Dilemma

719 40 0

Sekitar lima jam perjalanan, bus yang di tumpangi So hyun sudah berhenti di terminal Jeoji, udara segar kota kecil di bagian utara pulau Jeju itu langsung menyapa wajah So hyun yang terlihat pucat, mungkin karena semalaman dia sulit tidur.
Harabeoji sudah menunggu di pintu keluar terminal tapi yang membuat So hyun kaget Harabeojinya tidak lagi berdiri seperti biasanya kali ini Harabeoji duduk di sebuah kursi roda dan yang membuatnya tambah tercengang adalah sosok namja yang menemani Harabwojinya itu, namja yang berdiri di belakang kursi roda Harabeoji bukan lain Oppa tirinya Choi Min Ho.
Langkah So hyun yang tadinya seringan kertas sekarang berubah berat seolah ada berton-ton batu menggelayuti kakinya.
Min ho tersenyum lebar, wajahnya semakin tampan apalagi badannya yang tumbuh tinggi dan atletis membuat beberapa yeogja yang berpapasan dengannya tidak bisa melepas pandangan mereka pada Min ho, sesekali namja itu berbicara dengan Harabeoji terlihat sangat akrab apalagi saat So hyun semakin mendekat Harabeoji menyuruh Min ho membawa koper yang di bawanya, sontak saja So hyun merasa sangat canggung, belum lagi Min ho memeluknya erat ada perasaan hangat menjalar dalam batinnya dan itu membuatnya semakin gugup melihat Min ho yang sekarang menjadi Oppanya.

"So hyun ah..oraen ganmanieyo, eotteokhe ji naesseumnikka? ( So hyun..sudah lama tak bertemu, bagaimana kabarnya? )"
sapa Min ho ramah sambil melepas pelukkannya, So hyun masih menundukkan kepalanya dia merasa sangat takut menatap namja yang sekarang berdiri tegap di depannya.

"ye, geu dunga jal ji naesseumnida ( ya, selama ini baik-baik saja )"
balas So hyun dengan bahasa formal.

"aigo..jigeum areumdaun sineyo ( wah..sekarang kamu cantik )"
goda Min ho yang membuat Harabeoji tertawa keras.

"dayeonhaji..( tentu saja ) dia seperti sebongkah berlian dan kau pasti tidak percaya selama ini dia tumbuh sangat baik.."
timpal Harabeoji bangga menggenggam tangan So hyun yang memandanginya penuh haru.

"Harabeoji..kenapa sampai seperti ini? bukankah kemarin kau masih sehat, pasti kau banyak minum ya?..sudah aku bilang kebiasaanmu itu sangat buruk Harabeoji, bagaimana bisa kau menghadiri pernikahanku nanti?.."
celoteh So hyun melihat keadaan Harabeoji yang baru sebulan ini di tinggalnya.

Harabeoji tidak menggubris perkataan So hyun dia malah mengajak Min ho pulang menaiki sebuah mobil yang terparkir di depan terminal.
Selama perjalanan pulang Min ho mengemudikan mobil sambil mendengarkan Harabeoji menceritakan masa kecil So hyun, yeogja itu hanya bisa cemberut mendengar Harabeoji membongkar masa kecilnya pada Min ho.

"sudah sampai...So hyun ah..istirahatlah, kau pasti lelah..Min ho sudah merapihkan kamarmu..masuklah"
suruh Harabeoji saat So hyun baru saja membuka pintu Hanok, rumah tradisional korea yang sebagian bagunannya dari kayu.
So hyun berpikir cepat, rumah itu hanya memiliki dua kamar tidur jadi selama ini Min ho tidur di kamar siapa? tidak mungkin bersama Harabeoji karena sejak dulu Harabeoji melarang seorangpun memasuki kamarnya sampai dulu So hyun kecil sempat menyangka Harabeojinya menyimpan harta karun di dalam kamar yang selalu terkunci rapat itu.

"ne?..kenapa melihatku seperti itu?..apa kau merindukan Oppa mu ini?"
kembali Min ho menggoda So hyun saat tahu dirinya jadi sorotan yeodeongsaeng nya.
So hyun tidak menjawab dia lebih memilih masuk ke dalam kamar dan menguncinya, So hyun masih memikirkan Min ho yang datang ke rumah itu, sementara setahunya dan orang tua mereka Min ho masih di luar negri dan baru kembali bulan depan, kenapa Oppa tirinya itu datang ke Jeoji? sejak kapan dia tahu So hyun tinggal di sana hingga perlakuan Harabeoji sangat akrab dengannya, apa maksud kedatangannya?

Kelelahan So hyun tidak sadar sudah tertidur selama 3 jam, saat bangun hari mulai sore di luar kamar dia masih mendengar suara Harabeoji bercengkrama dengan seseorang tapi suara itu bukan milik Min ho, sedikit malas So hyun merapihkan baju dan rambutnya sebelum keluar kamar.
Melihat kedatangan So hyun Harabeoji chingu langsung pamit, sempat So hyun melihat wajah orang itu yang berubah muram saat bertatapan mata dengannya, merasa ada yang tidak beres So hyun mendekati Harabeoji yang terdengar menarik nafas panjang saat melihat wajah So hyun.
"ada apa? Harabeoji ada masalah?"
tanya So hyun cemas dia tahu Harabeoji tidak akan menceritakan apa-apa padanya tapi So hyun sangat terganggu dengan gelagat Harabeoji yang tidak seperti biasanya.

LOVE ME RIGHTBaca cerita ini secara GRATIS!