Part 22...Lelah

6.3K 563 19

>The Queen Of The Kingdom Jaegsukk

Tanggal Publish: 2 Mei 2016, Senin 6:02

Karya: Rianafni29

-------------------------

Assalamualikum...
Selamat pagi!.
Udah kebiasaan publish nya diwakto pagi, jadi bagi yang nunggu cerita ini (aku PD..ckckck) lihat aja nanti pagi... Terima kasih buat semua para Readers yang masih setia buat baca cerita ini, sebagai pemberitahuan juga Part selanjutnya akan aku Privat, jika ada yang tanya kenapa? Akan aku jawab: sejelek-jelek apapun cerita aku, aku tetep mencintai karya aku sendiri, dan aku harus melindungi ceritaku ini dari orang2 usil, kan gak semua orang baik, dan gak semua orang jahat...
Gitu aja siiih...oh iya lupa! Love love more buat yang udah koment...
Salam RNA:
------------------------

Spesial) Lee Ji Eun's P.O.V.

Setengah berlari aku menyusuri setiap lorong kuil, ini benar-benar menyakitkan. Aku diguyur saat pertama kalinya tidur di Asrama, aku dipermalukan saat pertama kali belajar dansa saat rambut palsuku ia tarik, suratku dirobek, semua barang-barangku putri Mi Rae berantakan, aku hanya menamparnya, hanya untuk menunjukan bahwa ia salah telah menggangguku, tetapi balasannya sungguh menyakitkan. Rambutku dijambak habis-habisan, pipiku ditampar balik, aku dimasukan kedalam penjara seorang diri dalam keadaan gelap, dan sekarang, aku dicambuk dihadapan seluruh murid kelas Junior sekolah Hakyo Jhyo Jaegsukk. Ini jelas-jelas tidak setimpal.

Aku menyentuh pantatku pelan,

"Auwww...." Rasannya perih, dan itu menyakitkan. Mataku semakin tak kuasa membendung air asin yang sedari tadi terus mengalir. Kupercepat langah kakiku, tujuanku hanya satu, Asrama. Tubuhku benar-benar lemas, aku akan mengambil makanan dari bibi yang belum aku makan sedikitpun, itupun sengaja aku bungkus kesini.

"Lee Ji Eun ?"

Tanganku dicekal, langkahku otomatis terhenti. Aku melirik kebelakang, cepat-cepat tangannya aku tepis, aku membungkuk hormat. Kenapa Putra mahkota Hyun Joon ada disini? Dia berdiri masih dikawal beberapa prajurit Istana.

"Maaf Putra Mahkota, saya permisi ...." Aku kembali pada posisi awal, namun wajahku tertunduk, membungkuk satu kali lagi, mundur beberapa langkah, lalu berbalik berjalan menjauhinya.

Sekali lagi tanganku dicekal, sebenarnya apa maunya ?aku benar-benar risih padanya. Untuk kedua kalinya aku menepis cekalannya, ujung mataku meliriknya kembali, aneh, sekarang para prajurit pengawal itu sudah raib. Kembali aku membungkuk dan berlalu,

Tapi sial, dia berjalan disampingku, mensejajari langkahnya dengan langkahku. Sebenarnya apa sih maunya? Jelas-jelas Asrama laki-laki berada diujung sana!.

"Wajahmu pucat, seharusnya kau pergi keruangan tabib sekolah,bukan ke Asrama mu "

Aku membungkukan badanku sedikit, masih dengan kaki melangkah.

"Saya hanya butuh Istirahat yang Mulia.."

"Aku tau kau tidak bersalah, karna itu aku membelamu tadi "

"........."

"Aku memang tidak melihatmu saat pertengkaran itu terjadi, tetapi perasaanku berkata kalau kau hanya korban .."

"......" Sekali lagi Aku memilih bungkam, bukannya malas, aku benar-benar tak punya tenaga, perutku sakit dan pantatku perih.
Sesekali aku melirik, Putra mahkota Hyun Joon menoleh kearahku, ia tersenyum manis, wajah tampannya benar-benar cerah. Aku tersenyum miris membalasnya.

"Maaf ..Aku pamit Yang Mulia .."

Aku membungkuk hormat kembali, tanpa menunggu jawabannya aku melangkah lebar-lebar, meninggalkannya jauh.

"The Queen Of Jaegsukk"Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang