Part 37

8.5K 176 12

Hai readers maaf ya telat update ending nya. Author sibuk kerja dan kuliah. Jadi gak ada waktu. Nah sekarang author mau update lagi nih. Kalian sekarang berada di part terakhir. Makasih ya atas vote dan coment nya. Dan juga saran saran nya.

Author pov

"Sayaaaangg, mana cucu mami? Mami mau peluk dan cium." Tanya mami penuh dengan kegembiraan

"Bentar mami, istri ku aja baru saja di pindah ke ruang perawatan" jawab fariz.

"Bayi nya laki laki atau perempuan?"

"Kedua nya mi."

"Apaaa, istri kamu melahirkan bayi kembar laki laki dan perempuan?"

"Iya mi, yang perempuan lahir duluan."

"Ooohh berarti yang perempuan kakak nya."

"Iya mi."

Tak hanya itu, ibu dan ayah jessi pun juga ikut datang dan di susul oleh marcel. Raut wajah mereka penuh dengan kebahagiaan.

"Nak fariz, gimana keadaan jessi?" Tanya ibu jessi

"Dia baik bu, istri ku melahirkan bayi kembar perempuan dan laki laki."

"Yang mana lahir duluan?" Tanya ayah.

"Yang perempuan. Jadi yang perempuan kakak nya."

"Waaahh selamat ya kak, kakak sekarang udah resmi nih jadi seorang ayah." Sahut marcel.

"Iya adik ku, hehehe"

"Boleh kita semua lihat jessi?" Tanya mami fariz

"Yah boleh, tapi ingat jangan berisik."

Tanpa mendengarkan ucapan fariz, mereka semua berhamburan masuk dalam kamar jessi, fariz yang melihat sikap keluarga nya itu sangat malu, dan menggaruk garukkan kepala yang tidak ia rasakan gatal.

"Sayaaaanggg menantu mami yang cantik." Sahut mami rizma

"Mami, ibu, ayah, marcel kalian kompak banget datang kemari.?" Ucap jessi yang masih memeluk kedua bayi nya.

"Sayang, mami boleh gendong kedua cucu mami?"

"Boleh mi."

"Aeeeett bu rizma, mereka juga kan cucu saya. Jangan serakah donk. Bu rizma gendong satu saya gendong satu. Saya gendong yang cewek bu rizma gendong yang cowok." Ucap ibu sambik melipat kan kedua tangan nya di dada.

"Hmmmm baik lah, saya gendong yang cowok, bu tuti gendong yang cewek"

"Laahh ayah gendong yang mana?" Sambung ayah yang membuat semua nya tertawa.

"Ayah, tunggu saja para ibu ibu ini menggendong mereka, habis itu baru kita" ucap marcel.

Jessi hanya tersenyum melihat ibu dan mertua nya menggendong bayi nya. Fariz yang melihat itu semua langsung memeluk jessi dan menciun kening nya.

"Aku sangat bahagia sayang. Makasih ya." Bisik fariz.
Jessi pun hanya mengangguk.

"Kalian sudah memberikan nama untuk bayi kalian?" Tanya ayah.

"Belum yah" jawab fariz.

Auuuuuwwwwwhhhhh. Teriak marcel membuat semua mengalihkan pandangan ke pada nya.

"Marcel kamu kenapa?" Tanya fariz.

"Ka,,ka,,k ke,,p,,a,la ku sa,,k,,it" jawab marcel.

"Dokter, suster tolong saya, adik saya sakit."

"Marcel,, marcel kamu harus kuat" sambung jessi yang masih terbaring.

Akhir nya dokter dan suster pun datang dan membawa marcel ke ruang UGD, mereka semua sangat khawatir.

Love You FarizBaca cerita ini secara GRATIS!