Chapter 10

4.6K 175 16
                                        


Seoltang : Kau mendengarnya tadi, bukan?

: Bisakah kau membantuku?

: Aku akan menuruti semua yang kau inginkan.

: Tolong selamatkan nenekku.

Biasanya V akan membaca pesan dan langsung membalas, tapi kali ini ia menghilang cukup lama hingga Seoltang mulai gelisah.

Seoltang : Nenek adalah orang yang paling penting dalam hidupku.

: Aku tidak bisa hidup tanpa nenek.

: Kumohon.

: Tolong bantu aku.

V : Tang

: Aku tidak tahu harus berkata apa.

Seoltang : Harus berkata apa?

: Kau hanya perlu menjawab, mau membantu atau tidak.

: Toh kau sudah melunasi utang keluargaku sepenuhnya.

: Tidak bisakah kau membantuku sekali lagi saja?

V : Entah kenapa aku merasa diriku sedang dirugikan.

Seoltang : Aku bilang aku akan menuruti semuanya, bukan?

: Aku sudah berutang budi padamu.

: Kumohon.

: Tolong.

Seoltang menggigit bibirnya hingga berdarah, menyeka air mata yang mengalir deras. Ia merasa marah pada dirinya sendiri karena tidak bisa melakukan apa-apa. Ia pernah mengira hidupnya sudah jatuh ke titik terbawah, tapi ternyata masih ada jurang yang lebih dalam untuk dijatuhinya.

"Lebih dalam lagi..."

Seoltang : Aku akan jadi anak baik.

: Tolong bantu aku.

V :

: Begini saja.

: Kalau kau mengikuti semua perintahku

: Aku akan mentransfer uang untukmu.

: Mau kau pakai untuk apa, itu urusanmu.

Seoltang : Aku mengerti.

V : Akhirnya kau menuruti juga.

: Shin Seoltang, anak baik.

: Aku mencintaimu. Aku sangat mencintaimu.

: Katakan kalau kau juga mencintaiku.

: Dan kau hanya milikku seorang.

Matanya buram oleh air mata yang tidak kunjung berhenti.

Seoltang : Aku mencintaimu.

: Aku milikmu seorang.

V : Sangat baik.

: Bagus sekali, Seoltang.

: Aku bahagia.

: Sekarang aku sangat bahagia.

: Mari kita hidup bersama selamanya.

Bertahanlah, Shin Seoltang. Saat ini tidak ada pilihan lain. Perawatan nenek harus diutamakan.

Seoltang : Ya.

V : Hari ini aku sudah mengeluarkan banyak uang. Aku rasa sudah seharusnya aku mendapatkan balasan.

: Sekarang aku ingin melihat kau menyentuh dirimu sendiri.

: Pasang kamera dan lakukan di depan mataku.

[END] SUGAR VENOMTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang