Chapter 9

3.3K 248 2

-Taehyung POV-
Aku akan menyelidiki ini, benarkah hyungku yang telah menolong Hyejin? --- batinku.
Aku diam diam masuk kedalam kamar Sehun Hyung, aku akan mencocokan tulisan ini. Setelah aku berhasil masuk aku langsung membuka buku catatan Sehun hyung, aku langsung membulatkan mataku ..
"benar benar persis!" ucapku. Saat aku hendak keluar, tiba tiba pintu terbuka dan menampakkan Hyungku yang sepertinya baru pulang kuliah.
"eo... hyung?" ucapku sedikit gugup. "kau sedang apa disini?" ucap Hyung. "a-anio.. tadi hanya..." sebelum aku melanjutkan kata kataku, Sehun Hyung sudah memotongnya lebih dulu. "itu kertas apa yang kau pegang?" ucap Sehun Hyung, san dari tatapannya .. sepertinya dia curiga padaku. "anio.. ini bukan apa apa hyung!" ucapku dengan cengiran bodohku. "coba berikan padaku?!" belum sempat aku menjawab, Sehun hyung sudah merebutnya dari tanganku. Dia membacanya .. dan membulatkan matanya kaget!
.
.
.
"ini... kenapa bisa ada padamu?" ucap Sehun hyung. "baiklah hyung, aku jujur padamu.. sebenarnya, aku kesini itu untuk mencocokkan itu dengan tulisanmu. itu tulisanmu kan hyung?" ucapku. "a-ani" ucap Sehun hyung gugup. "jangan mengelak hyung. aku sudah mengeceknya tadi" ucapku dengan senyum kemenanganku.

-Sehun POV-
sial! kenapa bisa surat ini ada padanya! aisshh!!--- batinku. "jangan mengelak hyung. aku sudah mengeceknya tadi" ucapnya dengan senyum mengejekku. "iyaa baiklah.. ini memang suratku. Lalu, kenapa bisa ada padamu huh?" ucapku selidik. "tadi Hyejin noona menanyakan padaku, dan aku tau ini pasti tulisan hyung kan? jadi... bolehkah aku tau hyung, untuk apa kau membayar flat noona? bukankah kau benci padanya?" ucap Taehyung curiga. "m-mwo?" kenapa Taehyung bisa tau semuanya, apa Hyejin itu menceritakan semuanya pada Taehyung? "ayo lah hyung.. aku kan adikmu? aku bisa jaga rahasiamu.." ucap Taehyung. "aiishhh .. baiklah akan ku ceritakan" aku mendudukan diri disebelahnya. Dan mulai menceritakan alasan kenapa aku melakukan ini..
.
.
-Taehyung POV-
Sehun Hyung mulai menceritakan alasannya kenapa dia menolong Hyejin noona.
"jadi.. saat aku mempermalukannya di kantin itu, entah mengapa aku jadi merasa bersalah, terlebih lagi saat melihatnya menangis di atap itu. Awalnya, aku melakukan ini untuk menebus kesalahanku, tapi entah kenapa .. perasaanku berubah, sepertinya aku.. menyukainya"

DEG.

Sehun hyung menyukai Hyejin noona? kenapa hatiku?! hatiku kenapa jadi sakit begini? apa aku cemburu? kalau Sehun Hyung menyukai Hyejin noona, apakah aku harus mundur? aku tak mungkin bersaing dengan hyungku sendiri--- semua itu berputar terus di otakku.
"hey.. kau kenapa?" ucap Sehun hyung membangunkanku dari lamunanku. "anio hyung.. kenapa kau tak menyatakan saja perasaanmu itu pada Hyejin noona?" ucapku. Aisshh .. kenapa hatiku semakin sakit. "aku.. menunggu waktu yang tepat. kau tau kan? dia itu sangat membenciku" ucap Sehun Hyung. "haha .. baiklah. Tenang saja hyung, aku akan membantumu" ucapku tertawa hambar, Sehun hyung melirikku, tersenyum tipis padaku. "ya sudah .. aku ke kamar dulu ya hyung" ucapku beranjak pergi dari kamar Sehun Hyung.
.
.
.
Yah!... sepertinya, aku harus mundur. Aku tak mau bersaing dengan hyungku sendiri. Aku harus membantu menyatukan mereka, Sehun hyung dan Hyejin noona. Tapi sepertinya tugas yang ... 'sulit' .
.
.
Aku mencari kontak Hyejin noona pada ponselku dan menekan tombol hijau untuk menelfonnya..

"Yeobuseyeo" --- Hyejin noona
"ne.. noona, aku ingin bertemu denganmu, ada sesuatu yang ingin kuceritakan" --- Taehyung
"eum.. baiklah nanti sore temui aku di cafe dekat kampus ne?" --- Hyejin noona
"geurae! see you~" --- Taehyung
"o.. geurae!" --- Hyejin noona memutuskan sambungan telfonnya.

Taehyung! misi dimulai.. --- batinku.

♡♡♡

Annyeong! aku tau cerita ini makin membingungkan, maaf yah kalo kalian kecewa dengan cerita ini :"( Aku usahain kedepannya ngga bikin kalian kecewa guys! Semoga ~
Silakan vote dan comment ♡
Terimakasih sudah membaca ♡

사랑해 ..Baca cerita ini secara GRATIS!