SCHOOL ROMANCE x GANGSTER
Update setiap hari
Bagaimana mungkin seorang ketua gang Thunder Hawk yang ditakuti, harus berurusan dengan seorang gadis yang terus mendesaknya untuk menerima dirinya sebagai anggota gang dan juga... teman?
Dia menolak.
Nam...
Seorang gadis dengan pakaian tidur itu duduk terdiam di atas sebuah sofa, matanya terkunci pada cahaya, gerakan dan suara pada sebuah TV di depannya.
"Jakarta diguncang kembali oleh aksi brutal sebuah gang motor yang dikenal sangat berbahaya. Gang ini telah menciptakan ketakutan di tengah masyarakat dengan serangkaian kerusuhan yang mereka sebabkan di berbagai sudut kota. Tidak sedikit korban jiwa yang jatuh akibat ulah mereka, bahkan, beberapa di antaranya harus kehilangan nyawa karena kekerasan yang terjadi.
Polisi kini tengah bekerja keras untuk menindaklanjuti kasus ini dan memburu anggota gang tersebut. Namun, upaya penegakan hukum ini tidak mudah dilakukan. Gang ini dikenal sangat berbahaya, terorganisir, dan licin dalam menghindari kejaran aparat. Pihak berwenang pun menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan hal mencurigakan yang berkaitan dengan aktivitas gang motor ini.
Apakah aksi mereka akan segera dihentikan, atau ancaman ini terus membayangi ibu kota? Kita tunggu langkah tegas berikutnya dari aparat kepolisian," ujar reporter di akhir laporannya.
^^^
Leon menghela napas malas mendengar cerita panjang dari Zoe, dia bukan tipe pendengar yang baik, informasi yang disampaikan Zoe itu seakan hanya angin lewat. Namun satu hal yang membuat Leon betah adalah, cara Zoe berbicara, bibir kecil itu terus bergerak mengeluarkan suara, itu lucu, pikir Leon.
"Emang siapa nama kakak lo?" Ucap Leon dengan nada malas khasnya.
Zoe diam sejenak, membuka galeri di hpnya, ibu jarinya bergerak lincah menscroll galeri untuk mendapatkan poto sang kakak.
"Renzo Cakrasana, 19 tahun."
Zoe berkata sembari menunjukkan poto Renzo dan dirinya di hpnya ke arah Leon, membuat wajah malas itu menjadi pucat seketika. Leon diam, hanya diam, lalu dia mengalihkan matanya kembali ke arah Zoe.
"Ga usah cari dia."
"Lah kenapa?!"
Zoe berkata sembari mengernyitkan keningnya, kesal dan bingung, dia tahu bahwa Leon mengetahui sesuatu.
"Ga usah ikut-ikutan, mending lo jadi cewe yang bener sana."
"Kaya lo bener aja. Udah deh, mending lo kasih tahu aja siapa boss lo, gue mau cari tahu sendiri."
Gadis itu benar-benar keras kepala, dia pikir itu tidak beresiko? Bergabung dengan gang yang berisi perkumpulan cowok-cowok kasar, apalagi dia adalah seorang cewek lemah, pikir Leon.
"Gue bilang ga usah ikut-ikutan!"
"Kenapa anjirr?"
"Ya lo pikir aja sendiri, lo itu cewe! Kita ga butuh cewe di gang, beban!"
Kalimat itu memang sedikit menusuk di hatinya, namun apakah Zoe menyerah? Ga lah, dia memang lemah, tapi ga semudah itu kan dia nyerah gitu aja?
"Kasih tahu aja napa sih?! Siapa ketua gang lo?"
"Gue!"
Hening seketika, setelah satu kata itu keluar dari mulut Leon. Suasana kelas perlahan berganti dengan sorot cahaya kuning dari jendela, matahari sepertinya hendak tenggelam, entah berapa lama mereka menghabiskan waktu pulang sekolah di kelas tersebut. ___________________________________
Leon Radiagsa
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Zoe Elliera
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.