STONE HEARTS

192 5 1
                                    

Sekali lagi dimalam ini, kilasan itu kembali mengikis rindu yang terdalam.
Pernah membuka hati dan membiarkanmu bersemayam bersama sepi yang menghuni.

Kau mungkin bukanlah lelaki tertampan yang aku kenal.
Tapi kau runtuhkan segala keraguan yang membatu bersama kenangan lalu yang terasa pahit.

Tahun silih berganti menciptakan memori terindah dalam genggaman.
Namun, semua hanyalah persinggahan.
Aku dan kamu tak satu.
Dan sekali lagi hatiku membatu, bersama ragamu yang pergi meninggalkan bayangku yang terpaku.

Jika hingga kini aku berujung sendiri jangan tanyakan.
Karena hanya Tuhan yang tahu jawabnya.
Yang aku harap deburan ombak itu mampu mengikis kenangan dalam bebatuan karang yang terjal.

Lantunan Dalam BaitTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang