Bagian 8

7 2 0

Peri Tanpa Sayap.

Seorang peri harus rela menerima sayapnya yang rusak karena menolong seseorang .

Sayap bagi seorang peri adalah hal yang sangat penting dan berharga , karena dengan adanya sayap orang - orang yang melihatnya dapat tahu bahwa dia adalah seorang peri .

Tetapi jika sayap itu rusak dan bahkan dia tidak dapat terbang kemana pun , apakah dia masih bisa dikatakan sebagai seorang peri ?

Bagaikan seseorang yang sedang kehilangan sesuatu yang sangat berharga dalam hidupnya . Bayangkan jika kamu harus kehilangan sesuatu yang sangat berharga dalam hidup mu .

Akan kah kamu masih dapat menjalani semuanya seperti biasanya ?

Apakah kamu masih sanggup untuk tersenyum manis ?

Tidak . Pasti jawabannya adalah Tidak .

Dan itu lah yang dirasakan olehnya saat ini .

Dia harus kehilangan sayapnya yang sangat berharga dan tak dapat terbang labi layaknya peri yang lain .

Kesedihan itu membuatnya sampai - sampai tak tahu lagi harus berbuat apa .

Rasanya dia sudah sangat tak berguna karena tidak bisa terbang sebebasnya dan layak dipanggil sebagai seorang peri.

Suatu ketika dia menemukan sepucuk surat yang berisikan :

Ketika semua terlihat sangat gelap , percayalah pasti masih ada seberkas cahaya disana . Dan ketika kamu masih dapat melihat seberkas cahaya itu , itu artinya kamu masih memiliki harapan .

Tak harus memiliki sayap yang indah dan sempurna untuk menjadi seorang peri .
Di luar sana masih banyak orang yang menantikan kehadiran mu tanpa harus melihat sayap yang indah.

Gimana kira - kira part ini ?

Kacangan gak sih?

Rasanya masih berantakan banget ya.

Rencananya tulisan yang ini mau dijadiin sebuah cerita tapi masalahnya adalah apa bakalan ada yang baca gak sih?

Soalnya masih ragu 😔😔

Hey ,tolong tinggalin jejak dong hargain yang udah nulis gtu , komen dikit boleh dong.

Kritik juga bisa kok kalau bsa sih saran yang membangun.

Trimakasih

Just Story About LifeBaca cerita ini secara GRATIS!