Part 27...Sampai kau menyerah dan putus asa

6.6K 496 8

>The Queen of The Kingdom Jaegsukk

Tanggal Publish: 3 Mei 2016, selasa. 9:41 AM

Karya: Rianafni29

------------

:)semoga masih banyak yang setia nunggu!

-----------

   Ji Eun terus memperhatikan Kak Sung Min sejak sampai di hutan, beruntung, Hutannya tak terlalu jauh dari sekolah jadi Ji Eun tak perlu takut. Tampaknya kak Sung Min benar-benar sudah hapal diluar kepala dengan Hutan ini.

"Jangan takut, tidak akan ada hewan buas, hewan buas hanya ada di hutan-hutan pedalaman." Sepertinya kak Sung Min dapat membawa pikiran Ji Eun, lantas Ji Eun  membalasnya dengan senyuman dan mendudukan bokongnya disebuah batang kayu yang tersimpan memanjang didepan kak Sung Min.

"Apa kau pernah menggunakan Pedang?" Tanya kak Sung Min melirik Ji Eun sebentar lalu mulai menarik pedang dari sarungnya,

Ji Eun terkesiap, memandang pedang panjang yang kini tengah dielus-elus pemiliknya, pedang itu benar-benar indah, pedang dengan ukiran Naga disisinya, belum lagi gagangnya yang terbuat dari kayu mengkilap, pastinya itu kayu berkualitas.

Ji Eun menggeleng "tidak, aku hanya pernah melihatnya sekali dirumah Kepala Desa, itu pun dipajang diruang tamu, hmm...apakah itu milik kakak?"

Sung Min mengangguk tanpa mengalihkan pandangannya pada pedang yang berada didalam pegangannya.

"Tentu saja ini milikku," pandangan Sung Min beralih menatap Ji Eun, "Murid Senior yang mengambil Jurusan mengarah pada peperangan atau pun penjaga pasti akan diberi sebuah pedang,"

Ji Eun ber-oh ria seraya menyapu pepohonan yang rimbun, pandangannya memancarkan aura ketakutan.

"Ini, peganglah!" Ucap Sung Min menyodorkan pedangnya ke arah Ji Eun, awalnya Ji Eun gugup, namun sebagian hatinya mengubur dalam-dalam rasa takutnya.

Aku bukanlah Ji Eun yang dulu, aku adalah Ji Eun yang pemberani..

Dengan mantap Ji Eun berdiri, mengangkat kedua tangannya sebatas dada dengan kedua telapak tangan terbuka. Sung Min terkekeh melihatnya, disimpannya pedang perdana nya diatas kedua telapak tangan Ji Eun pelan dengan gagang pedangnya diatas tangan kanannya, sebisa mungkin tidak melukai telapak tangan kiri Ji Eun, Ji Eun meringis merasakan dinginnya pedang Sung Min mengenai telapak tangannya, Sung Min melepaskan pegangan tangannya diatas pedangnya dan...

Prang....

"Ma..maaf" Ucap Ji Eun tergagap seraya berbungkuk memungut pedang Kak Sung Min yang ia jatuhkan, lebih tepatnya pedangnya terjatuh sendiri karna kedua tangannya tak mampu menopang pedang seberat itu.

"Kenapa berat sekali?" Sekuat tenaga Ji Eun menegakan Pedang Sung Min, tangannya menimbang-nimbang berat pedangnya, Ji Eun menebak jika beratnya mungkin sama dengan berat Ara. Sung Min berdiri memandang remeh ke arah Ji Eun, seolah-olah dengan tatapannya ia mengatakan:

Sudah kukatakan, segala hal yang berkaitan dengan peperangan adalah tugas seorang lelaki.

Dan Ji Eun sangat peka untuk mengetahuinya, wajahnya memerah menahan amarah, ia tak suka dipandang rendah seperti itu.

"Ayo cepat, langkah pertama yang harus aku lakukan seperti apa?" Ji Eun mencoba mengangkat pedangnya tinggi-tinggi, tangannya bergetar menahan beban kuat, namun ia paksakan tangannya bertahan.

Sung Min masih berdiri menatap lurus Ji Eun, kali ini pandangannya geli, rambut panjangnya diikat tinggi diatas kepalanya, gat yang ia pakai sudah digantung diranting pohon. Ji Eun kesal juga saat Sung Min masih saja terdiam, dengan percaya diri Ji Eun menyabet-nyabetkan pedangnya kesana kemari, terkadang diiringi huyungan badannya saat tubuhnya tak terlalu kuat, Sung Min hanya berdiri menyaksikan.

"The Queen Of Jaegsukk"Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang