Part 1

5.5K 320 18

" Waw,, itu rombongan kak Yuki dan kak Al. King and Queen kampus.. " Teriak mahasiswa yang histeris dengan segerombolan datang dengan 1 wanita cantik diantara lelaki tampan, dan hanya 1 lelaki yang selalu jadi pusat perhatian para mahasiswi.

Ialah Al Ghazali Kohler, ketua organisasi mapala di fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya. Nama Al sapaannya sudah begitu terkenal di telinga para mahasiswa di Universitas favorit.
Dengan aerphone tergantung di lehernya, kaos putih, dipadukan dengan jeans selutut, rambutnya yang tidak terlalu keriting ia tutup dengan topi hitam yang terbalik ia kenakan. Langkah demi langkah ia dengan para sahabatnya menuju bem sebutan untuk bascame organisasi Demaf. Melangkah dengan sepatu casual desert boots yang hanya tinggi semata kaki yang ia kenakan. Begitu sangat cool dengan parasnya yang sangat mendukung.

Yuki Amanda, sahabat kecil Al bersama dengan Gibran yang memang sudah sangat dekat. Yuki yang tergambar wanita tomboy namun feminim, kemeja kotak berwarna biru campuran gelap, yang sangat longgar ia kenakan, dengan lengan baju yang ia gulung sampai bawah sikut. Ripped jeans panjang ketat dengan sensasi sobek di lutut kiri dan sobek di atas lutut kanan. Berpadu dengan sepatu sporty putih yang membalut telapak kakinya.

Tidak hanya itu Yuki yang saat itu rambut di sanggul tinggi dan kalung yang cukup ramai warna biru. Terkesan begitu fashionable dan cantik. Hingga tidak heran jika Al dan Yuki menjadi pusat perhatian khususnya di fakultasnya.

Gibran Fauzan yang memang sahabat kecil Yuki dan Al, cowok yang dikenal bijak dan cukup pendiam ini, juga banyak di gandrungi mahasiswi kampus. Ranggaz sahabat yang baru berjumpa saat ospek universitas, bersama dengan Beril, dan Andoy. Ranggaz yang matanya seperti orang ngantuk merupakan lelaki yang gokil dan sangat ramai.

Beril, yang tidak lepas dari kamera di kesehariannya. Ia di kenal sebagai photographer kampus dengan bakatnya, ia selalu mengabadikan setiap moment yang terjadi. Dan satu lagi cowok super PD, Andoy nama yang begitu keren tapi sepertinya orangnya biasa saja. (Heheee) lelaki yang selalu menganggap diri mengalahi ketampanan Justin Bieber itu, selalu bertingkah bodoh jika sudah bertemu dengan Ranggaz.

Author: Sudah cukup ya perkenalan pemain utamanya.

" Kak Al, boleh minta foto? " Pinta salah satu mahasiswi yang sedari tadi melihat kehadiran sang kak kelas.

" Hah, minta foto aduh lagi gak bawa foto nih, " Jawab gurau Al yang membuatnya merelakan senyuman maut lepas di bibirnya

" Heheee.. Sama kak Yuki, kak Ranggaz, kak Gibran dan kak Andoy juga, kak Beril fotoin dong? " Seru mahasiswi yang baru anak semester 1 sembari memberikan ponselnya kepada Beril.

" Gini nih kalo jadi photographer, gue mulu yang fotoin, jadi kapan gue bisa ikut foto, " Rutuk Beril sambil memfotoi mereka dengan ponsel milik adik kelas tersebut.
(Dan yang harus kalian tau guys, yang paling sok keren saat pose, itu Andoy!! Hehee..)

" Thank you kak Beril, " Ucap mahasiswi yang telah selesai di fotoin Beril, dan beranjak pergi, terlihat begitu kegirangan dapat berfoto bersama kakak kelasnya.

Sesampainya di ruangan khusus mapala, ruangan yang hanya 4x5 di penuhi dengan lemari piala, dan juga skat untuk tempat beristirahat yang pasti kasur dan bantal disana tempatnya. Ada juga seperangkat komputer beserta printer dan tumpukan kertas kosong, diatas meja.

" Ehh, kita kapan mau ngadain diksa, nih banyak banget anggota baru mapala bahkan dari fakultas lain juga banyak yang ikutan, " Ujar Yuki dengan memegang kertas di seberang berdirinya ke5 cowok berbeda karakter tersebut, anggota baru yang notabennya nama nama adik kelas yang baru 1 bulan kuliah.

" Gampanglah besok bisa kok, jadwal gue kosong, tenang aja. " Celetuk Andoy yang sangat pd

" Sok sibuk banget sih lo botol kosong, " Jawab Ranggaz yang membuatnya mencolek kepala Andoy.

Secret Love♥Baca cerita ini secara GRATIS!