"Nara Baskara"

43 3 0
                                        

Cewe berusia 16 tahun, yang menyimpan dendam selama 3 tahun terakhir ini kepada seorang lelaki, kita sebut saja nama cewe itu Nara Baskara. Ya, tak lain anak dari CEO Baskara Narendra, CEO pertama di negara ini.

Mengapa bisa ia memiliki dendam dan menyimpan dendam itu selama 3 tahun? kalau di pikir pikir tidak ada gunanya juga menyimpan dendam sampai 3 tahun, tapi tanpa ia ketahui di SMA nya sekarang sial nya dia bertemu lagi dengan lelaki itu, "Ck, sialan kenapa si gue bisa satu kelas sama bocah itu!" umpat nya geram, ya lelaki yang dia maksud bocah itu Vero Mahendra

Hari pertamanya masuk sekolah si biasa biasa saja, ya karena dia datang cepat dan betul saja belum ada murid sama sekali di kelas nya
"loh ini gue yg kecepetan ama mereka pda lama si?" pikir nya bingung, tanpa pikir panjang dia langsung saja duduk di bangku paling depan, "huft, ngapain ya bosen juga nunggu udah 15 menit ga ada yg dateng" kata nya, ya bagaimana tidak bosan, dia saja datang cepat dan belum ada orang sama sekali.

35 menit berlalu, "mending gua terlambat tadi" kata nya dengan nada ketus, habis berbicara seperti itu tiba tiba hendel pintu seperti ada yang ingin membuka dari luar, akhirnya gua gak sendiran kata nya dalam hati, saat hendel pintu terbuka dia tampak melihat sosok cowo di luar menenteng tas, saat sosok itu masuk perlahan lahan mulai terlihat, ternyata....
sosok itu Vero Mahendra!, betapa terkejutnya Nara saat melihan sosok itu ternyata cowo yang dia benci

sial sial! kenapa si gua sekelas sama vero kata nya dalam hati geram, tapi aneh nya kenapa cowo itu tidak mengenal nya dan justru cowo itu malah berjalan lalu menghampirinya "Hai, salam kenal gua Vero Mahendra" kata vero, sambil mengulurkan tangan nya, Nara mengerutkan jidat nya kok bisa vero tidak mengenalinya kata nya dalam hati, Nara tidak merespon jabatan tangan Vero "Gua Nara Baskara" kata nya dengan nada ketus, sembari memutar bola mata nya dengan malas

Vero sangat merasa familiar dengan nama itu kok nama nya kaya gua kenal ya tapi di mana  kata nya dalam hati, dia bertanya tanya sekali kok bisa nama itu familiar, sementara melihat orang nya saja tidak terasa sekali familiar nya, tanpa pikir panjang Vero langsung menaruh tas nya di samping bangku Nara, "gua duduk samping lo ya nar, gpp kan?" kata vero, sebenar nya Nara malas sekali duduk bersampingan dengan orang yang dia benci, tapi mau bagaimana lagi? "gpp.." jawab nya, lalu kembali menyibukkan diri dengan membaca Novel kesukaan nya

Vero berlalu dari kelas tersebut, sedangan Nara tengah sibuk membaca Novel kesukaan nya.
Sinar matahari membuat nya silau saat membaca, tanpa dia sadari kelas sudah penuh dengan orang orang yang tengah saling berkenalan satu sama lain.

Tanpa dia sadari ada cewe yang menghampiri nya "Halo, nama kamu siapa? oh ya, kenalin aku Jia Naswara, you can call me Jia" kata perempuan yang bernama jia itu, tanpa basa basi Nara langsung menjawab sapa an itu "hai, aku Nara Baskara, panggil Nara" jawabnya dengan senyuman manis, "apa kita bisa menjadi sahabat?" tanya Jia, Nara heran kenapa orang baru kenal langsung mengajak nya menjadi sahabat? tapi di liat liat jia seru si yaudah iya in aja deh "bisa kok, kita sahabatan ya" jawab Nara, "Eh btw, kmu lagi baca apa itu Nar?" tanya Jia, "Aku baca Novel, ini salah satu Novel kesukaan aku" jawab Nara, "Aku boleh baca bareng ga?" tanya Jia, "Boleh Boleh" jawab Nara dengan semangat.

setengah jam pun berlalu begitu cepat, tak terasa bel masuk pun berbunyi, semua murid kini duduk di bangku masing masing terutama Jia. buset di cwo kemana dah udh bel bukan masuk malah keluyuran kata Nara dalam hati dengan heran nya, tak lama guru masuk ke dalam kelas nya, "Selamat pagi anak anak" sapa guru itu, "Pagi Bu!" jawab seluruh murid murid kelas nya itu dengan
semangat, "Oke hari ini ibu absen ya" kata guru itu.

Setelah absen itu sampai nomor 30
tak lama nama Nara pun tersebut
"Nara Baskara?" tanya guru, "Hadir bu" jawab Nara, saat mencapai nomor terakhir "Vero Mahendra?" tanya guru itu, tidak terdengar sahutan hadir dari murid yang di panggil itu, tak lama terdengar suara langkah yang terdengar cepat sekali, dan tak lama berhenti di depan kelas nya, "Maaf bu, saya telat" kata cwo itu dengan nafas terbata bata.

Nara yang lagi membaca kembali Novel nya itu pun kaget dan sontak saja melihat kearah depan, benar dugaan nya itu...VERO!? kata nya dalam hati, "Kamu Vero?" tanya guru itu, "iya bu saya" jawab Vero, tak lama Vero duduk di samping Nara, sambil membuka botol minuman dan dia langsung meminum dengan cepat. bagaimana dia tidak haus dia saja lari cepet banget udah kaya di kejar setan.

Tak terasa waktu pulang sudah dekat, saat itu Bel pulang berbunyi
ting... ting...
yes pulang kata Nara dalam hati,
"Nara gua boleh minta no WA?" tanya Vero, "Boleh..." jawab Nara, dia berharap akan bisa lebih cepat membalaskan dendam nya kepada cwo itu.

TaruhanWhere stories live. Discover now