Chapter 1 & 2

1.2K 40 2
                                                  

Title : Please Move On

Chapter 1 & 2

Author : happyreading

Cast : Song joong ki, Moon Chae Woon, Song ji hyo, Lee seung gi, Joo Jang Mi, Dll

Cameo : Lee jong suk, Kang Sora

FF yang akan anda baca ini hanyalah fiktif belaka. Jika ada kesamaan tempat, nama, tokoh, semuanya hanya khayalan saya semata. Hope you guys like it. Maapin juga bahasa ane yang rancu dan apalah-apalah. Mungkin saat membaca ini kebosanan akan melanda di benak anda. Typo bertebaran dimana-mana. Oh ya terimakasih sudah sudi membaca ff saya. Teman-teman sekalian jangan segan untuk komentar yaaa. Oh ya makasih buat kak adim yang bersedia mengupload FF yang masih banyak kekurangan ini. Makasih lagi karena kak admin telah sudi mengupload ff saya yang New Love yang juga masih banyak kekurangan. heheh lop yuu kak admin. :* . sudahlah Yuk cus.

~~~

Dering suara alarm gila ini membangunkan tidurku. Dengan malas kumatikan alaram itu. Kugeliatkan tubuhku. Dan mencoba menyelaraskan mataku dengan sinar mentari pagi yang menyinari apartemen kecilku. Aku pun mencoba duduk denan jiwa yang belum berkumpul dengan raganya. Aku masih mengedip-ngedipkan mataku.

" aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!!!!"

Sial aku terlambat. Segera kukenakan kemeja yang masih terganung di jemuran dan mengenakan clana jeansku. Dilanjut dengan mengenakan sepatu catsku sambil berloncat-loncat menuju ke pintu. Ya aku tidak sempat mandi. Ini hari pertama magangku bagaimana mungkin aku bisa telat seperti ini. Aah bodohnya aku.

Sial kenapa busnya tidak kunjung datang aaaaa. Lebih baik aku naik taksi. Mataku meliht sekeliling kulihat sebuah taksi berjalan ke arahku. Aku segera menghentikan taksi itu dan naik taksi tersebut.

"ahjushi ke rumah sakit seoul." Sebutku bersamaan dengan seorang lelaki. Aku pun menengok ke arahnya.

"permisi, sepertinya aku dulu yang menaiki taksi ini. Jadi silahkan anda keluar." Ucap lelaki itu.

"maaf lebih baik anda saja yang keluar karena saya sedang teruru-buru"

"sepertinya kalian berdua mimiliki tujuan yang sama lebih baik bersama saja."

"tapi.." kata lelaki itu.

"baiklah ajushi, bisa cepat sedikit tidak?" kataku santai

Taksi pun melaju dengan kencang menuju rs seoul.

Sesampainya

Aku pun turun dengan terburu-buru.

"biar aku saja yang bayar" kata lelaki itu

"aniyo tidak bisa seperti itu. Lebihbaik kita bagi dua saja. Berapa tadi biaayanya." Aku pun mencari-cari domper di tas ranselku. Setelah aku berusaha keras dan menemukan uang yang akan ku berikan kepada lelaki itu, dia malah sudah pergi. Yasudah bisa hemat ongkos sehari hahha. Omo aku lupa aku sedang terburu-buru. Akupun lari terbirit-birit. Kulihat di dekat loby teman-teman ku sudah berkumpul. Akupun mengendap-endap masuk ke barisan. Ku tengok kanan dan kiri. Dan tak ada dokter seo seniorku.

"ya moon chae won apa kau tidak akan pernah berubah? Kau memang selalu telat saat kuliah. Tapi apakah kau ingin telat terus di saat pelatihan magangmu."

Ah mulailah dia melakukan ceramahnya.

"araseo jang mi shi." Jawabku pada temanku ini. dia memang selalu saja menceramahiku setiap saat dan setiap waktu. apakah benar ia seorang dokter? Kurasa dia lebih tepat menjadi seorang ustazah.

Please Move OnWhere stories live. Discover now