13

9.6K 564 26

Sesampainya mereka di sekolah.

"Key tungguin!" Ucap Zain sambil menyamakan langkah Keyla.

"Hm, biasanya lu juga ninggal gue" Keyla berjalan lebih pelan.

"Kalok gue sih terserah, tapi lo yang gak boleh ninggal gue."

Keyla terdiam mencerna semua omongan Zain.

'Sederhana sih, tapi kata-katanya buat gue merinding.'

"Bengong terus aja, udah buruan lelet!"

"Eh, lu yang nyuruh gue nunggu! kenapa jadi gue dibilang lelet."

"Udah diem cerewet."

Keylapun terdiam, mengekori Zain dari belakang

"Udah sana masuk, nanti pulang bareng siapa nih!"

"Sama kakak." Jawab Keyla yang sudah menyamakan langkahnya dengan Zain lagi.

"Tapi nanti langsung keluar."

"Iyee."

Keylapun masuk kedalam kelasnya, dan Zain berjalan menuju kelasnya.

"Zain!" panggil Kevin.

"Bolos yok, pelajaran ke 3, ada anak SMA sebelah ngajak ribut lagi, Amar, Edgar sama anak yang lain udah setuju dan siap tinggal lo doang."

"Gak usah di tanya lagi, langsung jalan."

"Nah bagus." Balas Kevin sambil menepuk pundak Zain.

Zain melanjutkan langkahnya menuju kelasnya bersama Kevin.

"Zainn.." suara cempreng itu kembali dia dengar, Zain tetap melangkahkan kakinya hingga di tempat duduknya.

"Apa." jawabnya ketus tanpa melihat wajah gadis itu.

"Lo mau tawuran?" tanya Zendra, lalu dia mengambil alih tempat duduk yang biasa Edgar tempati.

"Bukan urusan lo."

"Kapan sih damainya, gue gak suka ngeliat lo babak belur, abis itu masuk BK."

"Gak ada yang nyuruh lu buat suka sama gue."

Zendra terdiam sejenak.

"Tapi Zain.."

"Yang bonyok gue, yang sakit gue. Lo gak usah ikut-ikut!"

'huhh sabar ndra, untung gue sayang lo Zain..'

"Ya gue kan temen lo bego!"

"Ada Pr gak?" katanya tidak mengubris perkataan Zendra

"Enggak."

"Yaudah gih pergi."

'hah? sumpah ya ni cowok!! untung ganteng, kalok enggk udah gue lempar lu ke lubang buaya!'

"Hihh nyebelin!" Ucap Zendra kesal.

*

Hari ini Reyhan ada janji dengan seseorang di kedai kopi, dan pertemuannya kali ini membuat dia menjadi lebih was-was.

"Rey.." panggil seseorang.

Reyhan tersenyum melihat seorang gadis yang dia tunggu datang.

"Kamu nunggu lama ya, maaf aku baru sampek beberapa jam yang lalu dan aku langsung kesini."

"Iya gak papa sayang pasti capek ya?" Kata Reyhan sambil mengelus rambut gadis ini, Gadis ini mengangguk "Kalok udah ngeliat kamu capekku hilang kok."

"Kapan kamu mau ngenalin aku sama orang tua kamu? Kamu jadikan tunangan sama aku."

"Pasti sayang.." gadis itu melendoti Reyhan dan mengecup pipi Reyhan cepat.

I Love My Stepbrother ✔Baca cerita ini secara GRATIS!