Seoltang bersikeras membersihkan noda-noda di rumah kaca sendiri, menolak bantuan pengurus rumah Kang. Ia merasa terlalu malu jika orang lain yang menangani, apalagi untuk hal-hal serupa. Pengurus rumah Kang tampak risih—itu tugasnya. Namun, Seoltang tetap pada pendiriannya. Akhirnya, Juhyeok turun tangan, meyakinkan pengurus rumah Kang yang begitu serius menjalankan tugas agar memahami keinginan Seoltang.
"Anda tidak perlu repot, Tuan Shin," ujar pengurus rumah Kang pelan, memandang Seoltang yang sibuk membawa seprai kotor ke tempat cucian dan menggantinya dengan yang baru.
"Tidak merepotkan. Biasanya aku juga melakukannya sendiri," jawab Seoltang. Seprai itu penuh noda yang membuatnya tak berani membiarkan orang lain melihat.
"Kalau begitu, saya siapkan teh," kata pengurus rumah Kang.
"Terima kasih."
"Teh mawar seperti biasa?"
"Ya."
Seoltang sudah tiga hari di tempat ini. Siang hari, Juhyeok sering tak ada karena urusan kerja. Sendirian di tempat asing, ditambah kekhawatiran tentang keluarganya, membuatnya sulit tenang. Saat sendiri, pikirannya melayang, memikirkan hal-hal tak jelas. Ia berusaha berpikir positif—setidaknya tempat ini damai, seperti memberi ruang untuk bernapas, jauh dari hiruk-pikuk pekerjaan dan keramaian.
Tanpa pekerjaan, ia merasa hampa. Ketika Juhyeok bertanya apa yang ingin ia lakukan, ia tak punya jawaban. Ia tak punya hobi seperti membaca, menggambar, atau menonton film. Ini menyadarkannya, selama ini ia hanya bekerja hingga lelah, tak sempat memikirkan hal lain.
Ia mencoba mengingat masa kecilnya, apa yang dulu ia sukai. Tapi sekeras apa pun ia berpikir, ingatannya kosong. Ia pernah bertanya pada Juhyeok tentang kesukaannya saat kecil, tapi Juhyeok hanya bilang tak ada yang istimewa—seperti anak-anak lain, ceria dan bersemangat.
Ceria dan bersemangat?
Seoltang tak bisa membayangkan dirinya seperti itu.
Jika anak itu bertemu dirinya sekarang, apakah ia akan kecewa?
"Tehnya," suara pengurus rumah Kang menyela lamunannya. Seoltang mengangguk sebagai terima kasih, mengambil cangkir, dan menyesap teh hangat. Tiba-tiba ia teringat siaran langsung pernyataan Juhyeok sore ini. Ia berpindah ke sofa, menyalakan televisi, dan menunggu. Pengurus rumah Kang, melihat tak ada lagi yang bisa dilakukan, pamit lebih dulu.
Di layar, Juhyeok tampil dengan setelan yang sama seperti pagi tadi saat Seoltang melihatnya. Dasi yang ia ikatkan untuknya, rambut yang ditata rapi, cara berjalan, setiap gerakan—semuanya memancarkan keanggunan dan wibawa. Ia seperti putra sah ketua perusahaan besar, dibesarkan dengan tata cara sempurna. Seoltang memandang, pikirannya melayang.
Benarkah ini pria yang sama yang bercinta denganku begitu liar tadi malam?
Orang-orang yang menonton siaran ini di seluruh negeri sedang terkecoh oleh topengnya yang tenang dan berwibawa. Padahal, di balik itu, ia adalah sosok ganas yang rakus, menelanku tanpa ampun hingga aku tak bisa tidur.
Seoltang tersenyum kecil tanpa sadar.
Dia kekasihku. Siapa lagi yang tahu rahasianya?
"Seperti yang diketahui publik bisnis Korea Selatan, baru-baru ini Hansung Group membuat gebrakan besar yang memicu perdebatan," ujar pembawa acara. "Rumor tentang penerus Ketua Han Gon Woo merebak. Karena beliau tak punya pewaris, dewan direksi dan investor tahu betul soal ini. Penampilan kali ini sangat menyita perhatian."
"Hansung Group kini resmi mengumumkan bahwa posisi ketua belum akan diserahkan kepada putra Ketua Han Gon Woo. Namun, ia akan menjabat sebagai direktur eksekutif umum. Sosok yang selama ini tak pernah muncul di media karena sakit dan dirawat di luar negeri—Tuan Han Juhyeok. Pengumuman ini mengguncang dunia bisnis Korea Selatan, memunculkan banyak pertanyaan dan keraguan. Hari ini, Tuan Han Juhyeok akan memberikan pernyataan resmi perdana di hadapan media."
KAMU SEDANG MEMBACA
[END] SUGAR VENOM
Romance=AUTHORIZED TRANSLATION= Ini adalah terjemahan Bahasa Indonesia yang sudah memiliki ijin resmi dari penulis 😊 ⭐️⭐️⭐️ Shin Seoltang, seorang pegawai kantoran yang memiliki aroma tubuh khas. Ia kecanduan masturbasi untuk meredakan stres, namun kini m...
![[END] SUGAR VENOM](https://img.wattpad.com/cover/392438387-64-k975914.jpg)