My New Eyes

4.4K 224 14

Setelah seminggu aku menunggu untuk membuka perban sialan yang melilit kepalaku di bagian mataku ini.

Dokter membuka kan perban ini secara perlahan. Aku pun disuruhnya untuk membuka mata secara perlahan,aku pun melakukannya.

Aku melihat! Ya,aku bisa...sedikit terlihat kabur memang,tapi dokter bilang itu tidak akan lama.

Aku lihat Mama dan Papa sedang tersenyum sambil melambaikan tangannya.

"Ela,apa kau bisa melihat kami?" seru Mama.

"Tentu saja,Ma!" sahut ku gembira.

"Ohiya,siapa anak kecil di belakang kalian?"

Mama,Papa terlihat kaget dan langsung menatap ke arah dokter. Dan dokter pun menggeleng dan menampakan wajah seakan-akan Ia berkata 'aku tak mengetahui apapun'.

Di waktu yang sama,aku mulai merasa aneh dengan anak kecil perempuan tadi yang kini masih menatap ku dengan tatapan dingin. Aku mengira itu hanya anak dari salah satu teman-teman Mama Papa yang sedang menjenguk ku,lalu ku putuskan untuk mengabaikannya.

Setelah beberapa puluh menit aku mengabaikannya,aku penasaran dan mencoba untuk meliriknya lagi. Namun,Ia telah hilang entah kemana,ku pikir Ia mulai gusar karena telah aku abaikan terus menerus.

"Baguslah!" bisik ku pada diriku sambil membalik majalah yang sedari tadi kubaca dan ku pakai sebagai alat pengabaian alih ku pada anak tadi,yang dibawakan oleh Mama.

PARANORWELABaca cerita ini secara GRATIS!