Part 5.....Tragedi itu,

9.2K 874 20

>The Queen Of The Qingdom Jaegsukk

Tanggal Publish: 8 April 2016, Jum'at; 05.33 PM

Karya: Rianafni29

----------

Hujan kembali mengguyur, bahkan musim hujan sudah berlalu bulan lalu, seperti seorang kekasih yang tak pernah puas melepas rindunya meski sudah berkali-kali bertemu. Melihat hujan membuat Ji Eun merindukan desa Myian, biasanya saat hujan tiba, ia bersama keponakan-keponakannya tak pernah absent untuk bermain hujan, Ji Eun merasa kehilangan, sedang apa sekarang keponakan-keponakan kecilnya?

Ji Eun melangkah kearah hujan, ia membiarkan rintik air hujan membasahi tubuhnya, ia ingin menangis, pasti sekarang ibunya bekerja mati-matian hanya untuk menyekolahkan nya disekolah kerajaan ini. Ia masih merasa kesal tidak lari saat suara kuda prajurit kerajaan semakin dekat saat itu, karna hal itu, sekarang ia menderita ditengah-tengah anak-anak kalangan atas yang selalu memusuhi kalangan bawah, Itu bukan tradisi kerajaan, tapi tradisi alam yang tercipta secara alami ditengah-tengah polemik masyarakat.

"Hey! Apa gadis itu gila?" Ucap Seorang anak lelaki, setengah berteriak membuat Ji Eun mendongak, ia menatap tajam lelaki berbadan kecil yang tengah mentertawakannya bersama anak lelaki lainnya dengan tatapan menantang.

Apa tadi katanya? gila? Yang benar saja, dilihat dari pakaiannya, mereka jelas-jelas dari kalangan para bangsawan, Ji Eun benar-benar benci kata bangsawan dan orang-orang didalamnya.

Tetapi matanya kini tertuju pada rombongan dibelakang lelaki kecil itu, didepan rombongan itu anak lelaki tegap berjalan dengan tegaknya, jubahnya mempergagah perawakannya. Sudut bibir Ji Eun membentuk lengkungan menyaksikan maha karya Tuhan yang begitu sempurna, tetapi mengingat kata mewah yang akan bersangkutan dengan bangsawan, membuat ia mendengus kesal.

"Ji Eun? cepat kemari? pelajaran dansa akan segera dimulai"
Gadis ikal itu tanpa permisi menarik tangan Ji Eun dan membawanya berlari menyusuri setiap lorong bangunan. Dan berhenti disebuah bangunan yang terdapat menara menghimpitnya.

*****

Ruangan dansa disini sangatlah sempit, bahkan Ji Eun tak percaya jika ruangan ini tempat dansa. Tapi bukan itu yang menjadi pertanyaanya, tetapi untuk apa Ji Eun belajar berdansa? Toh pada akhirnya ia akan kembali ke desa bukan?

"hey, Lee Ji Eun? Jangan berfikir kalau kita akan belajar berdansa disini ya!" Dayang Mi Yeon tersenyum jahil, bukan hanya cantik, Dayang ini juga ramah. Ji Eun menyukai itu.

Semua mata kini memandangnya aneh, Ji Eun memilih membalas tatapan aneh mereka dengan senyuman. Mungkin karna Ji Eun anak baru, mereka menatap Ji Eun seperti itu.

"Seperti biasa, kita pergi keruang dansa, tetapi sekarang akan terjadi perubahan pasangan," dengan mendayu-dayu Dayang Mi Yeon menjelaskan, semua orang langsung protes, kecuali Ji Eun, ia tak tau apa-apa disini.

"Tapi Day..."

"Cukup! putri Mi Rae, sekarang bukan waktunya untuk protes" Potong Dayang Mi Yeon tanpa melirik sedikit pun Putri Mi Rae yang menghentak-hentakan kakinya kesal, murid lainnya pun banyak yang protes.

"Ikuti Aku!" Dayang Mi Yeon mengacuhkan keluhan dan protes dari murid-muridnya.

Dengan Pasrah semua murid kelas Dayang Mi Yeon mengekori Dayang Mi Yeon dibelakangnya.

Brak...

Pintu terbuka.

"Selamat berdansa...!" Dayang Mi Yeon tersenyum cerah seraya membukakan pintu lebar-lebar, sekitar seratus murid anak perempuan kelas Ji Eun pun melangkah kedalam ruangan dansa yang tempatnya berdiri dilantai atas. Ji Eun sekarang paham betul soal pasangan yang dimaksud, karna sekarang didepannya berdiri ratusan anak lelaki sebaya nya.

"Apa kah kita memilih pasangannya sendiri?" Ji Eun tersenyum jahil, matanya melirik wajah-wajah tampan murid lelaki didepannya, Hye Ri spontan menjitak kepala Ji Eun.

"Dasar mesum, ditentukan lah menurut nomor absen"

"Kim dong yi?" Dayang Mi Yeon berteriak lantang, seorang wanita bertubuh kecil maju kedepan.

"Kau berpasangan dengan Park Jung min," Lalu anak lelaki yang bertubuh besar melangkah lebar menghampiri Dong Yi. Semua anak tertawa, termasuk dua pasangan itu sendiri. Berikutnya semua pasangan Berjejer, semuanya ditentukan oleh Dayang Mi Yeon.

"Lee Ji Eun ?"

Dengan cepat Ji Eun berjalan ketengah kelas, tepat didepan banyak orang, ia memamerkan senyum termanisnya.

---DELETE---

--------------
Hai...haiiii?
Seneng dehh ada yang baca, terima kasiiih banyak ya! Yang udah sempat menyempatkan waktu untuk baca Cerita ini, sekedar pemberitahuan, kata-kata yang digaris bawahi semua itu bahasa korea/berasal dari korea, itu murni Fakta bukan Fiksi, kalau kata2 yang lainnya, itu murni Fiksi,
Sekali lagi Trim ksiih...
-TULISAN INI GAK BERHARGA TANPA PEMBACA-
Salam RNA..!

"The Queen Of Jaegsukk"Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang