Memperhatikanmu

110 3 0

Author Side.

Nampak seorang laki-laki bertopi yang memperhatikan Ami dari belakang dan berkupluk dengan jaket hitamnya memastikan bahwa foto yang ditaruh di loker Amy di ambil olehnya dan tidak dibuang ketempat sampah. Amy ternyata menyimpan foto itu dibindernya, lelaki tersebut tersenyum. Dia pun pergi meninggalkan Amy dan dia mengambil handphonenya tampak dia seperti menghubungi seseorang di seberang sana.

"Bagaimana, Cam?" terdengar suara lelaki lainnya diseberang sana

"Dia tidak membuangnya" jawab lelaki bertopi

"Bagus. Thanks bro. Ketempat biasa ok?"

"Ok bro"

Lelaki bertopi itu pergi menuju tempat yang mereka biasa berkumpul. Lebih tepatnya markas rahasia mereka.

***

Lelaki bertopi yang bernama Cam tersebut masuk ke sebuah ruangan yang merupakan tempat nongkrong mereka

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Lelaki bertopi yang bernama Cam tersebut masuk ke sebuah ruangan yang merupakan tempat nongkrong mereka. Cam disambut dengan riuh oleh ketiga orang temannya yang berada diruangan itu. Cam pun duduk di sofa.

"Gimana bro rasanya jadi spy? haha" tanya Claude yang tiba-tiba langsung duduk disamping Cam

"Hahaha takut ketahuan doang" jawab Cam sambil melepas topi dan jaketnya.

"Oh by the way mana tuh yang minta tolong sama gue?" tanya Cam

"Man, don't be stupid. He has class today" jawab Jack dan Finn yang sedang fokus main billiard

Cam pun memanggut-manggutkan kepalanya tanda dia mengerti. Cam mengambil soda yang diletakkan diatas meja. Dan melanjutkan pembicaraan.

"Lagipula nggak ngerti deh sama dia, kenapa gak langsung tembak aja gitu" kata Cam

"Entahlah mungkin dia punya alasannya tersendiri?" kata Jack

"Yah if i were him, i would confess my feeling sebelum diambil orang" kata Claude yang memang terkenal playboynya

"Haha yeah entahlah kita lihat saja sejauh mana dia mau main teka-teki sama si Amy itu" kata Finn

***

Dia pun menutup telponnya. Rencananya berhasil. Dia pun tersenyum puas. Dia pun pergi meninggalkan kelasnya. Padahal sebentar lagi kelasnya akan dimulai. Temannya berteriak "Where are you going, bro? Class will start at 9 A.M"

Lelaki itu berbalik " Just going to toilet, tell to professor, okay?" dia pun tersenyum dan pergi meninggalkan kelas. Sebenarnya dia berbohong, dia ingin pergi ke tempat yang janjian. Saat dia membuka pintu dosen sudah berdiri di depan pintu. 

"Mau kemana tuan?" kata dosen tersebut sambil tersenyum menyeringai ala nenek lampir dengan tangan terlipat didada

Dia pun langsung gugup seperti tertangkap basah mencuri sesuatu"ngg..itu pak..ngg.." 

"Kembali ke tempat dudukmu!" katanya tegas

"Iya pak" dia pun berbalik dengan menggerutu karena rencananya untuk kabur gagal. 

***

"Muka lo jelek banget bro hahaha" kata Cam

''Bawel gue gabisa kabur nih tadi jadi terpaksa ikut kelas si dosen sangar, ngebosenin parah" jawabnya

"Hahaha kabur mulu sih lo mampus" kata Claude

"Shut up man" katanya lagi

Mereka pun tertawa terbahak-bahak sementara lelaki itu semakin merenggut kesal. Dia pun menyalakan rokoknya. 

"Terus langkah lo selanjutnya buat dapetin dia gimana bro?" tanya Finn

"Gampang udah gue atur, dia pasti bakal jatuh ke tangan gue" jawabnya percaya diri

" Pede banget lo hahaha" kata Cam

Si laki-laki itu pun tersenyum puas. Gue pasti bakal dapetin Ami, gumamnya.






I Found You.Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang