Part 11 - Loser

1.3K 37 5

"Gue Reuben."

Cloudy tersenyum. "Nice to meet you, Reuben."

"Nice to meet you, too. By the way panggil gue Ben aja." Tukas laki-laki itu.

"Oh okay, Ben. Hehe..."

Kemudian mereka berdua jalan beriringan mengelilingi pantai.

Ben memiliki tubuh six pack namun tak berlebihan. Ia berjalan dengan sangat percaya diri tanpa menggunakan atasan alias topless. Jika dilihat dari samping hidungnya terlihat sangat lancip, hal itu juga ditunjang oleh wajah tampannya dan juga tinggi badan yang ideal. Ben sangat cocok berdiri disamping Cloudy yang juga bertubuh langsing. Mungkin oranglain mengira kalau mereka adalah pasangan yang serasi.

"Lo lagi liburan ya disini?" tanya Ben tiba-tiba.

"Hmm sebenernya gue kesini karena ada undangan ulang tahun temen."

Seketika Cloudy kembali teringat dengan Adrian beserta kejadian yang baru saja terjadi. Hatinya pun memanas lagi.

Ben terkekeh. "Undangan ulang tahun Adrian?"

Loh kok dia tau Adrian?

Cloudy menghentikan langkahnya. "Iya, kok lo...bisa tau?" tanyanya penasaran.

"Gue temennya Adrian dari kecil." Ben tertawa geli.

Ohhh pantesan.

Cloudy hanya ikut terkekeh. "Tadinya gue kira lo nggak bisa bahasa Indonesia, abis muka lo indo banget sih."

"Maklum bokap gue dari Inggris, tapi nyokap asli Indonesia kok." Ben tersenyum. Ia terlihat semakin tampan saat tersenyum, tak heran banyak wanita yang memperhatikannya sejak tadi.

"Ben!" terlihat dua orang laki-laki melambaikan tangan ke arah mereka berdua.

"Kita kesana yuk." Ajak Ben. Awalnya Cloudy ragu karena ia baru saja mengenal Ben, namun ia sedikit tak enak hati jika menolaknya, terlebih lagi Ben teman Adrian juga. Akhirnya, Cloudy mengikuti ajakan Ben. Lagipula Ben terlihat seperti anak baik-baik.

Mereka menghampiri kedua laki-laki itu. Ben terlihat sangat akrab dengan mereka. Sementara Cloudy hanya diam memperhatikan mereka.

"Oh ya kenalin ini Cloudy." Ucap Ben.

Cloudy sedikit gelagapan, kemudian Ia tersenyum dengan ramah.

Lalu salah satu teman Ben mengulurkan tangan. "Gue Kevin."

Laki-laki itu sepertinya juga berdarah campuran, sebab ia memiliki ketampanan yang sama seperti Ben. Namun Kevin memiliki mata bulat berbinar dan ia memiliki eye smile saat tersenyum yang mampu meluluhkan hati wanita dalam sekejap. Selain itu, Kevin juga sangat fashionable.

Cloudy menjabat uluran tangan Kevin. "Gue Cloudy." Ia balas tersenyum ramah.

Kemudian teman Ben yang satu lagi seakan tak mau kalah. Laki-laki yang juga tampan itu mengulurkan tangan "Gue Nicho."

Nicho memiliki kulit putih bersih yang membuat hati para gadis iri, lesung pipinya terlihat jelas dikedua pipinya saat tersenyum bahkan saat ia bicara.

Cloudy melakukan hal yang sama pada Nicho.

"Oh ya, Cloudy temennya Adrian juga." Tukas Ben.

Kevin dan Nicho terkejut mendengarnya.

"Adrian the ice prince?" tanya Nicho seperti tak percaya dengan apa yang ia dengar barusan.

Ben hanya terkekeh, sedangkan Cloudy merasa bingung.

Only One [Completed]Baca cerita ini secara GRATIS!