ᴇɴᴀᴍ

1.1K 87 10
                                        






Setelah pertemuannya bersama Eunwoo tadi. Jungkook segera kembali ke rumah. Ia tidak tau apakah Taehyung sudah pulang atau belum, yang pasti ia tidak ingin keduluan olehnya.

Masuklah Jungkook ke dalam kamarnya.

"Cklek... Dari mana? Deg?!" suara dingin Taehyung dan detak jantung Jungkook bersautan.

"H-hyung... Su-sudah pulang?!" gagap Jungkook.

"Jawab JEON?!" bentak Taehyung.

Dan seketika membuat Jungkook terperanjat, baru kali ini ia di bentak oleh Taehyung. "Te-tentu dari rumah E-omma?!" jawab Jungkook takut-takut.

"Jangan bohong Jeon?!" Taehyung dengan suara dinginnya. "Aku lebih dulu mampir ke mansion Jeon sebelum pulang, dan Eomma bilang kau tidak kesana seharian ini. Katakan dari mana?!" bentak Taehyung sambil mencengkeram pipi istrinya. Sial, batin Jungkook.

"Askhhh... Sakit Hyung. Wlepassh?!" teriak kesakitan Jungkook dengan mata yang sudah berkaca-kaca.

"Katakan?!" bentak Taehyung lagi yang saat ini sudah mengungkung Jungkook di tembok.

"A-aku bertemu teman lama, Hyung. Iya tem.... Eunggghhh cpkkk?!" belum sempat Jungkook melanjutkan ucapannya, Taehyung lebih dulu melumat kasar bibir merah milik istrinya.

"Jangan coba-coba bermain di belakangku Jeon. Atau kau tau akibatnya?!" dan anggukan brutal Jungkook berikan. Dia sangat takut dengan tatapan tajam milik Taehyung. "Kau milikku, hanya milikku, ingat itu?!" ucap Taehyung penuh penekanan, dan kini sudah melepas satu persatu kancing baju Jungkook.

"Yaa, aku hanya milikmu, milik Kim Taehyung?!" balas Jungkook. Setelahnya mereka saling memangut bibir masing-masing, penuh nafsu, penuh gairah yang menggelora. (Lanjutkan sendiri imajinasi kalian besty ndee 😥)

°♥︎°

Esok harinya Jungkook terbangun lebih dulu. Menyingkirkan tangan yang sepanjang malam memeluknya, menyibak selimut yang menutupi tubuh telanjangnya. Lalu berjalan tertatih menuju kamar mandi.

"Aku akan ikuti semua peranmu Hyung. Setelah aku mengetahui kebenarannya. Ku pastikan kau akan menderita lebih dari ini?!" di rematnya kuat-kuat pinggiran wastafel, seolah meluapkan semuanya.

flashback on...

Setelah pergumulan panas selesai. Sekitar pukul 03.00 pagi, Taehyung terlihat tengah menelfon seseorang. Karena saat itu Jungkook terusik oleh pergerakan Taehyung, dia ikut terjaga tanpa sepengetahuan Taehyung. Dan mengikuti Taehyung yang saat ini tengah menikmati tembakaunya sambil menelfon entah siapa di balkon kamarnya.

📞 "Cari tau kemana istriku pergi seharian ini?!"

📞 "Kemana saja kalian, mengawasi satu orang saja tidak becus?!"

📞 "Jangan harap kalian bernafas lagi jika hal seperti ini terulang?!" ucap Taehyung kepada orang di seberang.

"Jadi selama ini kamu menyuruh orang untuk mengikuti ku secara diam-diam. Pantas saja aku seperti sedang di awasi ketika bepergian?!" batin Jungkook yang tengah menguping suaminya. Dia berharap jika pertemuannya dengan Eunwoo tadi tidak di ketahui nya, bisa gagal semuanya jika itu terjadi. Dan Jungkook ingin kembali ke tempat tidurnya sebelum Taehyung menyadarinya, namun baru ia membalikan tubuhnya, Jungkook di buat kaget dengan ucapan Taehyung.

𝘁.𝘀.𝘀 𝗯.𝘀.𝘀Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang