1하나 - Tetangga

6.5K 558 90

Lelaki itu punya aura misterius yang terpancar dari matanya.

***

Gadis itu berkali-kali merapikan poninya yang berantakan.

Tetangga-tetangga nya mengatakan bahwa hari ini, dia akan mempunyai tetangga baru.

Senang? Tentu saja.

Selama ini ia kesepian karena apartemen sebelahnya kosong.

Ia segera berlari ke arah pintu apartemennya, lalu sedikit mengintip ke apartemen sebelahnya.

Gadis itu melihat pintu tetangganya yang terbuka sedikit, dan barang-barang yang berantakan di depan pintu.

Gadis itu bermaksud membantu tetangga barunya memasukkan barangnya, ia pun mengintip dari pintu, dan——

Sialnga, ternyata tetangganya seorang lelaki.

Kenapa tak ada yang mengatakan padanya bahwa tetangganya laki-laki?!

Oh god, aku benci laki-laki. Rutuk gadis itu.

Dan di saat yang sama, lelaki itu menatap gadis itu bingung.

***

Taehyung's Pov

Kulihat seorang gadis mengintip dari pintu apartemenku. Apa yang dia lakukan disana?

Aku berjalan mendekati pintu, bermaksud untuk 'sekedar' bertanya, tapi sepertinya gadis iti salah mengartikannya.

"Nuguseyo?" Aku menatap nya sinis.

"Apa yang harus kukatakan padanya? Aku tadinya ingin membantu jika dia perempuan, tapi-"

Ia berkata dalam hati, namun aku bisa mendengar suara hatinya.

Gadis itu mengulurkan tangannya. "Tidak ada. Oh ya tetangga baru, namaku Lee Hyori."

"Oh, namaku Kim Taehyung," ucapku tanpa membalas uluran tangannya.

Aku langsung mengambil beberapa kardus yang masih berantakan di luar lalu membawanya masuk, dan tak lupa untuk menutup pintu apartemen.

"Haish! Kenapa laki-laki itu dingin sekali? Biasanya laki-laki manapun akan menyambutku dengan baik, tapi dia?"

Hyori menggerutu sambil menghentakkan kakinya. Lalu gadis itu pun pergi meninggalkan apartemenku.

Biar kuceritakan sedikit bagaimana aku bisa mendengar suara hati seseorang.

Sebenarnya kelebihanku ini sudah ada pada diriku sejak umur 10 tahun.

Semenjak saat itu aku merasa ada yang tidak beres dengan diriku, karena aku bisa mendengar suara hati seseorang.

Walaupun aku tidak ingin lancang untuk mendengar nya, secara tidak sengaja aku pasti akan mendengarnya.

Terkadang itu juga menyakitkan bila tau ada seseorang yang tidak menyukaiku dan aku mendengar suara hatinya.

***

Author's Pov

Karena jarak apartemen dengan sekolah Hyori cukup dekat, gadis itu memutuskan untuk berjalan kaki ke sekolahnya.

Lee Hyori, gadis berumur 16 tahun ini menduduki bangku kelas 2 SMA.

Sifatnya yang cuek dan kasar membuatnya tidak memiliki teman.

Namun satu hal yang menjadi kelebihannya, ia cantik dan bisa dibilang wajah cantiknya diatas rata-rata.

-00-

07:10 A.M KST.

"Astaga, bosan sekali hari ini..." gumamnya sambil meletakkan kepalanya diatas meja.

Tak lama kemudian bel masuk berbunyi.

Mr. Jung pun masuk ke dalam kelas sambil membawa penggaris panjangnya, tapi ada yang berbeda kali ini. Ia diikuti oleh seorang murid baru di belakangnya.

"Siapa dia? Dia tampan sekali!"

"Apa dia anak pindahan?"

"Kyaaa! Tampan sekali!"

Hyori berusaha menutup telinganya rapat-rapat. Suara teriakan teman-temannya tidak membuatnya sedikitpun merasa penasaran dengan murid baru itu. Ia juga tidak berniat untuk mengangkat kepalanya.

"Silahkan perkenalkan dirimu." Mr. Jung lalu duduk di kursinya.

Murid baru itu pun maju selangkah untuk memperkenalkan diri.

"Namaku Kim Taehyung. Salam kenal," ucapnya sambil memasang wajah datarnya yang tanpa ekspresi.

Walaupun tanpa ekspresi, para gadis langsung menyambutnya dengan teriakan.

Bagaimana tidak, ada murid baru yang tampan dan dia ada di kelasmu!

Hyori tidak terlalu mendengar siapa nama murid baru itu karena suara teriakan dari teman-temannya.

Lagipula murid baru itu laki-laki, apa pedulinya?

"Silahkan duduk di bangku yang kosong." Mr. Jung menunjuk ke arah bangku kosong di belakang.

Taehyung mengangguk dan mencari bangku kosong.

Bangku kosong itu ada di paling pojok dan bangku sebelahnya ditempati oleh seorang gadis.

Tapi tunggu, sepertinya gadis itu tampak familiar?

Taehyung mendekati gadis itu dan berdiri sejenak. Ia pun menepuk pundak gadis itu.

"Hey, apa bangku ini kosong?"

Hyori yang tidurnya terganggu karena seseorang menepuk pundaknya pun langsung mengangkat kepalanya.

"Iya, duduk sa—"

Perkataan Hyori terpotong melihat murid baru itu ternyata tetangganya. Sontak matanya membelalak lebar.

"Kau... tetangga baru itu kan?"

Taehyung mengangguk sambil tersenyum kecil. Lihat, gadis ini bahkan masih mengingatnya.

Sementara Hyori berusaha menelan saliva nya. Otak nya berputar berusaha mencerna apa yang baru saja terjadi. Mungkin saja dia salah lihat?































Tunggu dulu...

Apa lelaki ini baru saja tersenyum padanya?

~~~

Gaje gak nih?

Ini pertama kali nya aku nulis, jadi kalo abal2 maaf deh:')

Jangan lupa tambahin ff ini ke perpustakaan kalian♡

Your VoiceBaca cerita ini secara GRATIS!