Just Another Author's Note

56.7K 2.5K 304

Hi,
Terima kasih banyak... Sebanyak-banyaknya untuk pembaca setia Past, Present, and Repeat. Terima kasih atas votesnya yang bikin cerita ini masuk ke top 40 genre Romance (saya ubah dari Teen Fiction ke Romance karena ternyata teennya dikit hahaha). Terima kasih untuk commentsnya yang luar biasa, maaf nggak bisa balasin satu-satu apalagi setelah beberapa minggu terakhir ini karena pekerjaan yang sedang dikejar deadline di akhir Januari dan weekend yang disita oleh liburan hehehe. Terima kasih masih mau setia baca PPaR setelah dikecewakan bahwa... Cerita ini ada sedikit sentuhan fantasi dan karakter Lasha yang menyebalkan. But, truth hurts sometimes, saya nggak mau bikin karakter yang selalu benar dan flawless. Saya mau bikin mereka juga punya sisi yang akan dibenci orang. Seperti Lasha yang keras kepala dan belajar dari kekhawatirannya yg berlebihan, dan Rae yang terlalu cengeng ketika kehilangan keluarganya.

Buat yang suka tanya, kok bisa bikin karakternya begitu nyata, bukan CEO ganteng blabla. Mungkin itu hanya gaya saya aja, saya selalu ingin bercerita tentang orang-orang sekitar saya, orang-orang nyata refleksi dari keluarga saya, sahabat-sahabat saya. Bukan ingin sok anti-mainstream atau meremehkan cerita seperti itu, sungguh nggak kayak gitu. Ternyata Rae dan Ghilman yang bukan CEO dan ganteng bak pemain telenovela bisa juga jadi "unicorn boyfriend" gitu ya, alias kayaknya kaga ada di dunia nyata! Hahahaha. Lagi, saya akan bilang: ADA. Mereka nyata ada di sekitar kita. Mungkin sembunyi di balik tampilan yang biasa aja, yang masa depannya masih blur (but who knows in the future), yang nggak keliatan wah. Salahkan ibu dan tante-tante saya yang selalu mendoktrin "tuh cari cowok yang mau bela-belain apa aja buat kamu, tuh cari cowok tuh yang mau nabung mau usaha, tuh cari cowok yang punya mimpi!" Hahahaha jadilah begini cowok-cowok khayalan saya. Dan karena saya ini masuk golongan cewek-cewek-penyayang-cowok-penyayang jadilah sampe saat ini belom ada tokoh cowok bad boy HAHAHA. Juga karena teman2 cowok saya kebanyakan masih di taraf brengsek wajar hahahaha jadi yah mereka tuh unyu unyu bener kalo sama istri/pacarnya. Kata mereka, cowok anjing itu ada karena cewek anjing juga nyata. Jadi kesimpulannya: jangan jadi anjing yah, jadi meong aja kayak paperina, bijak banget HAHAHA.

After all, PPaR ini cuma cerita tentang gimana Rae berubah from a boy to a man. Tentang kenyataan kalo percintaan masa SMA emang cuma manis-manisnya aja, sampai ketika cita-cita sama jalan hidup itu berubah-berubah, idealisme membuat jarak, dan berakhir begitu aja dengan alasan: harus realistis. Juga tentang pemikiran Lasha yang menjadi semakin matang seiring dia tumbuh dewasa, dari yang rae rae rae jadi karir-mimpi-rae. Sebagian mungkin ngerasa related sama Lasha, gimana kita khawatir tentang banyak hal. Sebagian ngerasa kalo Lasha tuh terlalu ngoyo, udahlah ada cowok yang mau sama lo hajar aja. Ini juga tentang pandangan Lasha setelah dewasa untuk menghadapi pernikahan. Bahwa menjadi istri bukan cuma numpang hidup sama suami, bukan cuma urusan dapur sama kasur, tapi banyak hal yang harus dibayar mahal yaitu: dedikasi. Bukan karena kita harus tunduk, tapi karena mereka pantas mendapatkannya. Meski tidak dikekang tapi pasti terkekang, but you lose some you get some. So, dont be afraid, selamat mencari orang yang tidak mengekang kamu sehingga kamu dengan ikhlas merasa terkekang dengan komitmen kalian.

Terakhirrr... Ternyata setelah melakukan survey "Share Your Thoughts about The Characters"....... FANSNYA RAE NOMOR SATU YA!!! Gila, hampir dua kali lipat Ghilman. Ternyata cowok humoris emang lebih bikin cewek2 melting yaaaa... Disusul sama Ghilman.. Ya udahlah emang dia husband material abis, idaman banget. Setiap bikin bagian dia dan Athaya yang udah nikah saya suka degdegan sendiri entah kenapa. Mungkin karena mereka sifatnya begitu, Athaya agak kalem dan Ghilman yang diam-diam menghanyutkan hahahahahaha. Ketiga.... Saya pikir Satrya, taunya Radhian! Ya ampun, abang ini idola banget dah. Lagi, cowok ganteng kalah sama cowok humoris hahahahaha. Saya nggak akan bikin cerita Radhian, sorry i let you down! Saya mau bikin dia jomblo yang.... LEGENDARY hahahahaha. Keempat... Satrya.. Ah udahlah ini cowok wajar kalo disukain. Ganteng, pinter (saya udah sebutin dari awal SKdPL kalo dia anak FMIPA Fisika lalu kuliah di Australia), wealthy family (ya iyalah gila ya S2 di AU terus mobilnya HRV, jaketnya aja sekelas ZARA Man, ih menurut ngana aja deh), tapi tetap sederhana, makan juga masih ngewarteg, makanya kisah cintanya ga usah mulus-mulus amat lah, ENAK AJA LU SAT UDAH MENANG BANYAK! Dan yang cukup terkejut sih.... Abi. Padahal ya saya nggak banyak2 amat mention dia kecuali soal urusan kolor sama rela pasang badan kalo adeknya kenapa2. Padahal mah adeknya kaga perlu dijagain gak ada yang mau juga sama cewek dengan congor asal begitu kecuali Rae... Ya si Rae kan otaknya rada sengklek. Kayaknya kolor Abi ini legendarynya hampir sama sama kejombloan Radhi-Ganesh ya hahahaha.

Udah ah segitu aja, udah panjang abis curhatan saya ini. Padahal cuma mau bilang TERIMA KASIH BANYAK buat para pembaca dan fans Raeshangga! Love banget, kalian seru2 banget!!!
Playlist PPaR sudah ada di 8tracks saya: aqessaninda

Love,
Echa / fairywoodpaperink

PS: Chanyeol itu kenapa sih? Saya googling dia anggota EXO (sorry gak ngikutin kpop hehe) banyak yang suka bilang Radhian itu kek dia hahahaha. Saya sih nggak mempermasalahkan fantasi pembaca, cuma penasaran aja kok, dia kenapa? Tingkahnya absurd kayak Radhi kah? Ataukah jahilnya kayak Radhi? Ataukah annoying kek Radhi? Hahahahahaha.

Past, Present, and Repeat (#2)Baca cerita ini secara GRATIS!