Chapter 9

955 57 18
                                                  


Please Move On Chapter 9

Cast : Song Joongki

Moon Chaewon

Park Bo Gum

Lee Seung Gi

Lee Il Hwa

Ra Mi Ran

uhuy iam coming *timpuk batu* maaf kan author ya. author hanya manusia biasa yang tak luput dari rasa mager. hehe :D *udah sana minggir* Baiklah silahkan baca kawan. jan lupa komeng yaaaa lov yu ^^

~~~

Gadis itu kembali muncul di mimpiku. Namanya Moon Chaewon. ibuku bilang ia yang menolongku saat kecelakaan. Aku tidak ingat persis bagaimana kecelakaan itu menimpaku. Yang tahu aku kecelakaan karena terlalu sedih karena kekasihku meninggal. Ya, Song Ji Hyo. Dia meninggal karena penyakit yang dideritanya.

Entah mengapa rasanya aku sudah sangat tenang dan merelakan kepergiannya yang kuingat baru saja terjadi kemarin. Tapi ibuku bilang kematian Ji Hyo Noona sudah terjadi sejak beberapa bulan yang lalu.

Lalu apa saja yang ku lakukan selama itu? kenapa aku tidak ingat sama sekali. Seorang dokter yang selalu menenggokku di depan pintu kamarku tanpa masuk membuatkusedikit bingung. Ya, dia dokter yang waktu itu kulihat pertama kali saat ku siuman. Wanita yang menggenggam tanganku waktu itu. aku pernah bertemu dengannya sekali. kurasa waktu kami tak sengaja naik taksi yang sama dan ia bersikeras mengembalikan sebagian ongkos taksi itu. hanya itu.

aku sangat tahu ia selalu datang saat malam dan aku hendak tidur. ia hanya memandangiku dengan tatapan sedih. Bahkan sesekali menitihkan air matanya. Aku tidak mengenalnya. Tapi anehnya setiap malam aku menantinya. Entah mengapa aku sendiri bingung. Aku menunggu kedatangannya Herannya saat dia datang aku malah berpura-pura tidur.

Aku tidak berani menemuinya. Menanyakan apa yang sebenarnya terjadi. Kenapa ia memegang tanganku waktu itu. kenapa ia selalu mengunjungiku tiap malam sambil menangis.

Apa dia tertarik padaku? Atau ia adalah orang yang menabrakku? Apakah ia punya kesalahan kepadaku dulu? Atau apakah dia gadis yang mengisi hariku beberapa bulan ini setelah kematian kekasihku? Aku tidak mengerti. Ibuku bersikeras tidak ingin menceritakannya kepadaku. Entah mengapa sesuatu dalam diriku melarangku untuk menanyakannya langsung kepada gadis itu.

Malam ini ia tidak datang. Entah mengapa aku merasa sedikit kecewa. Ada rasa sedih yang menyelusup di hatiku mengetahui ia tak hadir malam ini. tidak, tidak, aku tidak sedih mungkin hanya sedikit penasaran karena ia biasanya datang dan kini tidak datang. ya mungkin hanya itu.

~~

Hari ini aku sudah diperbolehkan pulang. Aku melihat dookter itu. di taman rumah sakit. aku meminta ibuku untuk masuk terlebih dahulu ke dalam mobil. Kufikir aku harus bersikap sopan berterimakasih kepadanya. Setelah mengumpulkan keberanianku, aku hampir saja melangkah dan berencana menghampirinya. Namun, seorang menghampirinya. Wanita itu nampak terkejut akan kedatangan pria berparas tampan dengan senyuman lebar yang menampakkan deretan giginya. Dokter yang ku tahu namanya adalah Moon Chaewon itu memeluknya dengan gembira dibalas dengan hangat oleh pria berkemeja bitu tua itu.

Langkahku terhenti di situ. Senyum cerah di wajah dokter Moon kepada pria itu entah mengapa membuatku sedikit kesal. tunggu mungkin bukan kesal, hanya tak ingin mengganggu kebersamaan mereka berdua. Kurasa lain kali saja. Aku pun kembali dan masuk kedalam mobil.

"Kenapa balik lagi?" Tanya ibuku.

"Dokter Moon sepertinya sedang sibuk. Lain kali saja Eomma." Jawabku yang duduk di kursi penumpang bersama ibuku.

Please Move OnWhere stories live. Discover now