Sajak Sesal Untukmu

157 4 0
                                    

Kulajukan motor maticku menembus jalanan malam, semilir angin menerpa wajahku.
Melewati gang-gang kecil yang ramai.
Ku arahkan motor ini ke sebuah kedai kopi.
Berharap engkau yang disana masih menanti.
Namun harap tinggalah harap, tak kutemui dirimu disudut itu.
Aku duduk terdiam...
Merenungi sebuah note yang kau tinggalkan.

"Perempuan meninggalkan namun ingin diperjuangkan"

Air mataku meluruh bersama sebuah sesal yang terpatri dihati.
Berharap ini hanyalah mimpi.

Ingatanku melayang jauh.
Dimana engkau selalu ada meski aku tak selalu memandangmu disana.
Hari dimana kebahagiaanku tiba, engkau datang dengan sebuket bunga.
Namun aku pergi tanpa mau tahu sakitmu itu nyata.
Untuk engkau yang selalu ada, maafkan semua luka yang telah ku torehkan.
Semoga senja selalu indah meski dengan luka yang menganga.

Untukmu Penjamu kata rindu.

MuhammadFithrianto


Lantunan Dalam BaitTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang