72

10.3K 444 19

Menggigit bibir bawahnya. Dia takut. Saat sampai di Jakarta nanti. Ayahnya akan menghajar gadis ini habis habisaan. Tangannyapun sangat dingin sekarang. Dia sangat membutuhkan Zain disampingnya. Dia yakin setelah ini semua alat komunikasinya akan di tarik. Dan Zain di haruskan mengganti nomor ponsel tanpa sepengetahuan Keyla.

Tak sadar Keyla mulai terisak. Menangis dalam diam. Dia benar benar takut. 'Zain..' lirih Keyla gemetar takut.

*

Bruukk..

Dugg..

Zain benar benar emosi sekarang. Tangannya terluka. Bentuknya sudah membiru dan berlumuran darah.

"ARGGGHHH!!" erangnya emosi. Sambil menjambak rambutnya kebelakang.

Kalau bisa menyusul Keyla mungkin dia sudah menyusul tapi ini sangat sulit. Ayahnya sudah mengirim 2 pengawal untuk menjaga anak kandungnya itu.

*

Sesampainya Keyla di Jakarta. Dengan penuh ke khawatiran bundanya yang menjemput Keyla saat dia tiba. Melihat ibundanya berdiri di bagian kawasan pengunjung Keyla berlari dan memeluk erat ibundanya.

"Bunda.." isaknya sambil menangis.

"Jangan nangis sayang."

"Kenapa ayah gak sebaik bunda? Ayah pasti marah banget sama Keyla."

Misca mengelus Keyla dengan kasih sayang.

"Kamu jangan takut ya? Bunda bakal terus di samping Keyla. Ayah gak mungkin nyakitin Keyla. Ayah cuma kecewa karna Zain juga udah di jodohhin sayang."

"Bunda jangan tinggallin Keyla. Bunda gak marah kan sama Key?"

"Gak sayang gak akan." Menarik putrinya dalam pelukan.

Sesampainya di dalam mobil Keyla masih memeluk bundanya.

"Gimana liburannya seneng?"

"Banget bun. Bunda tau Keyla ketemu siapa disana?"

"Siapa? Artis Hollywood?"

"Lebih dari itu."

"Wahh siapa nak?"

"Bunda mau tau?"

"Ya maulah sayang.."

"Keyla ketemu ayah Alroy bun!! Ayah Keyla!! Bunda gak nyangka kan?"

Terkejut.

Shock.

Keget.

"Kamu ketemu-"

"Ketemu ayah bun. Ayah kandung Keyla!! Dia baik banget sama Keyla. Dia nyuruh kita buat kesana. Ayah Keyla ganteng ya bun. Bunda mau kan?"

Misca terdiam, membungkam. Dia udah ketemu Alroy?

"Bunda?? Bunda kenapa?"

"Jangan ketemu dia lagi Keyla."

"Kenapa? Kenapa bunda sama kak Zain ngelarang Keyla ketemu ayah? Dia baik bunda."

"Dia gak sebaik yang kamu pikir!! Lupain dia Keyla!! Kamu gak boleh ketemu dia lagi!"

"Bunda ada masalah sama ayah Alroy?"

"Lupain Key.. kamu jangan pikirin dia lagi! Jangan sebut nama dia lagi."

Apa bunda sama ayah pisah karna ada masalah? Dan gue ngungkit ayah di depan bunda, buat bunda jadi sedih. Sial! Bahkan gue lupa!

Keyla memeluk bundanya.

"Maaf bun. Keyla gak tau. Keyla terlalu seneng."

"Gak papa nak, untung dia gak ambil kamu dari bunda."

"Ya karna ayah gak mau bunda sedih dan nangis. Ayah gak mungkin ambil Keyla dari bunda. Bunda jangan sedih lagi ya. Maaffin Key karna ngungkit-ngungkit tentang ayah."

*

Sesampainya di rumah. Yasser sudah menatap Keyla tajam.

Plakkk...

Satu tamparan mendarat di pipi Keyla. Misca tampak terkejut.

"Apa apaan kamu tampar anakku? Gak seharusnya kamu tampar dia!!" Bentak Misca sambil memeluk Keyla yang tengah menangis.

Rahang Yasser mengeras.

"Dia udah keterlaluan!!"

"Maaf ayah.." lirih Keyla ketakutan.

"Kamu masuk kamar!!! Gak ada berhubungan sama Zain lagi!!! Semua aset ayah bekuin!! Masuk sekarangg!!!" Bentak Yasser sangat keras, membuat Keyla berlari masuk dalam kamarnya.

*

Sama sama dalam kamar, namun tempat dan negara yang berbeda.

Zain aku takut. Ayah bener bener marah sekarang. Aku kangen kamu. Aku harap kita bakal ketemu lagi Zain..

//

Tolong jangan nangis Key.. jangan khawatirrin semuanya. Aku bakal usahain kita bakal ketemu lagi. Aku janji.

-The end-

Sampai ketemu lagi di Season ke 2 nya. Thanks for reading, vomment kalian berguna banget buat gue. Thanks.. walaupun endingnya gak ngenakin gini:" Ini perpisahan masa sekolah mereka.

[Edited]

I Love My Stepbrother ✔Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang