The Vague Temptation Prolog

187K 4.1K 84

Suara hiruk pikuk bar yang remang-remang itu semakin memekakkan telinga ketika waktu sudah menunjukkan lewat tengah malam, Alexa mencoba mencari tempat yang tidak tersentuh di tengah hiruk pikuk suasana itu, dan dia berhasil menemukan sebuah tempat di sudut, dekat area menuju toilet yang sedikit gelap dan sepi.  

Matanya melirik ke arah lantai dansa yang begitu ramai dan penuh dengan orang-orang yang menggerakkan tubuh mengikuti irama, terbawa suasana.

  Sungguh, bukan keinginannya untuk berada di sini.    Tetapi apalah dayanya? Dia butuh uang, mereka semua butuh uang.   

Ayahnya yang sembrono telah mempertaruhkan rumah mereka di meja judi, sehingga mereka semua terancam tidak akan punya tempat bernaung lagi. Minggu depan mereka harus bisa mengumpulkan uang untuk pembayaran cicilan awal, kalau tidak orang-orang jahat itu akan mengirimkan preman untuk mengancam Alexa dan ayahnya.   

Satu-satunya hal yang bisa dilakukan Alexa adalah menerima pekerjaan malam ini, pekerjaan yang ditawarkan oleh Gina, temannya. Alexa sama sekali tidak pernah menyangka akan menjalani pekerjaan ini, sebagai pramutama atau lebih tepatnya perempuan penuang bir yang melayani dan menemani minum para lelaki hidung belang menghabiskan minumannya, kalau perlu merayu mereka agar mereka mau terus dan terus menambah minumannya demi keuntungan pemilik bar.   Alexa tidak punya pengalaman merayu lelaki sama sekali! Meskipun sekarang dia memakai pakaian yang bertolak belakang dengan pengalamannya. Korset ketat warna hitam dan rok kulit super mini yang memamerkan kemolekan pahanya adalah seragam khusus pramutama bar ini, sengaja didesain untuk menggoda lelaki manapun yang ada.   

Dan rok itu benar-benar mini, mempertontonkan separuh pahanya, membuat Alexa tidak nyaman, ketika berdiri dia berusaha menarik-narik rok itu supaya sedikit turun, sebuah usaha yang sungguh percuma. Ketika dudukpun Alexa harus repot karena mencoba menarik rok itu supaya tidak mempertontonkan pahanya secara vulgar.  

Pekerjaan ini beresiko dan menginjak harga diri Alexa sebagai perempuan baik-baik. Tetapi Gina bilang kalau dia bisa menyenangkan pengunjung, tipsnya besar, bisa beberapa ratus ribu semalam, kata Gina, Alexa hanya perlu tersenyum lebar, menuangkan minuman ketika diminta dan menjaga gelas tamunya terisi penuh, paling kekuarangannya hanyalah ketika Alexa harus menghadapi beberapa pengunjung yang cabul dan nakal, tetapi kata Gina juga, Alexa tidak perlu cemas, ada banyak bodyguard penjaga yang tersebar di area bar ini, kalau salah satu tamu sudah keterlaluan, para bodyguard bertubuh kekar itu pasti akan menolong mereka untuk memperingatkan sang tamu.   

Yah...kalau Alexa bisa bertahan untuk satu bulan saja, uang tips yang diterimanya bisa lebih besar dari gaji pokoknya sebagai seorang staff administrasi. Dan Alexa harus bertahan... dia harus bertahan demi ayahnya dan rumah mereka, satu-satunya harta mereka yang tersisa.  

"Alexa." Denis si bartender menyentuh pundaknya, membuatnya tesentak dari lamunannya, Alexa  menoleh dan menatap Denis bingung,   

Denis bahkan tidak menunggu jawaban Alexa.   "Ada tamu yang datang dan meminta ditemani olehmu. Ayo, kau harus segera ke sana, kelihatannya itu tamu penting, dari pakaiannya dan penampilannya dia benar-benar membuat semua mata melirik kepadanya."  

Alexa mengikuti langkah Denis yang tergesa sambil mengerutkan keningnya,   

Tamu yang memesan khusus ditemani olehnya?  

Alexa baru bekerja 5 hari di bar ini, selama beberapa malam itu dia menemani seorang lelaki gendut yang bahkan terlalu mabuk untuk berdiri dan beberapa lelaki lain yang sibuk mencoba merabanya membuat Alexa sibuk menepis tangan-tangan nakal itu dengan sopan, berusaha tidak menyinggung tamunya.   

Apakah tamu malam ini salah satu dari tamunya yang kemarin? Alexa tidak keberatan menemani lelaki gendut yang pemabuk itu karena lelaki itu bahkan lebih tertarik kepada minumannya daripada kepada Alexa, tapi dia merasa was-was kalau harus menemani lelaki cabul yang mencoba meraba-rabanya kemarin....  

The Vague TemptationBaca cerita ini secara GRATIS!