. Ternyata ada notifikasi dari aplikasi LINE.

Multichat.

Dodit : dodit laper.
Dodit : dodit haus.
Dodit : dodit bosan.
Dodit : dodit cape.

Kenny : bacot alay
Kenny : siapa juga yg peduli lo laper haus bosen dll? Siapa?

Dodit : mimi jahat sama azriel! azriel gasuka! mimi berubah! huaaa :"(

Rama : lu kenapa si dit -_-

Dodit : aku kesel sama mimi, kak! mimi berubah! mimi gasayang sama aku! HUAAA :""""""(((((((

Kenny : tobat dit tobat
Kenny : kerajaan Allah sudah dekat

Nathanael : heh jgn bw2 krjaan Allah sdh dkt.

Dodit : pipi takut ya :(
Dodit : dosa pipi sama azriel kan banyak :(

Nathanael : gjls u

Complicated [SUDAH TERBIT]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang