an.untuk laman ini, tolong pake darkmode ya biar lebih kontras sama fake chatnya hehe.
★★☆
Pria berumur 24 tahun mulai mengusap keningnya lelah, sudah hampir 2 jam ia duduk di ruang meeting perusahaan.
Pandangannya bolak-balik melihat data grafik perusahaan baik dari kertas maupun laptop. Indra pendengarannya fokus mendengarkan rekan kerjanya yang sedang presentasi.
Ia sesekali mengecek jam yang ada di pergelangan tangannya, sudah jam 12 tepat. Seharusnya rapat sudah selesai dan ia seharusnya sudah bisa keluar dari ruang meeting ini.
Kaki jenjangnya menyenggol kaki milik sang Pemimpin Rapat kali ini yang merupakan Kakak kandungnya—Keenan.
Keenan menanggapi kelakuan sang Adik dengan menoleh, alisnya ia naikkan, tatapan matanya sedikit kesal. Keenan menghela napas ketika sang Adik menunjuk jam pada pergelangan tangannya.
“Baik semuanya, terima kasih untuk penjelasannya. Rapat akan dilanjutkan lusa, kalian bisa beristirahat sekarang,” final Keenan mengakhiri meeting mereka.
Para peserta rapat mengangguk patuh dan mulai meninggalkan ruang meeting secepatnya, meninggalkan kedua besaudara yang masih betah duduk disana.
“Sekali lagi begitu, gua pecat ya Joel,” peringat Keenan.
Joel membalasnya dengan senyum jenakanya, “Udah waktunya istirahat ya bos, ada bagusnya gua ingetin biar rapatnya selesai. Kalau bablas bilang apa gua sama Ezra,” jelasnya.
Keenan memutar bola matanya, “Bucin mulu anjir,” komentarnya.
Joel menimpuk wajah Keenan dengan kertas bekas yang ada di tangannya, “Ngaca ya anjir! Dikira gua ga tau lo tiap malem vc an sama Kak Gean terus?” balasnya.
Ting!
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
“Gua balik dulu, makan lo kak. Jangan nunggu di ingetin Kak Gean mulu,” ejek Joel sebelum keluar dari ruang meeting.
Setelah mendapat pesan dari kekasih, Joel menuruti keinginan Ezra. Ia segera kembali ke mejanya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Sepertinya.. bisa dipastikan 101% Joel tidak akan bisa tenang sampai jam pulang kerja nanti. Ia bahkan menggigit telepon pintarnya gemas akibat ulah Ezra.
Mengapa dirinya tidak menyadari ya, bahwa rambut Ezra sudah sepanjang itu?
an.
ini adalah salah satu bentuk apresiasi long hair blio yang bikin aku gigit jari saking gemesnya sama dia !! ^3^