Heart beat

6.1K 213 18

Author PoV

Valencia memakai kaos kecil dan celana pendek saat mengitari area yang sering di lewati oleh orang yang ingin lari pagi.

"Gila gua naik 2 kilo, mesti olahraga lah gila" ucap Valencia pada dirinya sendiri

Sejam sudah berlalu. dia sudah berlari selama itu, akhirnya Valencia memutuskan untuk beristirahat sebentar sampai akhirnya melihat Mike.

Ya. Mike sang om om gila yang sedang berlari memakai kaos dalam dan celana training dan keringat bercucuran dari rahangnya

Dubs Dubs Dubs

jantung Valencia seakan berpacu melihat pemandangan indah itu,

"Sialan nih om om bikin orang dewasa sebelum waktunya"

Valencia akhirnya mengalihkan tatapan memujanya dari Mike ke layar handphonenya

***

"Bagaimana? Apakah aku berhasil?" ucap Mike pada Ursula, sepupunya
"Almost, kak! Dia tadi liatin lo tatapan memuja gitu, baru liat hpnya lagi. Ga sia sia air putih kita korbanin biar lo pura pura keringatan jijay" ucap ursula tertawa.

Ya.
Ternyata semua hanya sandiwara belaka. Mike tidak benar benar berlari.
"Tentu saja, untuk apa aku berlari lari di lapangan kalau aku bisa ngegym?" ucap Mike dengan sok nya
"Ye, lu ntar jadi pacarnya Valen, tiap dia merasa makin gemuk, lo dijadiin sasaran nemenin dia jalan pagi" ucap Ursula membuat Mike melongo

"Dia kan udah kurus gitu masa mau lari lari lagi?"

"Lu sih, ga tau orangnya si Valencia gimana, dia tuh obsessed banget sama manekin boneka yang perfect banget tubuhnya, jadi ya dia harus stay in her track"

"Ntar siang menurutlu, dia kemana?"

"Ya ketempat dancenya lah. Kemana lagi?"

"Sip. Gue mau liatin dia ah."

"Asal jangan salah fokus aja lu"

****

memakai crop tee yang hanya menutupi bagian dada dan agak kebesaran sedikit berwarna hitam, hotpants berwarna merah api, dan sepatu nike, membuat Mike yang menguntit Valen dari jauh menjadi kepanasan. Apalagi, Valen sebentarlagi akan latihan.

Pasti kondisi semakin memanas

"Val, lu kayaknya makin kurusan ya?"

"Apaan gua makin kurus, naik 2 kilo, man!"

"Tapi kan bagian dada sama bokonglo jadi berisi. Lumayan dong"

"Eh iya ya? pantes bra gua tadi agak gimana gitu, HAHA, yuk latihan aja daripada ngomong dada terus, dikira ayam kali"

samar samar percakapan Valen dengan temannya membuat Mike semakin kepanasan. Itu artinya body Valen semakin enak untuk dilihat bukan? hehe

Mike menggelengkan kepalanya. Dia bisa khilaf kalau disuruh melihat Valen, akhirnya, dia memutuskan untuk pergi dari tempat itu

***

Valen mengernyit melihat Ursula yang tiba tiba datang dan memeluknya
"Kenapa lo?"

"Gua baru dapat uang tambahan. Hehe. Yuk, gua traktir makan"

"Ga ah, males. tadi gue dibantai 4 jam latihan dance badan gue udah mau patah omg gue mau istirahat"

"Kok padat banget latihan lo? Ada acara apaan?"

"Kaga tau tuh. Lagi gila ketuanya"

"Ye, kan elu wakil ketuanya"

"Iya sih."

***

Tasha tersenyum melihat Aaron yang akhirnya memakai kemejanya

"Yang mau jadi kepala keluarga aku, harus mau menuntun aku semakin dekat sama Tuhan" ucap Tasha tersenyum yang mau tak mau membuat Aaron juga tersenyum

"Iya sayang, aku ga bakal ngecewain kamu" Aaron tersenyum sembari mengecup puncak kepala Tasha dengan sayang

"Jangan tinggalin aku ya, Aaron"

"Harusnya aku yang bilang gitu sama kamu. Ga ada kamu, hidup aku hampa"

"Ga ada aku?"

"Kamu fikir pas kamu masih sakit di rumah sakit, aku ga kesepian? Aku kangen banget sama kamu"

"Aku juga"

"Janji sama aku ya"

"Janji apa?"

"Janji buat selalu sama aku selalu, dalam keadaan susah maupun senang, Selalu jadi tempat aku berbalik ya. Jadi tempat aku kembali saat aku lelah, jadi tempat dimana aku menghilangkan semua penatku, tempat aku jadi lebih baik"

"Aku janji"

"Aku cinta kamu"

"Aku juga"

"Dan aku mau kasih tau satu hal lagi"

"Kenapa?"

"Kita nikah 5 hari lagi"

"HAH!?"

***

Valencia sampai hampir menumpahkan minumannya

"Lo gila kak? Ya kali kak Tasha mau lo ajak kawin 4 hari lagi. Ih, gila lo"

"Ya dia juga awalnya stress sih, tapi gapapa, kan akhirnya dia nerima juga sih"

"Ye gua jadi kak Tasha gue putusin lu"

"Untung juga bukan lu. Besok datang ke Jakarta. Jangan lama lama di bandung jadi anak durhaka lu ga balik balik ke Jakarta. Oke?"

"Iya. Gue balik besok ke Jakarta"

"Bagus"

Tut... Tut...

"Kebiasaan nih si ayam mutusin telefon" geram Valencia.

Valen menghela nafasnya. Kembali ke Jakarta? Pasti akan ditanya oleh mama dan papanya, mana pacarnya. Hah. Dasar orang tua.

TBC

Heiho! Aku update cepat kan? Hwehwehwehwehwehwe

Cheesy banget ga sih, buat partnya Aaron? AND GUESS WHAT, PART AARON-TASHA SELESAI DISINI SUDAH. GA BAKAL ADA PART MEREKA EKSKLUSIF LAGI. HAHAHAHAHA (KETAWA SETAN)

SO, FOR THE NEXT PART UNTIL THIS STORY ENDS, IMMA GOING TO MAKE SOME RULES

1. Part baru akan di publish, 1 minggu setelah part sebelumnya mencapai 50 votes atau jika author berbaik hati, akan di percepat
2. Setiap comment "next" atau "partnya kpendekan" bakal didenda pemunduran publish 1 hari. Jadi, komennya tentang ceritanya. jangan next atau part nya pendek.

nyaw,
love,

xxxbubble

Bitter Dream Sweet Love[OWNER1]Baca cerita ini secara GRATIS!