loving you!

2.8K 198 16

Debaran ombak memenuhi gendang telinga seorang pria yang kini sedang berbaring diatas pasir panas, mungkin lebih tepatnya dia berbaring diatas sebuah alas yang bisa melindunginya dari panasnya pasir pantai. Kulit putihnya mungkin akan sedikit menghitam sebentar lagi. Bayangkan saja dia sudah berada ditempat itu sejak jam 7 pagi dan lihatlah jam berapa sekarang ? Jam 11 !! Oh tuhan...Apa dia tidak sayang pada kulit putihnya ! heh..

"Yak hyung!! Bangun..kau kesini untuk menumpang tidur ya?" Pekikan itu terdengar menambah kebisingan keadaan pantai. Sedangkan sosok pria yang masih berusaha mengumpulkan nyawanya itu mengerjap tak jelas sebagai responnya.

"Jam berapa sekarang?" tanyanya dengan satu tangan menutup mulutnya yang terbuka. Menguap kata orang.

"Jam 11, ayo pulang aku tidak mau kulit ku ini menjadi hitam seperti mu!"

Sang pria memandang sosok yang duduk disebelahnya dengan remeh.
"Apa matamu itu sudah rabun eoh?! Bahkan walaupun aku berjemur sampai sorepun kulitku tak akan sehitam kau Jongin-ssi! ucapnya mengejek

"Yak..okey okey jangan bahas kulit lagi, membuat mood ku jelek saja!"

"Kau yang mulai tadi" jawabnya santai

Okey okey ganti topik!!

"Myungsoo hyung, kau tahu tadi itu aku melihat pemandangan yang sangat menakjubkan! Sayang sekali kau malah berkelana kedunia mimpi,dasar tukang tidur!" Dimanapun tempat selalu saja tidur! Ckck" ocehan seorang Kim Jongin mungkin hanya masuk telinga kanan keluar telinga kiri seorang Kim Myungsoo.

Lihat saja mata tajamnya menatap lekat seorang gadis yang berdiri dibibir pantai, tangannya memegang ranting pohon yang entah dimana gadis itu  mendapatkannya. Rok selutut yang dikenakannya pun tersibak akibat ulah angin yang nakal menurut Myungsoo. Memperlihatkan paha mulus si gadis yang membuat Myungsoo memandangnya tanpa kedip.

"Tadi itu banyak sekali nunna nunna sexy hyung ! Sayang sekali kau kurang beruntung! "Ucap Jongin dengan pikiran melayang kebeberapa jam yang lalu.

Myungsoo masih betah memandangi gadis yang mencuri perhatiannya.
Rambut hitam sebahu sang gadis yang tergerai menjadi tambahan plus dimata Myungsoo.
Pipi yang merona,mungkin efek panasnya matahari saat ini, pendapatnya.

"Cantik.." ucap Myungsoo pelan

"Yah..kau benar hyung mereka itu cantik dan jangan lupakan sexy " kekehan terdengar dari bibir Jongin yang belum bisa keluar dari alamnya,masih terbayangkan wanita-wanita sexy yang ia liat.

Dari penglihatan Myungsoo
tangan kanan sang gadis  menggoreskan ranting yang ia bawa pada pasir, menuliskan sesuatu, atau mungkin gambar.

"Love.."

"Cinta..? Iya kurasa aku jatuh cinta pada salah satu dari mereka hyung!" ingatan Jongin kembali pada sosok gadis yang yang tersenyum entah pada siapa?atau jangan-jangan pada dirinya.?  

Percaya diri sekali!

Gambar hati ! Iya..
itu yang  digambar oleh si gadis. Apa gadis itu sedang jatuh cinta? Pikir Myungsoo
Jika tidak aku yang akan membuatnya jatuh cinta padaku! Ucap Myungsoo dalam hati

Dengan percaya dirinya Myungsoo menghampiri si gadis dan meninggalkan si hitam yang terus meneriaki namanya.

****************
"Hay.." sapa Myungsoo

Gadis yang tadinya masih asik mengoreskan ranting dipasir itu menoleh saat merasa ada yang bicara padanya.

Kerutan tercetak jelas dikening si gadis mengetahui ia tak mengenal seseorang yang memanggilnya beberapa detik yang lalu.

"Kim Myungsoo..siapa namamu?" Dengan cengiran  lebar plus lesung pipi ala lelaki Kim, Myungsoo menjulurkan tangan kananya untuk berkenalan.

"N..ne.?" Ucap sang gadis bingung dan mungkin juga terpana. Bayangkan saja didepannya kini berdiri lelaki yang menjadi angan-angannya. Apa doanya terkabul? Dia baru saja memohon pada Tuhan agar didatangkan lelaki tampan yang bisa ia jadikan kekasihnya, mengingat dia yang tersisa masih jomblo diantara kedua sahabat karibnya.
Dia tidak bermimpi kan!
Gadis itu mengedip-edipkan matanya tak jelas. Mungkin terpesona dengan ketampanan lelaki Kim ini yang sungguh bak dewa yunani!..

"Namaku kim Myungsoo!..siapa namamu cantik? " masih dengan senyum lebarnya Myungsoo mulai melancarkan aksinya. Mengombal.

"Su..Suzy..Bae Suzy!"

"Nama yang cantik! Tapi tentu saja lebih cantik pemiliknya!"

"Gom..gomawo" dengan pipi merah merona Suzy memainkan kaki telanjangnya. Gugup? Tentu saja dia gugup!Bayangkan saja ada lelaki tampan yang tiba-tiba mendatanginya, merayunya pula. Walau dengan rayuan yang sangat kampungan, tapi sialnya dia gugup setengah mati.

"Kenapa kau tidak pakai sendal? Kakimu bisa terluka jika mengenai kulit kerang yang nakal" .

"Tadi aku melepasnya..tapi mungkin sekarang sudah terbawa ombak " ucap Suzy kikuk yang baru menyadari ketidak beradaan sendalnya.

"Oh..kalau begitu pakai sendalku saja, kan sayang sekali jika kaki mulusmu terluka" udap Myungsoo dengan melepas sendal yang ia pakai. Myungsoo berjongkok didepan Suzy memakaikan sendalnya untuk sang gadis yang berhasil mencuri hatinya.
Seakan menonton pangeran yang makaikan sepatu kaca pada cinderella.so sweet...

Masih dengaan keadaan berjongkok Myungsoo menengadahkan wajahnya menatap suzy yang kedua pipinya  merona. Dengan senyum apik mengembang dibibirnya Myungsoo mengatakan sesuatu yang membuat Suzy melebarkan mulutnya.

"Aku menyukaimu.! Maukah kau berkencan denganku?!

T.b.c

Apaan ini?? Cuma tulisan iseng ku..
Jangan lupa votmen ya.
!!!

Kim Myungsoo & Bae SoojiBaca cerita ini secara GRATIS!