Sejenak Berlari

131 8 0
                                    

Aku berlari mengingkari kenyataan, hingga ujung kehidupan.

Melalui puluhan puisi-puisi malam yang kuceritakan.

Yang terkadang kurasa tak bernalar.


Aku seperti cahaya yang berpendar melewati lorong kegelapan.

Menuntun manusia pada keramaian, meski nyatanya akulah yang mencari jalan keluar.

Secercah harapan kususupkan melalui celah reruntuhan.

Berharap kau  melihat gemerlap cahaya pudarku.


Aku yang tamak akan sebuah pengharapan.

 Si racun yang ingin berubah menjadi madu.

Apakah layak ???

Aku bukanlah butiran debu yang akan hilang begitu tersapu angin.

Aku akan menjadi akar yang meski tertinggal, namun selalu memunculkan kuncup baru.

Kau kira aku menyerah dengan keadaan meski mengharuskan?

Aku adalah peran jahat dalam kehidupanku sendiri, mencari jati diri dalam runyamnya dunia.

Hingga meniti cerita yang tak berakhir.








Lantunan Dalam BaitTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang