bagian 10

10 2 0

Banyak cerita dan kisah yang telah terjadi di dalam kehidupan ini.

Setiap detik yang kita lalui memiliki kisah tersendiri, baik itu suka maupun duka.

Dikala semua terasa sangat berat dan tak mampu lagi diri ini menyimpannya sendiri disitulah saya memilih berbagi pada ibu saya.

Tetapi disaat maksud hati ingin berbagi apa yang kita pikirkan, justru dia jauh lebih banyak bercerita tentang bagaimana perasaanya di tengah - tengah keluarga.

Ternyata setiap masalah yang dihadapi oleh seorang anak jauh lebih kecil dibandingkan masalah yang dialami oleh seorang ibu.

Apa duka yang dirasakan seorang anak,jauh lebih kecil dibandingkan duka seorang ibu.

Disaat kita terpikir untuk berbagi cerita pada ibu, justru ibu lebih memiliki kisah yang lebih memilukan. Dan disitu lah saya menyadari 1 hal, ibu juga ternyata tak memiliki tempat untuk bercerita, untuk berbagi, dia lebih memilih menyimpannya seorang diri.
Dan disaat kita punya masalah,kita berbagi pada ibu dan kita mendengar kisah yang dialami oleh ibu,maka kita akan tersadar dengan sendirinya bahwa apa yang kita alami jauh lebih ringan dibandingkan apa yang dialami ibu kita.

Jika kita masih diijinkan Tuhan masih memiliki seorang ibu, jaga lah beliau dengan baik, jangan pernah membuatnya sedih, karena semua yang dimilikinya dia korbankan untuk anak - anaknya.

***************♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡********************

Dikala semua terasa berat, air mata adalah satu - satunya cara yang dapat membuat kita jauh lebih tenang. Disaat kita menangis, disitulah kita meluapkan segala perasaan yang ada.

Bukan karena cengeng, tetapi itulah luapan perasaan yang akan terjadi secara refleks jika kita sudah tak sanggup lagi menanggung beban hidup.


Tak ada cerita yang berhasil membuat ku langsung menangis begitu membacanya atau mendengarnya. Bahkan jika menonton video orang yang sudah diujung maut pun susah membuat hati saya luluh, tetapi begitu saya mendengar cerita ibu saya, dan semua perjuangan yang dia lakukan, jujur saja, saya sangat tak sanggup mendengarnya dalam jangka waktu yang lama, saya langsung meneteskan air mata jika mendengarkan cerita luapan perasaan seorang ibu, terutama ibu saya sendiri.

Meskipun saya tak terlalu akrab dengan ibu saya seperti orang - orang pada umumnya, tetapi saya tetap bersyukur karena ibu masih mau berbagi dengan ku.

Saya berharap di luar sana tak ada lagi anak yang tak memikirkan bagaimana perasaan ibunya.

Hargailah mereka yang saat ini masih dapat kamu miliki di dalam hidup mu.

Maaf luapan perasaan saya kali ini gajenya bukan main, semua berulang-ulang intinya, itu-itu aja intinya.

Maaf ya.

Hanya mau berbagi sedikit aja kok

Thx

Just Story About LifeBaca cerita ini secara GRATIS!