Part 1

19.2K 373 0

"Brengsek, dasar cowok mesum, buat apa dia melakukan hal itu pada ku.? Aku ini punya harga diri, seenak nya aja mencium bibir ku dan meremas kedua bongkohan dada ku."
Dia telah mengambil ciuman pertama ku,, aku benci dia, aku sangat membenci nya." Air mata ku tak kunjung henti memikirkan perbuatan fariz kepada ku...

Dia pria bagaikan serigala, aku jadi takut menemui nya lagi...
Oohh, Tuhan lindungilah aku dari cowok tak mempunyai harga diri itu..

"Woooii kutu buku,, kerjain tugas ku donk,,, kalo kamu gak mau kerjain tugas ku, bakalan tamat riwayat mu di kampus. Aku kerjain kamu habis-habisan..." sabrina yang memamerkan kesombongan nya dan ke angkuhan nya...

"Haaaii sayang,, aku cari-cari kamu dari tadi, ternyata kamu di sini.?"
"Tunggu ya sayang, aku lagi kasik pelajaran sama ni kutu buku,, kalo sampai dia gak selesain tugas aku tamat riwayat nya di kampus ini.."

Aku terkaget dan tersentak,, ternyata pria brengsek itu pacar dari sabrina,, betapa sedih nya aku mendengar pria itu memanggil dengan sebutan sayang...
Harga diriku telah di campakkan oleh nya,, dia merenggut ciuman pertama ku, dan berani meremas bongkohan dada ku, dan sekarang memperlihatkan keromantisan nya kepada sabrina..

Shiiiiittttt,,, ujar ku dalam hati...

Kenapa aku merasa kecewa,, perasaan apa ini..
Jangan-jangan aku mulai suka sama fariz.. Lebih baik aku pendam perasaan ini dalam-dalam.

Aku termenung, pikiran ku kacau, aku merasa bersalah terhadap diriku sendiri.. kenapa aku mau saja di cium oleh nya, kenapa aku merasa terbuai ...

"Haiii jessi." Terdengar bisikan itu lagi dari arah telinga kiri ku, ternyata pria playboy.

"Mau apa kamu menemui ku?" Tanya ku kesal kepadanya...
"Ingin mencium mu lagi." Gombal pria itu lagi...
"Kamu cowok nya sabrina, tolong jangan hianati dia.. Tadi pagi dengan kamu mencium aku, itu sama saja kamu mengkhianati dia."
"Aku suka sama cewek kayak kamu." Gombal pria itu lagi...

Aku langsung membuangkan wajah ku dari nya dan pergi dari hadapan nya. Seketika ia menghentikan langkah ku, dengan memelukku dari belakang. Dan ia pun berbisik kepada ku.
"I want you'r body."

Aku terdiam beribu bahasa mendengar bisikan itu..
Lalu ia pun pergi dengan lancang nya,, dan melepaskan pelukan nya. Aku masih terdiam tak bisa menjawab apa-apa, tubuhku terasa kaku dan remuk....

Tidak hanya itu, dalam pelajaran di kelas pun, aku masih terdiam, sehingga aku di kerjain lagi sama temen ku..
Sungguh malang nya aku, tak memiliki teman dan di kerjain trus, sekarang aku di kerjain pula oleh seorang pria..

Enggghhh,, auuuughhhhh,,, farizzzz....
Kau membuat ku menderita...

Terdengar desahan itu dari arah toilet kampus, dan aku melihat, sabrina dan fariz telah berduaan, sabrina telah membuka sedikit pakaian nya.
Fariz pun menghisap payudara sabrina..
"Omg"  kenapa aku harus melihat adegan sensor ini siihhh...

Fariz melihat diriku di samping toilet,, ia pun menyudahi adegan nya itu.. terlihat sabrina dengan lemas nya..
Aku pun langsung melarikan diri, dan tak mau melihat mereka lagi..

Saat aku sedang berjalan menuju pulang, fariz mencegat ku, ia pun menyeret ku masuk ke mobil..
Aku mencoba melawan, tapi apa daya tenaga fariz yang begitu kuat tak bisa ku lawan...
"Kamu mau mengajak ku kemana."
"Kau diam saja cantik, aku suka dengan cewek seperti mu, kau tak boleh di miliki oleh siapa pun.." ancam fariz pada saat menyeret ku ke dalam mobil..
"Apa maksud mu?? Aku tidak mengenal dirimu, lepaskan aku,,, lepaskan, aku mau pulang.." teriak aku dalam mobil fariz.

Love You FarizBaca cerita ini secara GRATIS!