For every story tagged #WattPride this month, Wattpad will donate $1 to the ILGA
Pen Your Pride

PROLOG

7.6K 238 4


Ketika dihadapkan dalam pilihan yang sulit, apa yang akan kau lakukan? Memepertimbangkan baik-baik resiko dari masing-masing pilihan atau lebih memilih mundur dan melarikan diri? Kalau saja aku orang yang bijak, aku akan memilih pilihan pertama. Tapi sayangnya aku hanya gadis yang baru beranjak menjadi seorang wanita yang masih sangat-sangat labil, pengecut, berpikiran dangkal dan kadang tidak rasional.

Aku memilih melarikan diri. Mam benar-benar memberiku pilihan yang sangat sulit. Aku boleh saja pergi ke pesta reuni asalkan aku mau bekerja di kantor Om Rahdi sebagai asistennya, atau tidak usah pergi sama sekali. Aku tidak suka bekerja, tidak suka mendengar seseorang berteriak padaku untuk melakukan ini atau itu karena biasanya akulah yang melakukan hal itu. Kenapa aku harus bekerja ketika aku tahu bahwa harta keluargaku tidak akan habis hingga cicitku lahir nanti. Dan lawyer assistant? Asisten? Itu hanya panggilan keren untuk seorang babu. Meski bekerja dengan oom ku sendiri, tapi tetap saja berarti aku akan menjadi seorang babu.

"Eh, Katelyn! Mau ke mana kamu?" Mam dengan sepatu hak tingginya itu terus mengikutiku yang berlari ke arah garasi mobil. Dengan langkah seribu aku masuk ke dalam Toyota Camry hitamku, menstaternya dan tancap gas meninggalkan Mam yang memandang kepergianku dengan gelengan kepala serta raut muka yang mengatakan, 'Kamu akan mati saat pulang nanti'.

"Huh..." Aku raih iPhone yang tergeletak pasrah di atas dashboard. "Zey! Gue on the way ke rumah lo." Tanpa merasa perlu mendengar balasan dari seberang sambungan, aku membanting iPhone-ku ke jok sebelah.

TBC.


KATE THE SPYBaca cerita ini secara GRATIS!