Let Me Manage Ur Love chapter 10

8.5K 128 23

ps:Ada special guest disini?Ayo tebak siapa?:)

Ruri menghela napas,dibenamkan kepalanya bersembunyi diantara kedua tangannya.Mendesah..sekali lagi mendesah berharap jika dia bisa memutar balikkan waktu dia tidak akan melakukan perjanjian konyol dengan pangeran setan itu.
“Aaarghh!!Aku bisa gila!!”Ruri menyepak kakinya kesal saat wajah Kyuhyun dengan seringai iblisnya bercokol di otaknya.
“Kau kan memang sudah gila dari sananya.”Seseorang memukul kepala Ruri dengan bungkusan roti.Ruri mengangkat kepalanya dan mendesis jengkel.
“Aish..tidak kau, tidak dia hobi sekali menyindirku.”
“Dia siapa?”Tanya Sunye heran.
“D..dia sepupuku.”Jawab Ruri gugup.
Sunye mengernyit curiga,sudah berapa kali dia mengendus hal yang tidak beres dari sahabatnya.
Ruri jadi bersifat tertutup semenjak beberapa bulan ini,bahkan dimana dia tinggal pun masih menjadi misteri tak terpecahkan bagi Sunye.
“Kamu menyembunyikan sesuatu dariku kan?”Tembak Sunye langsung.
“Sesuatu?aku bukan seorang klepto Min Sunye..”Kata Ruri datar,meskipun hatinya berdebar kencang.Tentu dia tahu maksud Sunye.
Apakah Ruri harus memberitahu sahabatnya bahwa dia menjadi manajer bahkan serumah dengan idola kesayangan yang sudah menjadi obsesi Sunye?Aish…Tidak.
Ruri langsung mengambil roti pesanannya dari tangan Sunye.
“Enak..jika kau tidak mau rotinya,aku mau menghabiskannya untukmu.”Tawar Ruri saat melihat Sunye masih menatap tajam.
Sunye menghela napas dan memanyunkan bibirnya.
“Ini roti melon terakhir di kantin.”Sunye mengalah,dia tahu mungkin sahabatnya belum siap untuk menceritakan segalanya.
Mereka menghabiskan roti dalam keadaan tenang.Sama-sama berkecamuk di otak mereka tentang orang yang ada di depannya.
“Sunye mianhae.”Lirih Ruri dalam hati.
****
Ruri meneliti kalender yang terpajang di ruang tamu.Ini sudah bulan kedua dia menghabiskan waktunya disini,terperangkap bersama Cho Kyuhyun.Tepat lima hari lagi dia harus berjalan di atas karpet merah,memakai gaun,higheels,dan Oh God!Kenapa dia baru menyadarinya.Pasti ada ratusan tidak pasti seluruh Seoul tahu bahwa pada hari itu seorang Cho Kyuhyun idola misterius membawa seorang wanita di acara resmi.Aigo..apa si mesum itu benar-benar sadar apa yang dia katakan kemarin?
“Kyuhyun!Kyuhyun!Oiii..bocah mesum!!Pangeran Iblis!!Maniak game!!”Teriak Ruri heboh.
Kyuhyun keluar dari kamar tidur dengan rambut berantakkan,wajahnya memberengut marah.Dia baru saja tidur jam enam pagi dan si bodoh ini sudah berteriak-teriak dan menyebutkan semua julukkan itu.
“Rie Chan!!Kau tahu aku baru tidur 2 jam!2 jam!”Tekan Kyuhyun sambil mengacungkan kedua jarinya.
“Aish..coba kutebak karena bermain game lagi?”
“Itu kau tahu!!Makanya berhentilah mengangguku,belajar matematika saja agar nilaimu itu tidak membuat perutku sakit karena tertawa.”Sindir Kyuhyun tajam.
Ruri mencibir,dan berusaha tidak mengindahkan kata-kata melecehkan dari mulut Kyuhyun.
“Apa kau tahu kalau golden disc award pasti ditayangkan di televisi nasional?”
“Tentu saja aku tahu.”
“Lalu apa kau sadar bahwa seluruh gadis penggemarmu pasti akan pingsan saat tahu kau membawa seorang gadis sebagai pendampingmu?”Tanya Ruri lagi.
Kyuhyun diam,dan mengelus dagunya.
“Ah itu aku lupa.”Jawabnya polos.
“Jadi perjanjian kita batalkan?”
“Tidak!!”
“Kau gila!!Memang kau ingin aku dibantai oleh sparKyu?”Ruri menginjak kaki Kyuhyun dengan segenap kekuatannya.Kyuhyun mengerang dan melonjak karena serangan yang datang secara tak terduga.
“Aish..tubuhmu kecil tapi kekuatanmu seperti banteng.Tenanglah..semua orang tidak akan tahu bahwa itu kau.”Kyuhyun menyenderkan tubuhnya di pintu dan mengelus ujung jempol kakinya.
“Maksudmu?”Ruri tidak mengerti apa lagi rencana yang bersemayam di otak pangeran setan satu ini.
“Kau akan tahu saat itu tiba.Dan semua alasan yang kau kemukakan itu Rie-Chan..sama sekali tidak akan mengubah keputusanku.Jadi berhentilah mengeluh..aku ingin tidur!”Tanpa banyak bicara Kyuhyun menutup pintu kamarnya dengan keras tepat di ujung hidung Ruri.Ruri hampir terlonjak karena kaget.
“Apa lagi yang bercokol di otaknya itu!!”Desis Ruri geram.
****
Siwon mengetikkan sebuah kalimat di ponselnya,tak berselang lama dengan cepat jari-jarinya sudah menekan delete dan menghapus semua kalimat yang selama beberapa menit ia susun begitu rapi.Siwon mendongak,memejamkan mata merutuk rasa rendah diri di dalam dirinya.Selama ini dia adalah pria yang mempunyai segalanya tapi kenapa dia menjadi begitu rendah diri hanya gara-gara seorang gadis bernama Ruri?
“Ada apa?”Seorang perempuan cantik berpenampilan sempurna memandang rekannya yang dari tadi bergerak tidak menentu.
“Ah..Soomi noona.”Siwon agak terkejut dan menutup flip ponselnya dengan cepat.
Soomi mengerling dan terkikik geli,tentu ini tentang seorang gadis.
“Tidak perlu malu.Aigoo.siapa perempuan yang berhasil memikat seorang Choi Siwon yang digilai oleh banyak orang.”Goda Soomi.
Siwon hanya mengulas senyum mendengar ucapan sunbaenya di dunia model.
“Sayangnya perempuan ini berbeda dengan gadis yang selama ini menggilaiku.”Keluh Siwon sambil menggeser mempersilakan Soomi untuk duduk disebelahnya.Soomi menghempaskan tubuhnya dan menyenderkan kepala di dudukkan sofa.
“Teman kampusmu?”
Siwon tersenyum dan menggeleng.
“Jangan-jangan salah satu model di manjaemen kita?”Tebak Soomi dengan semangat menggebu-gebu.Seorang perempuan paling tidak tahan mendengar hal-hal seperti ini.
“Bukan juga.”
Soomi mendesah kecewa..ada sedikit di dalam hatinya dia berharap Siwon menjawab iya.Dia sedikit menyimpan rasa suka kepada juniornya itu.
“Apa noona tahu Cho Kyuhyun?”Tanya Siwon yang langsung membuat Soomi berjengit kaget.
Kyuhyun…laki-laki yang pernah mengisi masa lalunya.
“Ne..penyanyi solo yang sedang naik daun itu kan?”Soomi mencoba menekan perasaanya dan menjawab dengan nada yang tidak terlalu antusias.
“Gadis itu adalah manajer Kyuhyun.”
Soomi kali ini benar-benar tidak bisa menyembunyikan keterkejutannya.Dan Siwon pun menceritakan semua detailnya dan itu benar-benar membuat Soomi meremas kuat ujung gaunnya.Kyuhyun mencintai gadis itu?
Soomi menggigit bibir bawahnya berusaha meredam amarah yang sudah memenuhi rongga dadanya hingga membuat dia sesak.
Soomi masih mencintai Kyuhyun,sebelumnya dia sangat yakin Kyuhyun masih menyimpan rasa cinta untuknya.Tapi…Soomi menelan ludah.Dia tidak mau Kyuhyun jatuh kepelukkan seorang wanita lain.
“Noona ada apa?Wajahmu terlihat sangat pucat.”Tanya Siwon dengan nada khawatir.
Soomi tertawa kaku dan mengedikkan bahu.
“Aku cukup lelah hari ini.”Jawabnya pendek.
****
Pulang sekolah tanpa mengganti baju seragamnya Ruri langsung merebahkan badan diatas sofa bewarna hitam ‘tempat tidur’nya.Hari ini pikirannya benar-benar diperas oleh soal-soal ujian percobaan.Sejak menjadi manajer Kyuhyun,Ruri memang agak melupakan tugasnya sebagai siswi yang akan mengikuti ujian kelulusan sekaligus ujian masuk universitas.
Dengan cepat Ruri langsung mendengkur.
Ruri sedang berjemur disebuah pantai dengan pasir putih dan laut biru yang berkilau tertempa sinar mentari pagi.Ruri merasakan deburan ombak membuat hatinya bergejolak riang.
“Nona ini Jus Guavanya.”Seorang lelaki berambut berantakkan yang sangat dikenal Ruri datang membawa nampan,dan menyerahkan jus jambu.
Ruri menerima dan mendelik kesal,melihat ada warna campuran putih di jusnya.
“Aish sudah kubilang berkali-kali kan tanpa susu putih!”Ruri menyiram jus jambunya tepat di jas hitam Kyuhyun.
Kyuhyun terkejut,dia menatap Ruri dengan tatapan tajamnya.
“Apa?Mau protes?”Desis Ruri sadis.
Kyuhyun mengeleng perlahan,dia berbalik.
“Mau kemana?”Tanya Ruri cepat.
“Mau mengambilkan jus baru untuk nona.”
“Tidak usah..menari saja!Aku sedang ingin tertawa.”Ruri membenarkan kacamata hitam dengan pose menyebalkan.
“Tapi…”
“Mau kupotong gajimu.”Tembak Ruri.
Dan seketika itupula Kyuhyun sudah menari Gee SNSD.Dan itu berhasil membuat Ruri terguling-guling karena tertawa..
Dan Bruukk…
Kyuhyun yang baru saja pulang dari sekolah langsung mundur kebelakang saking kagetnya.
Kyuhyun setengah berlari,dia takut ada sesuatu yang menimpa Ruri.Gadis itu memang kelewat ceroboh.
“Jatuh lagi?Ccckkckkkcckk…”Kyuhyun berdecak geli.
Dibopongnya tubuh Ruri di kamar yang sudah Kyuhyun belikan sebuah tempat tidur,sengaja ia tidak beritahu Ruri untuk mengagetkannya.Kyuhyun rasa ini waktu yang tepat.
Ruri menggeliat,tubuhnya ia balikkan.Mimpi itu terasa sangat sayang untuk dilewatkan.Kyuhyun menjadi pelayannya?Muahahahaha..ingin rasanya Ruri tertawa keras.
“Hmpphh..”Dikucek kedua mata dengan punggung tangan kanannya.
Ruri terbelalak lebar saat tubuhnya bukan diatas sofa melainkan diatas kasur dengan selimut warna pink.Sudah sejak lama dia merindukan tidur diatas kasur bukan diatas sofa ataupun kasur lipat.
“Jangan-jangan..KYUHYUN!!”Ruri langsung bangun dan berlari.Didapatinya seorang lelaki yang sedang menonton televisi.
“Kyu..kamu membelikan kasur untukku?”Tanya Ruri dengan wajah gembira.
Kyuhyun memencet tombol televisi,berusaha tidak terlalu peduli dengan pertanyaan Ruri.
“Ne..siapa lagi kalau bukan aku.”
“Kyaa!!Gomawo Kyuhyun!!”Ruri melompat dan memeluk tubuh Kyuhyun.
Kyuhyun shock tapi tak urung itu membuat dia gembira.Aroma peach dari tubuh Ruri membuat dia menelan ludah,dengan cepat dia langsung melepas pelukkan Ruri.
“Aish baunya sana mandi.”Kyuhyun menutup ujung hidung dan tangannya mengibas-kibaskan udara disekitarnya.
“Aku tidak peduli dengan sindiranmu saat ini..terimakasih Kyuhyun yang tampannn.”Ruri berjingkat-jingkat riang,bersiul setidaknya dia bisa tidur nyenyak malam ini.
Tanpa Ruri sadari Kyuhyun sudah memalingkan mukanya yang sudah bewarna merah jambu,jika ini film kartun sudah pasti ada asap yang keluar dari kedua telinganya.
Tangan Kyuhyun meremas kaosnya berusaha meredam detakkan jantung yang sudah tidak terkendali ini.
“Rie-Chan kau benar-benar berhasil membuatku jantungan!”Keluh Kyuhyun dengan senyum simpul.
****
Ruri benar-benar tidak mengerti apa yang merasuki Kyuhyun kemarin.Perilakunya benar-benar berbeda dengan Kyuhyun biasanya.Dia membelikan Ruri tempat tidur?Itu benar-benar sebuah kejutan yang manis dan baru tadi pagi juga Kyuhyun memasak makanan.Ruri berjengit curiga,jangan-jangan bocah ini memasukkan sesuatu yang aneh kedalam makanannya.Tapi ternyata tidak! bubur itu cukup enak meskipun agak terlalu encer.
“Kyu kau tidak sakit kan?”Tanya Ruri sambil menempelkan tangannya di dahi Kyuhyun.
“Sudahlah makan saja buburmu itu,ingat hari ini kau harus ijin pulang lebih cepat.”Sela Kyuhyun kesal karena dicurigai oleh Ruri,memang kenapa sih kalau dia sedang bersikap berbeda?
“Untuk apa?”
“Golden disc award akan dimulai 14 jam lagi,dan masih banyak yang harus kita persiapkan”
Ruri menelan buburnya dengan susah payah,aish dia benar-benar lupa dengan acara sialan itu.
Sekarang semua perlakuan manis Kyuhyun hanya berupa mimpi belaka.
Mungkin aku akan berpura-pura sakit atau jika perlu aku akan kabur kerumah nenek di busan.Diam-diam Ruri menyusun semua rencana dengan begitu sempurna sebelum disela oleh dehemman Kyuhyun.
“Jangan pernah berpikir untuk pura-pura sakit atau kabur Rie-chan.Kau sakit tetap kuseret dan jika kau kabur aku sudah memegang list alamat nenekmu di busan.”Jawab Kyuhyun seolah bisa menebak semuanya secara tepat.Ruri memberengut dengan perasaan kesal,dia benar-benar tidak pernah bisa menang melawan pangeran setan satu ini.
****
“Kau ijin pulang cepat lagi?”Tanya Sunye saat dilihatnya Ruri sudah mengemasi semua barangnya.Dengan cepat Ruri sudah memasukkan semua buku pelajaran,dijejalkannya begitu saja.
“Siapa lagi yang meninggal kali ini?”Sindir Sunye tajam.
Ruri tersenyum kaku menanggapi sindiran Sunye.Sialan…kenapa sih sahabatnya ini makin lama makin mempunyai insting detektif?Ruri tidak menjawab,dia malah semakin cepat memasukkan semua barang-barangnya kedalam tas.
“Oke Sunye aku pergi dulu…don’t miss me.”Ruri mencoba bercanda,mencoba bersikap biasa.Tapi Sunye hanya diam dan melengos tidak terlalu peduli.Dia malah sibuk membuka buku pelajaran,yang Ruri yakin Cuma sebagai pengalihan Sunye.
Ruri mendesah dan meninggalkan kelas.
Tring…
Ruri membuka ponselnya dan membuka pesan.
From:Pangeran setan!
Kutunggu di depan gerbang sekolah.Cepatlah aku tidak mau waktuku terbuang sia-sia karena menunggumu!!!
“Benar-benar menyebalkan.”Ruri menutup flip handphonenya dan berjalan gontai keluar gerbang sekolah.Matanya menjelajahi seluruh sudut sekolah dan terlihatlah sebuah mobil bewarna hitam,mobil Kyuhyun.
Enam belas sudah mengendarai mobil?Cccckkk…dia benar-benar tidak pernah bisa mematuhi peraturan lalu lintas.Ruri menggeleng-geleng dengan sikap sok bijak.
Kyuhyyun mengerling dari kaca spion,dilihatnya gadis itu sama sekali tidak melakukan apa-apa hanya berdiri seperti orang idiot.Dengan cepat dibukanya kaca jendela dan melongok keluar.
“Oi..Rie chan..ppali atau kau ingin kugendong agar cepat!!”
“Anni..tidak perlu!aku bisa jalan sendiri.”Ruri langsung membuka pintu dan menghempaskan tubuhnya diatas kursi mobil.
Kyuhyun tersenyum dan langsung memajukkan persenelingnya.
Ckiit…
Mobil berhenti tepat didepan sebuah butik kenamaaan yang terkenal paling mahal di seluruh Seoul.Ruri terbelalak tidak percaya saat melihat mobil Kyuhyun berhenti tepat didepan.
“Jangan bilang kau akan memotong gajiku untuk membeli sepotong gaun.”
“Jangan takut..aku tidak sepelit itu.Turunlah…”Tanpa banyak bicara Kyuhyun sudah turun dan melangkah memaskkki butik diikuti oleh Ruri.
Butik itu hampir seluruhnya dihiasi oleh kaca dengan warna putih dan biru yang paling dominant.Ribuan gaun yang benar-benar indah terpajang sempurna diseluruh etalase memanjang di butik itu.Seorang lelaki berambut merah mencolok tampak memberi pengarahan dengan salah satu pegawainya.
“Aku tidak peduli jika kau melakukan kesalahan lagi aku akan menunjukkan pintu keluar,kau tahu maksudku kan!!”Laki-laki itu mendesis geram kearah pelayan yang hanya memandang kelantai dengan perasaan bersalah.
“Hyung..Heechul Hyung!!”
Laki-laki itu menoleh saat mendengar teriakkan Kyuhyun,Senyum langsung mengembang diwajahnya dengan cepat dia langsung menghampiri Kyuhyun dan Ruri.
Ruri melongo…dia tidak percaya bahwa yang ada dihadapannya adalah seorang lelaki.Karena..dia terlalu cantik untuk dikatakan sebagai laki-laki.
“Kyuhyun..apa kabar?”
“Baik Hyung..oh iya kenalkan ini calon pelangganmu.”Kyuhyun menarik lengan Ruri dan itu berhasil membuat Ruri tersadar dari rasa kagum di hadapan mahkluk tampan sebagai laki-laki dan cantik sebagai perempuan.
“Jang Ruri Imnida.”
“Kim Heechul…jadi ini yang akan mendampingimu di acara golden disk nanti?”Tanya Heechul mengerling menggoda.
“Aku butuh bantuanmu hyung.”
“Arraseo…sudah kusiapkan puluhan gaun untukmu Ruri.”Heechul mempersilakan Ruri untuk mengikutinya.Ruri hanya menurut meskipun rasanya dia ingin berbalik dan kabur darisana.
Kyuhyun duduk diatas sofa kulit bewarna cokelat dikeluarkan kekasihnya dari dalam tas dan mulai bertarung seru melawan monster-monster.
“Kyu…”Ruri keluar dari bilik dan berputar memperlihatkan gaun panjang bewarna cokelat dengan pungung terbuka lebar.
Kyuhyun mengerling tidak suka.
“Terlalu terbuka di bagian belakang..ganti!”
Ruri berbalik,dia setuju bisa –bisa dia masuk angin gara-gara gaun menyebalkan ini.
Heechul membawakan satu gaun merah muda dan menyuruh Ruri memakainya.
“Aarggh..tidak jangan yang itu.”Ruri mengernyit jijik melihat warn anorak yang paling tidak dia sukai.
Heechul tidak mengindahkannya,dia malah melemparkan tatapan tajam karena menganggap ini sebuah hinaan.
“Arasseo..”Keluh Ruri.
Kyuhyun hampir tersedak saat melihat Ruri baru keluar dengan memakai gaun pilihan Heechul.
“Aish..ganti cepat ganti!”
“Sudah kubilang ini tidak cocok,dia masih saja menyuruhku memakai ini.”Ruri menyibakkan korden dan menggerutu.
Kyuhyun hampir mimisan saat melihat gaun yang memperlihatkan belahan dada Ruri.Ya ampun dia benar-benar bisa gila disini.
Heechul yang berdiri tidak jauh darisana terkekeh geli,sengaja memang dia menyuruh Ruri memakai gaun itu.Sekali-kali Heechul ingin lihat reaksi yang berbeda dari Kyuhyun.
“Hyung kau sengaja menyuruhnya memakai itu ya?”Tanya Kyuhyun kesal,Heechul hanya mengedikkan bahu dan bersiul-siul.
Akhirnya selama 3 jam berganti gaun dan selalu ditolak dengan gelengan Kyuhyun.Ruri keluar lagi dengan gaun dengan rok mengembang bewarna hitam.
Kyuhyun meneliti gaun itu,tidak transparan,tidak terbuka,tidak terlalu pendek,hanya ada satu kata Sempurna!!
Tbc..


Let Me Manage Ur LoveBaca cerita ini secara GRATIS!