Tembusin dulu sampe 200 followers kalo mau double up dari aku!!
Kalo bisa sampe 300 itu juga jauh lebih baik 😇😇
Bisa mampir ke ig ku juga @luvvbrmy kalo mau liat pov chat Algrarez dkk
OMMO OMMO, MAKASIH YAH SAYANG²KU YANG SUDAH ANTUSIAS BACAIN ALGRAREZ, TIDAK MENYANGKA DEH 😗😗
.
.
.
.
.
Sudah bisa ditebak apa yang dilakukan oleh Algrarez sekarang ini? Tentu saja sedang tantrum-tantrumnya. Sampai para sahabatnya sendiri pun bingung harus membuat cowok itu tenang dengan cara apa lagi. Pasalnya kalau Algrarez tantrum, markas jadi sasarannya. Lihat saja betapa berantakannya ruang tengah yang biasa menjadi titik kumpul di markas.
"Ah, bangsat!"
Jadi, cara satu-satunya agar Algrarez mau tenang, tentu saja dibiarkan begitu sampai mau diam sendiri. Terserah mau memukul samsak sampai tangannya putus pun, mereka semua hanya menonton.
"Mampus dah lo! Brengsek, sih." Dan disini, yang paling senang atas kaburnya Zanna tentu saja si biadab Kenzo. Ya, meskipun cowok itu memang suka sekali gonta-ganti cewek. Tapi, dia masih punya hati nurani sedikit.
Algrarez pun langsung melirik Kenzo tajam. Hendak memberi tinjuan, soalnya saat ini Algrarez sedang dalam keadaan emosi-emosinya. Namun, langsung ditahan oleh Kiran. "Gak usah lampiasin ke orang lain, anj! Salah lo, yang gak jujur dari awal." Ucapan Kiran justru membuat Algrarez mengepalkan tangannya kuat. Ingin sekali dia membungkam mulut cowok itu dengan sebuah tinjuan mutlak darinya. Tapi, sekali lagi dia tahan.
Bukan hanya Algrarez yang merasa bersalah. Tapi, mereka semua juga ikut merasa bersalah. Bagaimana pun juga, secara tidak langsung mereka sudah terlibat. Menutupi kebusukan Algrarez sedemikian rupa sampai Zanna tidak tahu apa-apa seperti orang bodoh.
Sejak awal, mereka sudah tau kalau Algrarez pernah main dengan Anya. Walaupun saat itu Algrarez dalam keadaan tidak sadar karena dibawah pengaruh alkohol dan melakukannya secara tidak sengaja. Tetap saja, hal itu sudah salah. Namun, alih-alih untuk memperpanjang masalah itu. Anya memaafkan Algrarez dengan mudahnya, seolah tidak terjadi apa-apa. Dan mereka semua termasuk Algrarez, tidak pernah tau kalau dulu Anya sempat hamil anak Algrarez.
"Lo mau ngejelasin segimana pun Zanna udah terlanjur kecewa sama lo, Rez." Benar yang diucapkan oleh Benji. Zanna akan tetap kecewa. Sekalipun Algrarez mengatakan bahwa itu hanya sebuah kesalahan. Sekali pun Algrarez mengatakan kalau Zanna satu-satunya orang yang hanya membuatnya jatuh cinta. Zanna terlanjur kecewa.
"Gini aja, kita mending cari Zanna dulu. Soal nanti dia mau nerima Algrarez atau malah minta cerai, biar itu jadi keputusan Zanna." ucap Gabriel mencoba untuk menengahi.
Tapi yang ada justru Algrarez malah mendorong bahu Gabriel secara kasar, "Jaga mulut sampah lo ya anj! Gak ada yang bakal cerai!" Algrarez hanya tidak terima atas ucapan Gabriel. Cowok itu sangat sensitif dengan kata cerai.
Kiran berdecak, lalu menarik Algrarez kembali agar tidak membuat keributan kepada Gabriel. "Lo tenang dulu, njing. Mana bisa lo nyari istri lo dalam keadaan emosi gak kekontrol gini."
Algrarez menghela nafas kasar. Tidak, sekarang ini Algrarez tidak bisa menyalahkan Anya. Hanya saja perempuan itu, ah sudah lah. Kenapa sih Anya tidak sabaran? Padahal selepas mandi tadi dia mau menyusul Anya. Tapi, malah jadi begini. Memang sialan perempuan itu.
"Egois lo tai! Wajar kalo Zanna minta cerai, orang lo aja selingkuh." Kenzo kalau udah kesel memang omongannya suka nyelekit. Udah mirip sekali kaya cewek, mulutnya super lemes.
KAMU SEDANG MEMBACA
ALGRAREZ || The Devil Husband
Teen FictionZanna tidak pernah percaya dengan namanya cinta. Dia hanya menganggap bahwa cinta adalah perasaan yang merepotkan dan tidak nyata. Trust issue nya soal cowok justru membuatnya takut berkomitmen dalam hubungan. Zanna tidak percaya, kalau di dunia ini...
