Gantung- Melly Goeslaw

77 6 0
                                        

Ku harus menemui cintaku

Mencari tahu hubungan kita

Apa masih atau telah berakhir

Reff:

Kau menggantungkan hubungan ini

Kau diamkan aku tanpa sebab

Maunya apa ku harus bagaimana

Kasih...

Sampai kapan kau gantung

Cerita cintaku memberi harapan

Hingga mungkin ku tak sanggup lagi

Dan meninggalkan dirimu

Detik-detik waktu pun terbuang

Teganya kau menggantung cintaku

Bicaralah biar semua pasti

Back to Reff

Tentunya hubungan cinta denganmu

Membuat ku sakit

Hingga mungkin ku tak sanggup lagi

Dan meninggalkan dirimu

*****

"Liat Evan nggak?" tanyaku pada teman sekelas Evan.

"Enggak. Tadi pas bel istirahat, dia langsung keluar kelas."

"Oh yaudah. Makasih ya."

Aku berjalan menyelusuri koridor sekolah, mencari Evan, pacarku.

Perpustakaan, kantin, lab, semua tempat sudah aku datangi, dan Evan tidak ada di sana.

Hmm ... Pacar. Aku bahkan tidak tahu dia masih menganggapku pacar atau tidak. Karena akhir-akhir ini dia sedikit berbeda. Tidak, bukan sedikit lagi, dia memang berbeda. Dia berubah.

Sudah tiga hari dia tidak membalas semua chatku. Dia menghilang. Di sekolah, dia selalu menghindari ku.

Aku bingung. Apa yang salah denganku? Apa aku telah melakukan kesalahan tanpa aku sadari? Atau apapun itu, aku tidak tahu. Aku tidak tahu kenapa Evan menjadi seperti itu.

*****

Aku memijat pelipisku yang sakit karena terlalu banyak berpikir. Sungguh, Aku sudah kehabisan akal untuk membuat dia tidak mengabaikanku. Aku benar-benar tidak tahu apa maunya.

Sudah seminggu berlalu tapi dia tetap mengabaikanku. Apa yang harus aku lakukan? Aku bingung. Evan ... Kamu mau aku gimana? Pertanyaan itu daritadi terus berputar dibenakku.

Aku memainkan gadget di tanganku untuk menghilangkan penat dikepalaku. Aku membuka salah satu sosial media dan mengetahui bahwa dia sedang aktif di sosial media tersebut. Dengan segera, aku mengupdate tulisan. 'Sampai kapan kau akan menggantung cerita cinta ini?' di dindingku. Berharap dia membacanya dan akan menjelaskan sesuatu padaku.

Tapi harapanku sia-sia. Karena Evan masih seperti itu, masih mengabaikanku.

*****

Irva : Evan, kamu lagi apa? Udah makan? Weekendnya kemana?

Dan seperti biasa, chatku hanya di-read saja oleh Evan. Sebenarnya ada apa ini? Kenapa Evan seperti ini? Lebih baik aku ke rumahnya sekarang. Ya, aku akan ke rumahnya.

Tingnong... tingnong... tingnong....

Aku memencet bel rumah Evan, tidak ada yang membukakan pintu sama sekali dari lima menit yang lalu. Aku kembali memencet bel, dan akhirnya pintu di buka.

Games : Song FictionWhere stories live. Discover now