𝑯𝒂𝒑𝒑𝒚 𝒓𝒆𝒂𝒅𝒊𝒏𝒈...
𝒕𝒚𝒑𝒐 𝒃𝒆𝒓𝒕𝒂𝒃𝒖𝒓𝒂𝒏, 𝒉𝒂𝒓𝒂𝒑 𝒎𝒂𝒌𝒍𝒖𝒎...!!!
___________________________________________
Di sinilah sekarang, Jungkook bersama Kim Bum berada di kediaman Kim. Bukan jadwal periksa, melainkan Baekhyun yang panik tiba-tiba menelfon Jungkook yang hampir memejamkan mata. Awalnya ia enggan, namun dengan paksaan dari Kim Bum, ia pun datang.
"Aku mau bicara!" nada bicara Baekhyun yang tak bersahabat.
"__ oke?" Jungkook sebagai tujuan pun menurut. Keduanya meninggalkan kamar di mana Kim Bum memeriksa Taehyung yang baru saja terkapar tak berdaya.
"Setidaknya ada rasa empatimu, jangan buat dia semakin sakit!" Jungkook yang baru saja mendudukkan dirinya, seketika mengernyit bingung.
"Apa maksudnya__?" Jungkook pun bertanya.
"__ apa yang kalian lakukan?" Jungkook semakin menajamkan pendengaran, ingin berucap namun Baekhyun lebih dulu menyela. "Aku senang ketika kamu mau membantu merawat Taehyung karena berfikir kamu memang peduli, tenyata tujuanmu hanya balas dendam!" ucap Baekhyun lagi.
"Kkkkkk__ pikiran dari mana itu Nyonya Kim. Orang bodoh pun tau kalau tujuan saya berada di tempat anda ini karena ingin mendapatkan tanda tangan perceraian itu. Dan sekarang saya sudah dapat, jadi terserah apa yang mau saya lakukan. Dan tuduhan anda tentang balas dendam itu sungguh tidak berdasar sama sekali, bagaimana anda bisa bicara seperti itu!" Jungkook pun tidak terima.
"Kenapa cara jalanmu seperti itu. Aku pikir kamu se polos itu, kkkkk__ ternyata sama saja. Kalian melakukan bahkan tidak ada status di dalamnya!"
"Hahahah__ masalah ini. Kalian ternyata sama saja ya! Tidak ada hak lagi untuk kalian ikut campur urusan saya. Mau saya having sex bersama siapapun, sekali lagi itu bukan urusan anda!"
"Ada urusannya Jung. Karena Taehyung masih mengharapkan kamu, dan dia pingsan setelah mendengar suara kamu yang entah melakukan apa itu. Setidaknya jangan buat dia sakit selama masa penyembuhannya ini!"
Jungkook tersenyum miris, lagi-lagi dirinya yang harus mengalah, dulu ia menahan sakitnya seorang diri, dan sekarang__ dia di paksa menjaga hati seseorang yang telah menyakiti. Lucu sekali jalan hidupmu Jung?
Jungkook yang lelah, tidak ingin berdebat lebih jauh lagi, dan memilih pergi. "Baiklah jika itu yang Nyonya Kim inginkan, saya mengerti!" Jungkook melenggang, menuju kamar dimana Kim Bum dan Taehyung berada.
___________________________________________
"Jung__?" Kim Bum menyapa ketika pintu kamar itu terbuka.
"Bagaimana__?" Jungkook pun menghampiri.
"Dia sudah siuman, tapi aku terpaksa menyuntikkan obat penenang. Ku rasa kondisinya begitu down, akan lebih baik jika dia di rawat di Rumah Sakit, Jung!" Kim Bum menjelaskan. Jungkook mengangguk mengerti. "Aku pikir dia drop karena mendengar suaramu tadi Jung? Kamu tidak berkeinginan menjelaskan?" Kim Bum tidak tau kenapa bicara seperti ini.
"Untuk apa?" Jungkook malah balik bertanya.
"__ entah!" lirih Kim Bum. Dia menatap Taehyung terbujur lemah di depannya. Tidak ada gambaran apa yang sanggup menjelaskan. Ada rasa senang ketika Jungkook tak lagi peduli, namun ada secuil miris ketika dia pun di balik semua ini.
"Apa kamu berubah pikiran?" Jungkook tertunduk. Dan Kim Bum pun gelagapan.
"Tidak_ bukan seperti itu. Aku hanya tidak ingin kamu terbebani dengan ucapanku waktu itu, Kook__ jangan paksakan sesuatu yang kiranya kamu pun berat menjalani. Semua ini bukanlah sebuah permainan!" Kim Bum memalingkan lagi wajahnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
𝘁.𝘀.𝘀 𝗯.𝘀.𝘀
RandomBagaiman jadinya jika kamu di nikahinya hanya sebagai penutup kebejatannya~~ bxb Taehyung Jungkook Taekook ANGST... jangan salah lapak, yang homophobia minggir....
