teman halus

19.6K 400 41

"KRRIIIIINGGG!!!!!!" Suara jam alarm berdering kencang di meja Rio. Wajahnya yang lesu akibat tidur terlalu malam menengok ke arah jam alarm itu lalu mematikan nya "ah...apaan sih...gw masih ngantuk...hariini gw bolas aja" .

Rio memang agak pemalas. Dia sering tidur larut malam bahkan tak tidur semalaman.

"Rio bangun...udah siang kamu entar telat...kamu gak sekolah??? Rio bangun!!!" Rio sadar jika kakaknya sangat disiplin dan gampang marah. Diapun segera meloncat dari atas ranjang nya dan membukakan pintu kakak nya.

"Ooaaahhhh....apa seh kak??? Aku masih ngantuk" jawabnya dengan gampang

"Apa²an kamu ini rio...ini udah jam berapa?? Cepet mandi terus berangkat sekolah"

"Tapi kak"
"
Tapi apa??? Udh cepet mandi sana mandi" . Rio pun segera mengambil handuk dan pergi ke kamar mandi

Ya begitulah keseharian rio. Dia tinggal bersama kakaknya. Ayah dan ibunya harus menetap di USA untuk urusan bisnis.

Seusai berurusan dengan air,sabun,shampo dan kawan²nya mau takmau rio harus berangkat sekolah.

"kak aku berangkat dulu ya" pamit rio kek kakaknya

"iya ati² jgn ngebut"

"Iya²"

***

06.55

Rio baru saja tiba dan memarkirkan motornya. Dia segera bergegas menuju kelasnya yang tidak terlalu jauh dengan tempat parkir sekolah.

"hadeeehh...hampir aja gw telat...bisa mampus gw telat terus"

Rio terkenal anak yg pendiam tak heran jika dia cuman memiliki 1 sahaba "Dio". Rio juga tak suka ada orang yang duduk di samping nya saat pelajaran. Bahkan Dio pun tak ia perbolehkan. Katanya itu untuk teman gaib nya

"ecie...si oreo kgk telat...tumben bener????" Ledek bagas si tukang buli

"Emang knp?? Ada masalah"

"Sebenr nya sih kgk...tp gw saranin kalo berangkat sekolah naek kilat...jgn naik siput kayak lo...hhhhh" seluruh kelas menertawakan Rio. Tp dia tak ambil pusing dia hanya diam dan menahan semua emosinya

Tiba² tangan halus dan dingin menepuk pundaknya dari samping

"Udah sabar...emang minta di jailin tuh anak" ujar sila teman gaib nya. Ya Rio anak indigo sejak lahir dia sudah bisa melihat hal² gaib

"iya thanks sil...lo mau ngerjain orang gk??? Erjain tuh anak...iketin tali sepatunya biar dia jatoh"

"Haha...oke gampang mah itu"

***

"Teeet teeet teeet"

Bel tanda jam istirahat berbunyi
Sorakan gembira para murit berbunyi keras mengalahkan suara bel. Tp tak halnya Rio ia hanya duduk diam dan menanti saat² itu

"Gubraaakkk"
Bagas terjatuh diantara deretan bangku² siswa. Suara tertawa terbahak² murid² di kelas menyeruat keras

"Hhh rasain emang enak gw kerjain hh" Rio ber gumam dalam hati. Dan tersenyum sinis melihat bagas terjatuh.

Tak lama setelah dia terjatuh Bagas langsung melepas sepatunya dan berjalan kencang ke arah RIO "blaak" Bagas memukul Rio dengan kuat. Rio tak merespon ia hanya terdiam mungkin cmn hidungnya mimisan. "Blaak" rio memukul balik bagas dengan sekuat tenaga tp sayang pukulan nya kaliini terlalu kuat hingga Bagas terpental jatuh.

"hey kalian ini apa²an... kayak anak kecil aja Bagas Rio ke kantor sekarang!!!!" Bu ima terlihat sangat jengkel karena keributan ini.

***
"kaliam tau apa yang kalian lakukan???" Bentak bapak wakil kepala sekolah sambil menunjuk² Bagas dan Rio. Mereka hanya tertunduk diam tak menjawab

"Kenapa kalian diam saja??"

"Ma. Maaf pak .."jawab rio lirih

"Oke untuk itu kalian saya skors 1 minggu. Tp ingat jika kalian mengulangi saya tidak segan² menindak lanjut kan lebih"

"Ba ba baik pak..." jawab mereka terbata²

***
"Rio rio...kamu ini malu²in aja kenapa bisa kena skors??? Aduh rio...kayaknya aku bakal masukin kamu ke pesantren" kak wati sangat marah dan shok ketika tau Rio di skors 1 minggu.

"Jangan kak...plis..jangan..."

"Trus mau kamu apa rio??? Belom puas kena skors?? Ha??"

"Maaf kak tp ..."

"Ah...gk ada tapi²an...oke aku ngasih kamu kesempatan sekali lagi...kalo kamu ngulangi lagi aku bakalan masukin kamu ke pesantren. Udah sanah!!!" Bantah kak wati memotong biscara Rio.

"iya kak..." Rio tau dirinya juga bersalah. Lantas dia segera bergegas ke kamarnya. Wajah nya lusuh penuh penyesalan itu meratapi hidupnya dengan melihat ke aquarium yg berisi ikan peliharaan nya.

***
"hey rio knp??...lecek banget wajah lo habis di marahi ya??" Sila tiba² muncul begitu saja di hadapan rio.

"iy sil gw habis di marahi"

"Yaudah biar lo gk murung maen aja ke taman belakang. Tp sorry gw gk bisa nemenin mataharinya terlalu panas"

***
Tak selang berapa lama rio sudah samapi di taman belakang kompleks. Tp tetap saja hal itu tidak bisa membuat rio bahagia.

"huuff .. sama aja.. disini kgk ada orang .. apa gw keliling² kampung aja y..." rio memang suka begitu orangnya...tanpa tujuan yg jelas.

Rio mengayuh sepeda nya dengan perlahan mengitari kampun. Tp tetap saja wajhnya terlihat lesu malas. Tp...

"hadeehhh gw sala belok ini kan kuburan..-_-. Eh tp ada yg aneh" . Rio segera turun dari sepeda dan menghampiri satu makam yang tak jauh dari pintu masuk.

"hmmm makam ini aneh banget...tanggalnya udh meninggal 3 bulan yg lalu...tp kok gw masi ngerasain energy kyk gini biasanya kan kalo udh 40 hari kgk kyk gini....apa gw masuk aja ya...masuk deh" dengan rasa penasaran rio segera memegang datu nisan makam itu dan memasukan roh tubuhnya ke dalam. Ya..rio memang bisa bebas melepas dan mengembalikan rohnya dalam tubuhnya...

***
Tempat di dalam makam itu sangat gelap dan dingin...kosong tanpa satu barang sekali pun. Sampai Rio melihat sosok wanita cantik berbaju putih panjang yang duduk di atas batu besar berlumut.

"stop...berhenti di sana jgn mendekat" hantu cantik yg memembelakangi rio itu sekan tau jika ada orang yang akan mendekat.

"Mm sorry...lo knp?? Gw bukan malikat kok gw manusia...mm perasaan makam ini udh 3 bln tp knp lo kyk gini. Biasanya kalo udh 40 hari kgk kyk gini energy nya lo punya masalah?? Masih gk tenang???" Rio tetap mendekati wantia itu perlahan²

"Knp kamu tau semua itu?? Tp RIO...kita sudah kenal sebelumnya. Tp.."

"Tp apa??"

"Diam disana jangan mendekat"

"Sepertinya gw tau lo siapa??..."

"Tidak...kamu tidak tau...kamu gk akan pernah tau"

"Noh kan....lo sintia...cara bicara lo aja gw kenal. Loh...perasaan tadi pagi lo di sklh" tanya rio sambil perlahan membalikan tubuh hantu cantik itu

"Ceritanya panjang rio...kemaren aku nemuin buku...terus waktu aku buka hantu itu mengambil jasad ku...aku terjebak di sini tolong rio..plis.." sintia menceritakan semua apa yg terjadi padanya.

"Oh itu masalh gampang ikut gw yok gw cari hantu sialan itu"

***
Bersambung...

INDIGOBaca cerita ini secara GRATIS!