🥇Chapter 01- GADIS PENGGANGGU🥇

6.5K 173 187
                                        

HAPPY READING!


🌼🌼🌼

"Di dunia ini, nggak ada yang sempurna. Karena sempurna cuma milik Tuhan. Kalo kalian lihat gue sebagai cowok sempurna, itu karena Tuhan emang lagi baik ngasih gue kelebihan. Bukan berarti, gue nggak ada kurangnya. Padahal banyak. "

~Elbharra Rumy Al Bahry~

🥇🥈🥉

Pondok Pesantren Salafiyah wa Syafi'iyah Al Khawaakib Kota Yogyakarta. Sebuh tempat dimana marga Al Bahry membentuk nasabnya. Dengan ribuan santri dari berbagai penjuru kota, membuat nama pesantren itu terkenal dimana-mana. Siapa lagi pendirinya kalau bukan Kyai Adnan Al Bahry.

Seorang perantau dari bumi Jawa Timur yang menikah dengan seorang putri Kyai tersohor dengan nasabnya yang tinggi. Hingga akhirnya ia mampu mendirikan sebuah pesantren yang kini sudah berkembang pesat berkat perjuangan, tirakat serta ketekunan ibadahnya.

Dengan dikarunia 2 anak laki-laki dan satu anak perempuan, lengkaplah sudah kebahagiaan hidup beliau yang selama ini sudah diperjuangkan di masa mudanya. Rela sakit, rela berkorban bahkan rela jatuh bangun demi membangun nasabnya sendiri.

"Abaah...," Pemuda itu berjalan menuruni anak tangga sambil berseru memanggil ayahandanya.

"Dalem," balas seorang lelaki paruh baya sambil berjalan menuju ke asal suara.

"Ni'am sama Syakila minta disambangi. Katanya saldo limit, jajan sulit," ujarnya disertai kekehan sambil menunjukkan pesan whatsapp dari nomor pesantren dimana kedua saudaranya itu mondok.

Membaca pesan kedua anaknya yang sedang bertholabul 'ilmi di Jawa Timur, membuat Kyai Adnan tersenyum sambil menahan tawa.

"Bilang aja seminggu lagi! Abah sama Umik masih repot," kata beliau lantas melangkah menuju ruang tamu.

Pemuda itu lantas menyusul abahnya ke ruang tamu. Kebetulan, malam ini malam Jum'at. Jadi, semua jadwal libur, termasuk muroja'ah santri yang biasa dilaksanakan ba'da maghrib dan ngaji kitab wekton sehabis isya'.

Biasanya kalau malam Jum'at begini, ba'da maghrib dilaksanakan kegiatan rutin membaca yasin dan sholawat nariyah. Setelah itu langsung dilanjutkan dengan sholat isya' dan kegiatan rutin pesantren seperti Diba' wal barzanji, khotobah, tahtimul qur'an, manaqib, atau bahtsul masail bagi para santri putra.

Untuk kegiatan membaca yasin dan sholawat nariyah sudah selesai sejak setengah jam yang lalu, plus dengan sholat isya'. Sekarang para santri di setiap asrama sedang melaksanakan kegiatan rutin masing-masing. Sayup-sayup terdengar suara sholawat yang diiringi rebana, membuat malam ini tidak terasa sepi.

Disaat seperti ini, lah, keluarga ndalem beristirahat dari seluruh padatnya jadwal mengajar para santri. Dan sekarang, Kyai Adnan tengah muthola'ah kitab Tafsir Jalalain dengan ditemani oleh putranya, Gus Elbharra. Beliau adalah putra sulung dari 3 bersaudara. Kedua adiknya tengah mengenyam pendidikan pesantren di Jawa Timur. Sedang ia malah memilih untuk stay di rumah dan bersekolah di sebuah SMA paling tersohor seantero Yogyakarta. SMA Tirta Lencana.

 GUS ELBHARRA || LEADER OF RUBIXGERS COMMUNITY GEN-1 || ( TERBIT) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang