prologue

3.6K 521 29

[ Start; April 2016 ]
[ End; August 2016 ]

"Kita mau liburan kemana nih?" 

Gue yang lagi masukin buku-buku ke tas langsung mengerenyitkan dahi ke arah laki-laki di depan gue.

"Yee pentil kudanil di tanya diem aja." nyinyir Calum ketika melihat reaksi gue.

"Lagian sok bener punya plan, naik kelas ae belom tentu." bales gue asal.

Dia mendorong kepala gue pelan. Setelah tertawa garing, gue pun bangkit dari tempat duduk gue dan jalan ke luar bareng Calum di sebelah kanan. "Gimana kalo kita hangout ke mall?"

Gue menggeleng. "Ngapain amat, bosen kali mall lagi mall lagi." tolak gue.

"Ke cafe gemash yuk!" gamau.

"Apa kita ke luar kota aja?" mager banget anjir.

Sampai akhirnya, Calum mempunyai ide cemerlang yang langsung gue setujuin. "Dufan dari pagi sampe maghrib sabi kali," usulnya.

"Kalo ini sih gue kuy lah!" seru gue dengan semangat 45.

🎆🎆🎆

hi guys! mungkin emang cerita ini udah tamat, tapi tetap vomments ya sebagai bentuk apresiasi penulis!☺💓

all the love,

nia.

dufan 🌿 hood [✔️]Read this story for FREE!