For every story tagged #WattPride this month, Wattpad will donate $1 to the ILGA
Pen Your Pride

Two : Tell Me More About Her

80 8 3


Chaz : down 2nite?

Chaz : this hot girl lookin for u. quick.

Me : who?

Chaz : kelsey.

Justin kembali menaruh ponselnya di saku celana jeans-nya yang agak kendur itu lalu menatap dirinya di cermin sambil merapihkan rambutnya yang sudah di facial rapi oleh salah seorang stylish-nya.

Tangannya mengambil kunci mobilnya lalu segera keluar dari kamarnya. Memberikan senyuman kilat 'maut' nya ke housemaidnya lalu meluncur ke mobilnya.

Kelsey masih sibuk mondar mandir dengan ponsel di telinganya sambil berceloteh tidak jelas. Terkadang ia bertanya, tertawa, membicarakan dirinya sendiri dan terakhir yang Juliette dengar sebelum Juliette benar benar muak dan mengakhirinya dengan menyumpalkan headsetnya ke telinganya adalah Justin.

"Juliette!"

Juliette menarik kasar headset yang tersumpal di telinganya. "Damn, what?"

"Leo will be here for like 2 minutes more." Ucap Kelsey. "If daddy or mom looking for me, you know what to do."

"Hm." Gumam Juliette sambil menyumpalkan headsetnya ke telinganya kembali.

--

"I'm drinking last night."

Juliette mengangkat kepalanya, menatap Natasha.

"Block party." Ucap Natasha, "My curiousity blowing up my mind."

Juliette masih menatap Natasha-meminta penjelasan lebih.

"I met the transfer student anyway. Justin, that's his name. Last night, he's totally charming as fuck." Juliette mengangkat sebelah alisnya saat Natasha terkikik sendiri. "And we have a little chit-chat."

Juliette mengangguk. "Congrats." Lalu matanya kembali fokus ke novelnya.

"Kelsey caught us." Ucap Natasha lagi. "She walked with Carol and Wanda towards me and like.." Natasha sengaja menggantungkan kalimatnya.

"Pushing you away from him?" Lanjut Juliette. "Dramatic." Komentarnya.

Natasha terkekeh. "Yeah." Ucapnya seraya setuju dengan Juliette. "Kenapa dia seperti itu? I mean, she's not his boyfriend."

Juliette membuka lembaran baru di novelnya. "Dont ask me."

"But you both are sister-"

"Step sister." Potong Juliette.

"Step sister." Koreksi Natasha. "Why you dont know all about her?"

"Tell me, how important she is in my life?" Tanya kembali Juliette. "All she's do in this past 6 months is blowing up daddy's money and her mom money for popularity. Pathetic." Ujar Juliette.

Setelah itu keduanya sama sama mendengar bel berbunyi dengan nyaringnya. Juliette menutup novelnya lalu beranjak dari tempat duduknya.

"Tell me, kenapa kita selalu berbeda kelas saat pelajaran yang membosankan?" Natasha berdecak. "See you in chemistry, Julie!" Natasha langsung berlari meninggalkan Juliette karena ia tahu pasti Juliette tidak suka dengan panggilan itu.

Karena 'Julie' mengingatkan kepada ibunya. Bukannya tidak suka, hanya saja Juliette terlalu takut untuk mengulang memorinya saat ibunya masih hidup. Juliette hanya takut ia akan terlarut dalam kesedihannya.

"Natasha." Juliette melirik gadis yang berdiri tergesa gesa menghampiri temannya. "Kelsey, bully her. Girls bathroom." Lalu mereka sama sama berlari kecil ke arah toilet perempuan.

(not) Romeo And Juliette // j.bBaca cerita ini secara GRATIS!