part 7

186 8 0

Sebelumnya aku minta maaf, part6 yang bener itu yang kedua ya. Yang pertama salah ketik

Maaf ya, sekarang happy reading guys!!

***

Pernikahan Reon dan Kenya semakin dipercepat karena tidak ingin terjadi masalah ataupun hal hal yang tidak di inginkan.

Kenya hanya bisa menghela nafas panjang ketika reon bertambah protektif padanya. Ia hanya menuruti apapun yang dikatakan calon suaminya itu, karena memang untuk kebaikannya sendiri.

Keduanya bertambah bahagia yang tercetak jelas di wajah mereka. Pernikahan ini penuh kebahagian di setiap orang yang datang. Keduanya benar benar serasi, reon tak henti hentinya menyebar senyum manisnya dan tatapan cinta pada kenya. Istrinya.

"Capek ya?" tanya reon ketika mereka selesai menyalami satu persatu tamu yang beribu orang diundang. Kenya hanya tersenyum dan menggeleng, jujur ia sangat lelah namun ini adalah hari bahagia nya bersama reon dan ia mencoba mencangkal rasa lelah yang dikatakan tubuhnya.

"Sabar ya sayang, bentar lagi selesai kok. Atau kamu mau istirahat dikamar dulu?" tawar reon menggenggam tangan kenya. Kenya menggenggam tangan reon balik dan sedikit mengusap tangan suaminya itu yang terlihat sangat khawatir padanya.

"Aku gapapa sayang, masih banyak waktu buat istirahat kan?" kenya mengumbar senyum cerianya pada Reon membuat pria itu mencium kening teman hidupnya sekarang.

Ya teman hidup.

"Haii cabat guee yang paling cantik selamat ya, haduh kalian cocok banget buat gue iri tau gaaa?!"

Reon dan kenya menoleh kearah suara yang mengejutkan mereka. "Hai ya ampun makasih ya udah dateng. Lo sendiri aja?" tanya kenya memeluk Alma. Sahabatnya.

"Engga, eh selamat ya Reon. Lo beruntung banget daperin sahabat gue yang cantik banget ini. Jaga dia ya, oh iya jangan lupa bikinin ponakan gue yang lucu lucu!" seru alma heboh.

Reon melingkarkan tangannya di pinggang kenya "tentu aja. Gue beruntung banget dapetin dia. Soal baby sih gampang itu mah, kita siap. Iya kan sayang?" tanya Reon melirik kenya jahil.

Kenya mencubit perut Reon membuat pria itu mengaduh dan membuat alma tertawa "kamu tuh ga malu apa?" ujar kenya membuat reon cemberut. Keny tersenyum lalu berjinjit sedikit "nanti kalo kita berdua sayang," bisik kenya tepat di telinga reon membuat reon dengan cepat menarik kenya dan mencium sekilas bibirnya.

"Duh, lanjutin deh. Gue mau makan dulu kek nya semua enak deh. Haha" ujar alma lalu pergi menuju stand makanan atau sajian pesta.

"Re, selesainya masih lama ya? Pake gaun ini panas banget." keluh kenya membuat reon tersenyum lalu menyengka peluh dipelipis kenya "sabar sayang, lagian di gedung ini kan ada ac nya masa masih kurang dingin sih? Hm?" reon mengelus lengan kenya dan mencium pelipis gadis itu sekilas.

"Gatau, berat banget panas lagi. Belum juga nanti make up nya. Belum lepas gaunya yang super gede gini. Belum nata rambut aku yang tadi kena hairspray jadi kaku. Huh," keluh kenya setengah menggerutu membuat reon tersenyum sayang.

"Nanti aku bantu deh, sabar dulu oke? Senyum dong sayang." kenya tersenyum membuay reon semakin dalam mencintai istrinya ini.

"Reon, Kenya kalian capek ya? Kalian istirahat gih, lagian ini tamunya juga udah banyak yang pulang." ujar mama reon yang menghampiri mereka.

"Gapapa ma? Ini kenya juga capek banget. Kasihan nanti malem ga ada tenaga masa ditunda ga asik dong," celetuk reon membuat kenya memerah dan mencubit perut keras reon.

"Kamu tuh, udah gapapa. Kamu langsung pulang dimana? Apartemen atau rumah mama?" tanya mama reon sekali lagi.

"Di apartemen reon aja ma, besok atau lusa kita main kerumah mama." jawab kenya disusul anggukan reon.

Tbc

Love the WayBaca cerita ini secara GRATIS!