3 Years Ago

"Bacakan Jadwalku untuk besok!" Perintah Wanita muda yang kini sedang membersihkan wajahnya bekas kosmetik yang melekat. Ia membersihka matanya dari Eyeliner dengan cairan pembersih khusus. Sang Asisten membuka-buka catatannya.

"Besok jam 1 siang ada Pemotretan untuk majalah Woman Magazine, Sore anda harus syuting Film layar lebar sampai malam."

"Hanya itu?" Tanya Wanita muda tersebut mengernyit tak suka,mendengar jadwalnya yang lumayan padat. Oh,Tak bisakah dirinya terbebas dari rutinitas seperti ini.satu hari saja.

"Oh satu lagi, anda diundang dalam acara Talk Show 4 hari mendatang, dan juga anda ditawari untuk menjadi Host diacara Berita olahraga, Waw ini sangat hebat anda harus ambil acara itu" Gumam sang asisten. Wanita muda yang rupanya seorang selebritisini,tak menanggapi apapun. Ia membuka High Heels 10 cm nya dan memakai sepatu boots yang menurutnya nyaman.

"Aku tidak mau. Aku tak tertarik mengisi acara talk show, batalkan saja!" Asisten wanita tersebut kaget bukan main.

"Astaga Nona. Kau tidak bisa membatalkannya, Talk Show ini beberapa kali meminta anda untuk menjadi bintang tamu. Apa kau tak lihat di Sosial Media banyak penggemarmu menginginkan kau mengisi acara di Talk show,kau tak bisa mengecewakan mereka.."

"Tidak Mia,aku tak bisa. Tolonglah aku tak mau mengisi acara Talk Show itu" Desis Wanita tersebut dengan lemah. Ia mengucir rambutnya bermodel ponytail.

"Bagaimana dengan tawaran menjadi Host berita olahraga.."

"Tidak!. Aku tak tertarik!"

"Nonaaaa..." Asisten yang bernama Mia tersebut menyusul nonanya yang telah lebih dulu pergi, setengah berlari ia menyusul.

"Tapi,Nona. Itu adalah peluang anda. Kau akan jadi artis besar dan paling kaya,karena memiliki acara mu sendiri. Nilai Kontraknya sangat besar" ucapnya terengah-engah menyamai langkah Sang artis.

"Dan juga, Followersmu di Twitter dan Instagram pasti akan banyak.Aku yakin itu.." Sang artis menghentikan langkahnya. Ia menatap kesal asistennya yang sangat cerewet. Ia sangat lelah hari ini dan semakin diperparah dengan Ocehan Mia.

"Aku peringatkan sekali lagi Mia, AKU TIDAK MAU! Aku tak berminat. Aku hanya fokus pada Dunia Modeling dan seni peran!. Kalau kau masih saja membantah, ku potong Gajimu!" Ancam gadis muda itu,Mia hanya bersungut-sungut,padahal niatnya hanya ingin agar sang artis kian meroket dan malang melintang di jagat hiburan,sayang Artis yang satu ini bukan tipe gila harta.

"Baiklah.." Ucap Mia memajukan bibirya.

~~~

Mereka segera pergi meninggalkan lokasi syuting. Gadis muda ini memacu Bugatti Veyron keluaran terbaru dengan kecepatan sedang, sang Asisten yang berada di sebelah kanannya menatap jalanan malam kota ini yang nampaknya tak kan pernah sepi hingga menjelang pagi.


Gadis muda tersebut berhenti disebuah Klub Malam, Entah mengapa rasanya ia ingin sekali mencari kesenangan ditempat ini,melupakan aktivitasnya yang padat, melepaskan rasa penatnya.hanya 1 jam mungkin itu cukup baginya. Sang Asisten tidak ikut ke Klub,ia memilih tidur didalam Mobilnya. Gadis itu memakai kaca mata hitam dan memakai jaketnya. Setelah ia menunjukan Kartu Khusus pada penjaga untuk masuk Klub, Suara hingar bingar Klub terdengar begitu kencang. Bagi mereka yang tak terbiasa mungkin jantungnya akan ikut berdebar mendengar Musik beraliran Elektro dan HipHop yang memang tersaji untuk para pecinta hiburan malam.

Gadis itu melangkah menuju kerumunan yang tengah bergoyang dengan lagu Jason derulo Versi Remix. Gadis itu melepas Kunciranya,membiarkan rambut indahnya tergerai sambil menghentakkan tubuhnya menari mengikuti irama music.

Lily Of The ValleyBaca cerita ini secara GRATIS!