PROLOG

18 6 0
                                        


Ruangan penuh debu yang memiliki aroma khas itu menyimpan rahasia yang tak disangka-sangka.

Noel, seorang pria usia 27 tahun yang berprofesi sebagai petugas pembersih rumah terbengkalai kini berada di sebuah rumah kosong tak berpenghuni. Baik interior maupun eksterior rumah tersebut masih bagus tanpa kerusakan. Namun sayang rumah ini terbengkalai sesaat setelah pemiliknya meninggal dunia.

Memang sudah menjadi hal yang umum bagi sebuah rumah untuk 'diambil' apabila tidak ada kerabat atau keluarga yang mewarisi atau mengambil hak atas rumah tersebut dalam jangka waktu yang ditentukan. Rumah tersebut kemudian akan direnovasi, dibersihkan dan dijual kembali.

***

"Ugh

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

"Ugh... Ini bukan kali pertama aku melakukan ini, tapi entah kenapa ini tetap terasa salah." Ujar Noel saat pertama kali melangkah masuk ke dalam rumah tersebut. Ia merasa seperti menyusup ke rumah orang asing.

Rumah tersebut ternyata masih dalam keadaan rapi, hanya saja berdebu. Di sekitaran rumah tersebut juga sudah ditumbuhi rumbut liar dan jamur yang jika tidak dibersihkan maka akan merusak eksterior rumah.

Noel memulai pekerjaannya dengan membersihkan lantai paling atas terlebih dahulu. Membungkus barang barang pribadi pemilik rumah sebelumnya seperti, pakaian, album, foto, buku harian, dan barang barang selain dari furnitur. Ternyata, pemilik rumah sebelumnya ini adalah seorang wanita berusia 29 tahun yang meninggal diduga karena mengakhiri hidupnya sendiri beberapa tahun yang lalu. Wanita tersebut bernama Catherine Shawn.

Mengingat latar belakang Catherine, selaku pemilik rumah ini sebelumnya, Noel merasakan sesuatu yang berat dalam hatinya. Dia menghela napas dan bergumam "Yah, setidaknya dia bebas dari cengkeraman duniawi yang terus menyiksanya, sayang sekali."

Sebuah buku terjatuh saat Noah hendak mengangkat salah satu box tersebut. Buku tersebut terbuat dari kulit yang sedikit mengelupas, kemungkinan besar karena sudah termakan waktu. Buku itu diduga sebagai buku harian Catherine. Noel menaikkan salah satu alisnya, penasaran akan isi buku tersebut. Namun ia tau bahwa ia tidak bisa mengganggu privasi orang lain.

"Jangan... Ini tidak baik. Meski dia sudah tiada, tetap buku ini menjadi rahasia miliknya yang tidak bisa sembarang dibuka oleh orang lain."

Noel menyelipkan buku itu ke dalam box dan mengangkatnya menuju depan rumah untuk kemudian diambil oleh petugas lainnya menggunakan mobil pick up.

Usai beberapa waktu, Noel mulai kepikiran. Ia jadi teringat bahwa Catherine meninggal akibat bunuh diri. Apa sebenarnya masalah yang dihadapi Catherine? Rasa penasaran yang kian menjadi-jadi membuat Noel mengambil buku tersebut dan membaca halaman pertama dari buku tersebut

Catherine Shawn, itulah namaku. Orang-orang memanggilku Catherine.

Bersambung

Hi, terima kasih sudah membaca sampai akhir, semoga kalian enjoy ceritanya ^^

Jika ada kesalahan, baik typo atau salah mengartikan kalimat. Mohon tegur dan perbaiki dengan baik-baik karena aku masih 14 tahun dan masih belajar juga buat milih kosakata :D

- Neo (Author)

KILAS BALIKWhere stories live. Discover now