1. Dia

14.6K 788 68

Kita


Kita.
#selca #throwback

Cinta menghela nafasnya. Kedua matanya masih tampak memerah. Ucapan terakhir Raka masih terngiang jelas dibenaknya.

"Aku memang bukan Tuhan, tapi aku yang telah diutus - Nya untuk menjadi suami kamu. Menjaga kamu dan juga melindungi kamu, sekalipun nyawa taruhannya!" Tegas Raka yang membuat Cinta menangis.

Dadanya masih serasa sesak. Hatinya masih terasa pedih dan perih. Mungkin dirinya harus lebih banyak belajar lagi untuk ikhlas, bahwa suaminya Raka adalah seorang Agen Inteligen Negara. Tentunya banyak sekali rahasia yang ada dalam diri suaminya Raka. Namun ia telah memilih Raka menjadi sahabat hidupnya untuk selama - lamanya. Dan apapun yang akan terjadi nanti, ia akan mempertahankan apa yang sudah menjadi pilihan dan juga miliknya.

Sebulir air matanya mengalir. Ketika melihat foto selca - nya bersama dengan suaminya Raka. Foto yang mempunyai kesan tersendiri bagi Cinta. Mungkin otak Raka sedang geser saat itu. Hal yang berada dipikiran Cinta kala itu. Foto kebersamaan mereka ketika Cinta sedang sangat menikmati menjadi seorang kekasih Raka. Segalanya terasa tak ada beban.

Dan hari ini, Cinta kembali terluka karena ketertutupan Raka yang sedang merahasiakan sesuatu darinya. Ia merasa bahwa Unit khusus investigasi 9 hanyalah tameng untuk Raka dan Komandan Rio saja. Entah apa yang sedang Raka dan Komandan Rio rencanakan saat ini. Beberapa pertanyaan telah berkumpul di otaknya.

Mungkinkah mereka berkhianat?

Lalu bagaimana dengan bang Zayn?

Apakah mereka semua pengkhianat yang selama ini dicarinya?

Cinta memejamkan matanya. Menahan rasa pusing dikepalanya yang mulai menyerang. Tangan kanannya memijit pelipisnya dengan perlahan.

@widy4HS bikin mupeng!!! ^^

@KlaAudy Njiiir... dari belakang aja udah cakep ye ntu laki, boleh ngerasain nggak kecupannya si cakep??? Kabooor...

@HerFizza Aish! Kampret kakak!!! Bikin mupeng akut potonya. Kepala Widya @widy4HS aja sampai mupeng begono. Gih ibu kepala, langsung sosor tuh Komandan gantengnya. Lariiii...

@CuacaRicu Astajim... beh potonye kagak nahan Cint... Aih, jadi penasaran sama laki Lo. Dari belakang sih seksoy ya, dari depan keren gak tuh? Wkwkwk #KepoAkutEdition

Cinta tersenyum melihat beberapa komen dari rekan dan sahabat - sahabatnya. Ia menyeka air matanya yang sempat menetes. Sepercik rasa gembira terpancar di wajah sayunya. Hal - hal kecil seperti inilah yang membuat Cinta merasa terhibur di tengah kesibukannya yang menjenuhkan.

"Mbak, sudah sampai," ucap sang supir taksi.

Cinta tersenyum. Kemudian mengeluarkan selembar uang kertas berwarna biru untuk membayar tagihan argonya. Ia mengulurkan tangan kanannya untuk memberikan uang itu kepada sang supir.

"Terima kasih, Pak," ucap Cinta sebelum beranjak turun.

"Kembaliannya buat Bapa saja," tambah Cinta ketika supir itu mengambil uang kembalian.

"Terima kasih, Mbak." Balasnya.

Cinta tersenyum kemudian segera turun dari taksi yang ditumpanginya. Ia memandang bangunan megah berlantai tiga di hadapannya. Sebuah klinik yang didirikan oleh sahabat karibnya, Audy beserta rekan - rekan sejawatnya. Hari ini sepertinya Cinta akan membayar pajak tubuhnya yang sedang tidak normal.

Tbc.

***

Hai my beloved readers,
Semoga kalian bisa terhibur dengan persembahan aneh terbaru dariku ini.

Sebuah cerita tentang kehidupan sang polisi wanita tanpa seragam, Cinta. Wanita yang selalu terlihat tegar dan kuat, namun menyimpan banyak luka dihatimya. Disini ia mencurahkan segala rasanya yang ada dihatinya.

Cerita ini akan update setiap kali Cinta sedang ingin memposting sebuah moment tertentu. Cerita ringan tanpa arah dengan harapan bisa menggelitik kalian semua. Please cek her Ig @illyanacinta

Lope you pull.

Muuaaaach.

Cinta's CaptionsBaca cerita ini secara GRATIS!