DEVIL ENLOVQER - 40

32.9K 1.3K 9

Author : LULUK_HF >> @luckvy_s

*****

DEVIL ENLOVQER – 40

~ Who Is She ? ~

 

            Rio sudah berada di pesawat. Ia langsung menaiki pesawat pribadinya mala mini. Ia ingin tiba lebih cepat di Indonesia. Dan menyuruh pilot dari pesawatnya mengendarai pesawat sedikit cepat. Jujur Rio mencemaskan gadis itu. Sampai hal ini ia lakukan. Dalam hal apapun ia sudah berjanji pada dirinya  bahwa ia tak ingin kehilangan gadis itu lagi. Walau sedetik saja tak akan pernah.

“Gadis bodoh. Dari dulu loe selalu bertingkah bodoh!”gumam Rio pelan.

           

            Selama perjalanan Rio tak bisa tidur. Ia hanya terfikir akan gadis itu. Rio melirih ke jam tangannya. Dan perjalananya pun masuh 4 jam lagi. Saat ini jam ditangannya sudah menunjukkan pukul 12 malam WIB.

                                                            *****

                                                12.00 WIB Rumah Ify

 

            Suara mesin mobil terdengan jelas dari luar. Iqbal dan para pembantu lainnya segera keluar dengan cepat. Mereka semua khawatir dengan Ify. Apalagi Iqbal yang lebih mencemaskan kakaknya lebih dari siapapun.

“Loe dari mana ?”tanya Iqbal langsung saat Ify keluar dari mobil. Ify menatap adiknya dengan datar.

“Loe gak tidur ?”ify malah menanyakan hal yang begitu tak penting. Iqbal sedikit kesal dengan sikap kakaknya ini.

“Kita semua nyemasin loe. Loe kayak zombie tau gak “

“Udah gue gak apa-apa. Gue ngantuk “serah Ify dan langsung berjalan masuk kedalam rumah meninggalkan semua orang yang hanya dapat berlapang dada.

“Nyesel gue khawatirin setan satu itu. Kenapa jug ague gak kefikiran kalau setan itu gak bakalan knapa-kenapa “cerca Iqbal emosi sendiri. Ia kemudian ikut masuk kedalam rumah dan berniat langsung tidur. Besok adalag hari pertamanya ia masuk kembali ke SMP Arwana.

                                                            *****

            Ify mengganti bajunya dengan baju tidur. Ia mencuci mukanya sebentar sebelum tidur. Ify melihat ponselnya yang tergeletak tanpa dosa di kasurnya. Dan ia begitu enggan untuk menyentuh ponsel tersebut.

“Hmm. .  capek banget . “lirih Ify. Ia langsung merubuhkan tubuhnya di kasur empuknya. Ia menatap ke langit-langit dindin kamarnya. Dan perlahan-lahan matanya terpejam dengan sendirinya. Hari ini entah kenapa membuat otaknya begitu penuh kepenatan.

                                                            *****

DELOVBaca cerita ini secara GRATIS!