Sekedar Notif dan Peringatan

8.9K 491 168

Salam Budaya!!

Hari ini Rabu, 2 Maret 2016 saya akan "mengunci" ide ini di work saya. Intinya, saat ini saya hanya sanggup menjanjikan. Hutang saya tak terhitung jumlahnya. Namun, saya harus tetap meninggalkan catatan di karya baru ini untuk mengingatkan saya akan hutang yang sudah saya ciptakan sendiri.

Lagi-lagi saya terusik untuk menciptakan sebuah cerita yang agak kontroversional lagi. Setelah saya memberi agama yg bagus pada anak gay di "Assalamualaikum, Pesantren!", kali ini saya akan mengulik kisah-kisah yang mengusung sejarah dan budaya di Indonesia.

Saya ingin mengusung sebuah budaya, kesenian, dan kehidupan Reog Ponorogo. Soal kehidupan di dalamnya, sejarahnya, dan kisah tabu namun nyata yang mungkin belum pernah kalian dengar.

Saya tidak akan membahas ini lebih jauh, karena saya sudah bertekad untuk meneruskan karya ini setelah saya menyelesaikan hutang-hutang yang lain. Tolong semangati saya!

Lagipula, saya hanya perempuan berpandangan tradisional yang hidup di zaman modern. Mau tak mau saya ikut juga. Salam hangat saya untuk al-al12 yang mau saya ganggu malam2 hanya untuk mendengarkan celoteh saya soal seni, sastra, wanita, budaya, dan Rapliah. Kamu belum dengar celoteh saya soal agama. Makin mbulet nanti, Al...

Dengan tidak meninggalkan unggah-ungguh tiang Jawi, kula ngaturaken matur nuwun sanget kagem rencang-rencang sedaya kaliyan pangapunten ingkang katah menawi wonten kalepatan kula...

*artinya diterawang*

NB :
Eh, guys .... aku nggak cocok yak pake bahasa sok nyastra gitu? :v tenang, pake POV 3, kok... Bertapa dulu yak ntr bulan depan aku mungkin baru post ke sini...
yang suka genre manXboy ini karya yg mungkin bisa kalian hujat... :v bukan pedo, lho ya... bukan!

Mencari GemblakBaca cerita ini secara GRATIS!