I CAN

3.2K 187 5

TIME

HUNKAI

Hurt, Sad

Song fiction

.

.

.

.

.

Biarlah kusentuhmu. . .

Berikanku rasa itu. . .

Pelukmu. . .

Yang dulu pernah buatku. . .

.

.

.

.

.

.


ku eratkan lagi pelukanku padanya.

Biarlah aku egois sekarang.
Aku hanya ingin memeluknya. Meskipun itu tuk terakhir kalinya.

.

.

.

.

.

Ku tak bisa paksamu tuk tinggal disisiku. . .

Walau kau yang selalu sakiti aku dengan perbuatanmu. . .

Namun sudah kau pergilah. . .

Jangan kau sesali. . .

.

.

.

.

.


Perlahan ku lepaskan pelukanku. Ku dongakkan kepalaku untuk melihat wajahnya. Ya. Aku memang lebih pendek darinya.


"Kita berakhir disini, Sehun. Berbahagialah dengannya. Semoga hubungan kalian langgeng sampai kakek nenek" kataku seraya tersenyum. Senyum yang di paksakan.

Kulihat badanya menegang. Mungkin dia kaget karna aku tau tentang dia yang menjalin hubungan lain dibelakangku.

Dengan seorang wanita yang sempurna di mataku.


Wanita yang pendiam namun bisa membuat hati nyaman.


Wanita yang tegar.

Wanita yang lemah lembut.

Wanita yang penyayang dan penyabar.

Wanita yang begitu berarti dalam hidupku.

Wanita yang melahirkanku.

TIMEBaca cerita ini secara GRATIS!