Guys tolong vote cerita ini, itu gratis kok. kalian jangan sekedar baca aja seenggaknya apresiasi sedikit, hal kecil yang kalian berikan seperti komentar, vote dll itu sangat berharga bagi para author.
Happy reading honey 💋
⚠️DI LARANG PLAGIARISME ⚠️
ooOoo
Aberforth terlihat sibuk menelpon seseorang sembari menatap anaknya yang termenung itu. Ia mematikan teleponnya beralih untuk menghampiri putranya, "apa yang kau pikirkan?" Tanya Aberforth seraya menepuk pundaknya yang melamun itu.
Noah menggeleng, "aku baik-baik saja, kau sudah siap?" Noah berbalik tanya, sebenarnya ia merindukan Valena meskipun dia sudah bertemu dengannya sebelum kemari.
Aberforth menggeleng pelan, "tunggu sebentar lagi, biarkan para polisi yang menangkap kita."
Noah mengangguk paham, ia menyandarkan tubuhnya seraya memejamkan matanya, pikirannya tak lepas memikirkan Valena yang sedang mengandung anaknya, "jika aku di penjara, aku tidak bisa melihat pertumbuhan anakku," gumam Noah pelan namun terdengar oleh Aberforth.
"Jika kau tidak ingin di penjara, maka kau saja yang menjebloskan ku." Noah menggeleng, ia tidak ingin seperti itu. Justru semua ini adalah solusi baginya untuk menebus dosanya, karena telah membunuh banyak orang bahkan ia menjadikan mereka sebagai pajangan koleksi. Hal itu bukanlah hal yang manusiawi melainkan iblis yang gelap mata.
Noah juga ingin menebus kesalahannya kepada Valena karena telah melakukan hal keji kepadanya, seharusnya dia tidak melakukan hubungan intim dengan wanita itu karena ia tau persis tak ada ikatan sah di antara mereka. Karena itu termasuk kedalam kategori pemerkosaan secara paksa.
"Aku akan tetap masuk penjara, karena aku sering membunuh orang lain. Bahkan para aparat keamanan saja tidak tau, karena aku yang membutakan mereka agar tetap bungkam."
Aberforth mengeluarkan sebuah rokok elektrik-nya, "kau pantas di dalam penjara, namun itu tidak sebanding demon, bagaimana dengan keadilan gadis itu?"
Noah tersenyum, "aku tau itu, kenapa kau ingin masuk ke jeruji besi?" Tanya Noah membuat Aberforth tersenyum miring, kenapa putranya mengalihkan pembicaraan? Apakah dia malu mengatakannya.
"Aku melakukan hal ini demi Victoria, aku ingin menebus kesalahanku kepadanya. Sudah bertahun-tahun aku telah menyakiti wanita itu, mungkin cara ini tidak sebanding." Jelas Aberforth.
"Termasuk produksi narkoba?" Noah kini mengubah topik pembicaraan yang membuat Aberforth tersenyum miring.
"Hm. Aku akan menebus semuanya, kau tidak perlu khawatir."
Noah menggeleng, "aku tidak khawatir, hanya saja kau pandai bermain bersih di hadapan para publik." Aberforth terkekeh kecil.
"Demon ..., dunia ini hanya fana, banyak manusia munafik dimana-mana. Mereka mudah di provokasi oleh uang, kau tau istilah uang adalah segalanya? Istilah itu benar, manusia terlalu rakus terhadap uang." Kata Aberforth mengisap rokoknya lalu menghembuskan asap ke langit-langit.
"Kau tau? Aku tidak percaya kau membuat perusahaan secara diam-diam, tanpa sepengetahuan ku," sambung Aberforth menoleh ke anaknya, Noah tak menjawab ia hanya tersenyum saja.
KAMU SEDANG MEMBACA
BODYGUARD FOR VALENA ll ON GOING
Mystery / ThrillerSeorang pria asing yang tidak di ketahui identitas aslinya, dituduh oleh Valena sebagai bodyguardnya yang bersembunyi dihutan untuk melindunginya. Namun, pria itu menyangkal tuduhan tersebut dan terpaksa terlibat dalam konflik ini. Valena, anak dari...
